Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pertanian Terpadu di Joglo Tani

Nurhidayah Nurhidayah
* Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

DOI: https://doi.org/10.14421/jpm.2018.021-07

Abstract


Indonesia is an agrarian country where most of its territory in the form of agricultural land and using as a livelihood for its people. With increasing demand and developing new technology, peasants are faced with the selection of alternatives to utilize limited resources. Thus, economic empowerment of integrated agriculture-based communities is needed to open employment opportunities in rural areas, create food sovereignty and increase farmers’ income. This study aims to determine the concept, implementation, and results of integrated agriculture-based economic empowerment in Joglo Tani Mandungan, Margoluwih, Seyegan, Sleman, Yogyakarta. The results showed that the concept of integrated agriculture-based economic empowerment in Joglo Tani uses six principles, namely: two basic capital, five initial capital, five basic capital, five principles, six strategies, and nine plans. The implementation of integrated economic empowerment of community-based agriculture is carried out by making activities such as Mina Padi, large livestock, poultry, making compost fertilizer and cultivating horticulture plants. The results of community economic empowerment based on integrated agriculture by Joglo Tani include increasing the income of the Mandungan Hamlet community, the creation of food sovereignty, and the realization of employment in rural areas.

Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar wilayahnya berupa lahan pertanian dan dimanfaatkan menjadi mata pencaharian masyarakatnya. Dengan bertambahnya kebutuhan dan meningkatnya teknologi, petani dihadapkan dengan pemilihan alternatif guna memanfaatkan sumber daya yang jumlahnya terbatas. Dengan demikian, diperlukan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pertanian terpadu untuk membuka lapangan pekerjaan di pedesaan, menciptakan kedaulatan pangan dan peningkatan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kosep, implementasi dan hasil dari pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pertanian terpadu di Joglo Tani Mandungan, Margoluwih, Seyegan, Sleman, Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pertanian terpadu di Joglo Tani menggunakan enam prinsip, yaitu: dua modal dasar, lima modal awal, lima modal dasar, lima prinsip, enam strategi, dan sembilan perencanaan. Implementasi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pertanian terpadu dilakukan dengan membuat kegiatan seperti mina padi, ternak besar, ternak unggas, pembuatan pupuk kompos dan budidaya tanaman hortikultura. Hasil dari pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pertanian terpadu oleh Joglo Tani diantaranya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Dusun Mandungan, terciptanya kedaulatan pangan, dan terwujudnya lapangan pekerjaan di pedesaan.


Keywords


economic empeworment; integrated farming; employment opportunities in the rural area; security foods.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. (2018). Badan Pusat Statistik, “Data jumlah petani menurut sector/subsector dan jenis kelamin pada tahun 2013.”

Bungin, B. (2015). Analisis Data Penelitian Kualitatif Pemahaman Filosofis dan Metodologis Ke Arah Penguasaan Model Aplikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Haryanto, S. (2008). Peran Aktif Wanita Dalam Peningkatan Pendapatan Rumah Tangga miskin: Studi Kasus Pada Wanita Pemecah Batu di Pucanganak Kecamatan Tugu Trenggalek. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(2).

Izudin, A. (2017). Gerakan Sosial Petani: Strategi, Pola, dan Tantangan di Tengah Modernitas. Yogyakarta: Samudra Biru.

Joko Suwandi. (2012). Pedagang Kakilima (PKL) di Kota Surakarta: Persepsi Masyarakat dan Alternatif Penanganannya. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 22(1), 41–49. https://doi.org/10.2317/jpis. v22i1.879

Ningsih, Mumpuni, G. (2014). Model Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin Pedesaan Berbasis Pertanian Terpadu di Kabupaten Malang. Jurnal Humanity, 7(2), 1–7.

Rahardjo, D. (2015). Model Akses dan Pemanfaatan Internet dalam Peningkatan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh. Institute Pertanian Bogor (IPB).

Rusli, Z., Yuliani, F., Sulistianingsih, E., & Sadad, A. (2012). Pemberdayaan Masyarakat Miskin Melalui Program Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam (UED-SP ). Jurnal Kebijakan Publik, (3)2, 68.

Sastraatmadja, E. (1984). Ekonomi Pertanian Indonesia, Masalah, Gagasan dan Strategi. Bandung: Pustaka.

Sopandi, A. (2010). Strategi dan Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Bekasi. Jurnal FISIP: KYBERNAN, 1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.