Deradikalisasi Masjid Inklusi: Upaya Penghapusan Ideologi Radikal di Yogyakarta

Muryanti Muryanti,1* Tri Mulyani2

   1 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
   2 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
   * Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.14421/jpm.2019.031-03

Abstract


Radicalization has recently strengthened in Indonesia. The real act makes in burning and killing war. The violence war takes  the results in casualties and damage. This paper talks the process of deradicalization in the cases of phenomenology radicalization in recent years. One of the activities on the issue is to restore the function of the mosque with various activities at 3 important mosques in Yogyakarta. The UIN Sunan Kalijaga Mosque as a Religious Laboratory in the development of da'wah, the Syuhada Mosque as an Educational and economic institution, and the Jogokaryan Mosque as a pesantren in prospering the environment. These 3 findings indicate the potential character of the inclusion mosque. This gave rise to empowerment activities in religious studies and economic education. the activities in the mosque's efforts to reduce radicalization based on religion.

Radikalisasi atas nama agama akhir-akhir ini menguat di Indonesia. Wujud nyata dari hal tersebut adalah aksi teror. Hal ini menggunakan kekerasan yang berakibat korban jiwa dan kerusakan. Tulisan ini hendak mengkaji proses deradikalisasi dalam fenomena pada banyak kasus radikalisasi beberapa tahun ini. Salah satu aktivitas pada isu tersebut mengembalikan fungsi masjid dengan berbagai macam kegiatan pada 3 masjid penting di Yogyakarta. Masjid UIN Sunan Kalijaga sebagai Laboratorium Agama dalam pengembangan dakwah, Masjid Syuhada sebagai Lembaga Pendidikan dan ekonomi, dan Masjid Jogokaryan sebagai pesantren dalam memakmurkan lingkungan tersebut. 3 temuan ini menunjukan potensi karakter masjid inklusi. Hal ini memunculkan kegiatan pemberdayaan dalam kajian keagamaan dan Pendidikan ekonomi. Berbagai macam kegiatan dalam aktivitas masjid tersebut merupakan upaya meredam radikalisasi berbasiskan agama.


Keywords


mosque inclusion; religious; education; economics.

Full Text:

PDF

References


Admin. (2013). “Masjid Syuhada Kotabaru Yogyakarta.” Retrieved August 5, 2019, from masjidjogja.com website: http://www.masjidjogja.com/2013/10/masjid-syuhada-kotabaru-yogyakarta.html

Andry, P. (2014). Optimalisasi Fungsi masjid sebagai Ruang Publik ‘Study tentang Peran Pengelola dan Transformasi Ruang Publik di Masjid Jogokariyan’’.’ Retrieved from http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail⊂=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=73325

Auliyah, R. (2014). Studi Fenomenologi Peranan Manajemen Masjid At Taqwa dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bangkalan. Kompetensi (Competence : Journal of Management Studies), 8(1), 74– 91.

George, R., & Douglas J, G. (2014). Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana.

Khamdan, M. (2015). Rethinking Deradikalisasi: Konstruksi Bina Damai Penangangan Terorisme. ADDIN, 9(1), 181–204. Doi: 10.21043/addin.v9i1.612

Komaruddin, H. (2010). Benih-benih Islam Radikal di Masjid (Studi Kasus di Jakarta dan Solo). Jakarta: CsRC UIN Syarif Hidayatullah.

Lombard, D. (2000). Nusa Jawa: Silang Budaya (Jaringan Asia). Jakarta: Gramedia.

Mansur, A. (2008). Masjid dan Transformasi Sosial Etis (Upaya Pemberdayaan Masjid dalam Kehidupan Sosial). Innovation, 7(1).

Muftisany, H. (2014). Laboratorium Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Masjid untuk Semua Kalangan. Retrieved December 4, 2015, from Republika Online website: https://republika.co.id/berita/koran/dialog-jumat/15/12/04/nytkoi12-laboratoriumagama-uin-sunan-kalijaga-yogyakarta-masjid-untuk-semua-kalangan

Muhammad Muhib, A. (2015). Optimalisasi Fungsi Masjid dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Al Tatwir, 2(1).

Muslim, A. (2004). Manajemen Pengelolaan Masjid. Aplikasia, 5(2).

Nurul, J. (2016). Revitalisasi Peranan Masjid di Era Modern (Studi Kasus di Kota Medan. UIN Sumatera Utara.

Ridin, S. (2013). Penguatan Manajemen Pemberdayaan Fungsi masjid Al Fattah di Kelurahan Krapyak Semarang. Dimas, 13(2), 315–334.

Robiatul, A. (2014). Studi Fenomenologi Peranan Manajemen Masjid AtTaqwa dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bangkalan. Jurnal Studi Manajemen, 8(1), 74–91.

Soekanto, S. (2001). Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press. Sukur, F. (2014). Masjid Semarang dalam Percaturan Ruang Sosial dan Budaya. Jurnal Kebudayaan Islam, IAIN Walisongo, 12(1), 40–49.

Yahya, M., & Hussin, M. (2012). Eksplorasi Dana Kewangan Masjid di Negari Perak. Prosiding Persidangan Kebangsaan Ekonomi Malaysia Ke VII 2012. Malaysia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.