Hypnocounseling Sebagai Metode Terapi Bimbingan Dan Konseling Islam (Studi Pada Lembaga Indonesian Hypnocounseling Association Budi Sarwono Yogyakarta)

Nailul Falah,1* Fauzan Anwar Sandiah,2 Rina Mulyani3

   1 UIN Sunan Kalijaga
   2 UIN Sunan Kalijaga
   3 UIN Sunan Kalijaga
   * Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.14421/hisbah.2015.%25x

Abstract


Perkembangan psikologis dan kesehatan mental menjadikan  penerapan hypnocounseling berbasiskan bimbingan dan konseling Islam sangat diperlukan. Asumsi ini berasal dari perkiraan rasional antara jumlah populasi penduduk Islam di Indonesia dengan data mengenai kesehatan mental penduduk Indonesia secara umum. Terdapat sekitar 85,2% atau 199.959.285 jiwa dari total 234.693.997 jiwa penduduk Indonesia beragama Islam. Asumsi sederhana ini mengundang para praktisi yang bergerak pada upaya membantu individu untuk semakin merespon perkembangan zaman dengan cara mengembangkan metode-metode penanganan layanan konseling yang lebih efektif dan tetap sesuai dengan nilai-nilai agama sebagai konsekuensi dari karakteristik manusia Indonesia. Aplikasi hypnocounseling dalam Bimbingan dan Konseling Islam menjadi keunggulan baru. Proses hypnocounseling dapat dilakukan selama proses assesment sekaligus sebagai metode preventif, kuratif dan pengembangan. Dengan hypnocounseling, selain dapat melaksanakan bimbingan dan konseling, konselor dapat memberikan terapi dan arahan-arahan kepada klien dengan efektif karena proses ini dilakukan dengan menyampaikan sugesti-sugesti positif secara langsung pada pikiran bawah sadar sebagai pusat kendali klien.
 
Kata kunci: hypnocounseling, terapi dalam BKI

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.