Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Articles
Published: 30-11-2019

Implikasi Kualitas Pelayanan Program Keluarga Harapan terhadap Kepuasaan Penerima Manfaat di Kelurahan Beji Depok

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
service quality beneficiary satisfaction program keluarga harapan.

Abstract

This paper examines the effect of service quality on the satisfaction of receiving benefits in the Conditional Cash Transfers or Program Keluarga Harapan (PKH) program in Beji Village Office, Depok. The hypothesis services of the PKH program have a significant influenced on beneficiary satisfaction. The instrument was tested to answer the hypothesis using a survey research method. This survey was conducted on 86 respondents who were members and beneficiaries of the PKH program. The results of the hypothesis test analysis show that service quality with indicators of reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangible simultaneously have a significant correlation between variables. Meanwhile, the resulting correlation coefficient has an effect on the beneficiary satisfaction variable of 70.3 percent. While the remaining value of 29.7 percent is influenced by other variables outside the regression equation like other variables not included in this study. The results of this study provide positive input for PKH program administrators to further improve the quality of service to aid recipients. Moreover, PKH implemented according to the wishes of the community but still needs support to be able to have broader insights (changing mindsets) to increase the independence of program beneficiaries.

Paper ini menguji pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasaan penerimaan manfaat pada program Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Beji Depok. Hipotesis yang berkembang adalah pelayanan program PKH berpengaruh signifikan terhadap kepuasan penerima manfaat. Instrumen yang diujikan untuk menjawab hipotesis menggunakan metode penelitian survei. Survei ini dilakukan kepada 86 responden yang menjadi anggota dan penerima manfaat program PKH. Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dengan indikator keandalan (realibility), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan berwujud (tangible) secara bersamaan memiliki korelasi signifikan antar variabel. Sementara itu, nilai koefisiensi korelasi yang dihasilkan memiliki pengaruh terhadap variabel kepuasan penerima bantuan sebesar 70,3 persen. Sedangkan sisa nilai sebesar 29,7 persen dipengaruhi variabel lain di luar dari persamaan regresi seperti variabel lain yang tidak diikut sertakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini memberikan masukan positif bagi pengelola program PKH untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penerima  bantuan. Untuk itu, PKH berjalan sesuai keinginan masyarakat namun masih perlu dukungan agar mampu memiliki wawasan yang lebih luas (merubah pola pikir) untuk meningkatkan kemandirian penerima manfaat program.

References

  1. Ahmad, Badu. “Kondisi Birokrasi di Indonesia dalam Hubungannya dengan Pelayanan Publik.” Jurnal Administrasi Publik 4, no. 1 (2008): 45–62.
  2. Apando, Ekardo, Firdaus, and Nilda Elfemi. “Efektifitas Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan di Nagari Lagan Hilir, Kab. Pesisir Selatan.” Jurnal Ilmu Sosial Mamangan 3, no. 1 (2014): 1–9. https://doi.org/10.22202/mamangan.1345.
  3. Busro, Muhammad. Teori-Teori Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Prenada Media Group, 2018.
  4. Creswell, John W. Research Design Pendekatan Kualitatif Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
  5. Ghozali, Imam. Aplikasi Analisis Multivariete dengan Program IBM SPSS 23. Semarang: Universitas Diponegoro Press, 2016.
  6. Hadna, Agus Heruanto, and Dyah Kartika. “Evaluation of Poverty Alleviation Policy: Can Conditional Cash Transfers Improve the Academic Performance of Poor Students in Indonesia?” Cogent Social Sciences 3, no. 1 (2017): 1–15. https://doi.org/10.1080/23311886.2017.1295548.
  7. Hanif, Hasrul, Fatimah Dati, Aminatun Zaubaedah, Juhriati, Kanis Suvianita, Widyatama Adhi, and Zuhrah Maci. “Mewujudkan Program Keluarga Harapan ( PKH ) Yang Lebih Bermakna : Analisa Gender Terhadap Implementasi PKH di Kabupaten Sidoarjo (Jawa Timur) dan Kabupaten Bima (NTB).” Jakarta, 2015. http://library.fes.de/pdf-files/bueros/indonesien/12590.pdf.
  8. Hendri, and Isnaini. “Evaluasi Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Pada Bidang Pendidikan di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai.” Jurnal Administrasi Publik 2, no. 2 (2014): 214–31. https://doi.org/10.31289/jap.v4i2.1387.
  9. Ibrahim, Basri. Pemantapan Sistem Kekeluargaan Islam. Kuala Lumpur: Darul Nukman, 1997.
  10. Izudin, Ahmad. “Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik dalam Mewujudkan Good Governance di Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta.” Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik 4, no. 1 (2019): 1–10. https://doi.org/10.26905/pjiap.v4i1.2199.
  11. Kotler, Philip. According to Kotler: The World’s Foremost Authority on Marketing Answers All Your Questions. New York: Amacom, 2005.
  12. ———. Democracy in Decline: Rebuilding Its Future. New York: SAGE Publications Ltd, 2016.
  13. Lestari, Widia, Drajat Tri Kartono, Argyo Demartoto, and Khabib Bima Setiyawan. “The Empowerment of Households towards Independence through Social Capital in Program Keluarga Harapan (PKH).” Society 7, no. 2 (2019): 268–80. https://doi.org/10.33019/society.v7i2.124.
  14. Lutviasari, Devvy, and Ninik Setyowani. “Perbedaan Motivasi Berprestasi antara Siswa Reguler dengan Siswa Program Keluarga Harapan (PKH).” Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application 5, no. 2 (2016): 42–46. https://doi.org/10.15294/ijgc.v5i2.12447.
  15. Muhtar. “Komplementaritas Program Bantuan Sosial dan Kebutuhan Dasar Keluarga Miskin Kabupaten Barito Kuala.” Sosio Konsepsia 7, no. 3 (2018): 119–29. https://doi.org/10.33007/ska.v7i3.1443.
  16. Mursyidah, Lailul, Mardiyono Mardiyono, and Bambang Santoso Haryono. “Implementation of Pre-Enabling Family Program (Program Keluarga Harapan) to Support The Millennium Development Goals in Indonesia (Case Study in Kaloran Sub-District, Temanggung Regency of Central Java Province).” Wacana, Jurnal Sosial Dan Humaniora 18, no. 1 (2015): 11–20. https://doi.org/10.21776/ub.wacana.2015.018.01.2.
  17. Polycarpus, Rudy. “Jumlah Bantuan PKH Dihitung Berdasarkan Beban Keluarga.” Media Indonesia. 2018.
  18. Restianti, Ayu. “Evaluasi Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Program Keluarga Harapan (PKH).” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan 1, no. 2 (2018): 423. https://doi.org/10.14421/jpm.2017.012-10.
  19. Risnandar, and Aditya Wisnu Broto. “Implementasi Program Bantuan Sosial Non Tunai di Indonesia.” Sosio Konsepsia 7, no. 03 (2018): 146–61. https://doi.org/10.33007/ska.v7i3.1422.
  20. Riswantoro, Riswantoro. “Penyaluran Dari Tunai Ke Non Tunai: Studi Peran Pendamping dalam Mengawal Konversi PKH di Dlingo.” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan 2, no. 1 (June 18, 2019): 41–62. https://doi.org/10.14421/jpm.2018.021-03.
  21. Ruhmaniyati. “Improving the Village Cash for Work (PKT) Policy.” Jakarta, 2019.
  22. Samosir, Agunan P. “Analisis Efektivitas Pelaksanaan Program Keluarga Harapan 2011.” Jurnal Borneo Administrator 9, no. 2 (2013): 208–29. https://doi.org/10.24258/jba.v9i2.105.
  23. Soetomo. Strategi-Strategi Pembangunan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006.
  24. Stephen Gorard. Quantitative Methods in Social Science, 2003.
  25. Suharto, Edi. Kebijakan Sosial Sebagai Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta, 2011.
  26. ———. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama, 2010.
  27. Sukidjo, Teguh Sihono, and Mustofa. “Pemberdayaan Kelompok Perempuan dalam Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pengembangan Usaha Mikro.” Jurnal Economia 10, no. 1 (2014): 1–10. https://doi.org/10.21831/economia.v10i1.4171.
  28. Tjiptono, Fandy. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset, 2008.
  29. Tjiptono, Fandy, and Gregorius Chandra. Service, Quality & Satisfaction. Yogyakarta: Andi Offset, 2005.
  30. Toyamah, Nina. “Identifying Livelihood Interventions for Family of Hope (PKH) Families.” Jakarta, 2019.
  31. Triyono. “Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi Sebagai Motivasi Peningkatan Kinerja Karyawan.” Value Added 5, no. 2 (2009): 13–21.
  32. Utomo, Agung Priyo, and Rini Rahani. “Kesejahteraan Rumah Tangga dalam Pengaruh Wanita Kepala Rumah Tangga.” JSP Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 17, no. 2 (2013): 192–206. https://doi.org/10.22146/jsp.10883.