Tranformasi Dakwah Nahdhatul Ulama dan Muhammadiyah: Dari Subordinasi Menuju Emansipasi

Authors

  • Abdul Halim Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Luthfi Maulana Medras Institute Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.14421/musawa.2019.181.77-92

Keywords:

Tranformasi Dakwah, Nahdhatul Ulama, Muhammadiyah

Abstract

Tranformasi merupakan terjadinya perubahan dari sebuah bentuk ke bentuk yang lain, baik dilakukan oleh indvidu maupun kelompok tertentu. Terjadinya tranformasi biasanya disebabkan oleh suatu kebutuhan yang mengharuskan tranformasi tersebut harus dilakukan. Dalam kaitannya dengan tranformasi dakwah Nahdhatul Ulama dan Muhammadiyah, sejauh ini terdapat dinamika keputusan dakwah keduanya yang berhubungan dengan fatwa-fatwanya. Menggunakan pendekatan studi pustaka yang fokus pada hasil kajian fatwa yang dihasilkan oleh kedua organisasi, penelitian ini menemukan bahwa dari hasil perkembangan dakwah keduanya, terdapat   proses transformasi fatwa, terutama pada masalah fatwa-fatwa hukum yang berkaitan dengan sikap kedua organisasi terhadap perempuan. Kedua organisasi  massa ini mengalami tranformasi fatwa dari sikapnya yang cenderung subordinatif berkembang menuju keputusan-keputusan hukumnya yang bersifat emansipatif, yang mendukung peran dan hak-hak perempuan di ranah publik.

[Transformation is a change from one form to another by both individuals and certain groups. The transformation is usually caused by a need that requires the transformation to be done. In relation to the dakwah transformation of  Nahdhatul Ulama and Muhammadiyah, so far there are dynamics of organization decision related to their fatwas. Using a literary study approach that focuses on the results of fatwas produced by the two organizations, this study found that from the results of the development of dakwah of  both organization, there was a process of transformation of fatwas, especially on the issue of legal fatwas related to the attitudes of the two organizations towards women. Both mass organizations undergo a fatwa transformation from subordinating attitude into emancipatory decisions which support the role and rights of women in the public sphere.]

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Mustofa, Akhlak Tasawuf. Jakarta: Pustaka Setia, 1999.

Abdusami, Humaidi. Ridwan Fakla AS. 5 Rais ‘Am Nahdlatul Ulama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1995.

Alatas, Husein. Social Theory and Poscolonial Theory: Asian Perspective. Singapore: NUS, 2012.

Ali, Mohammad Daud. Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2000.

Al-Na’im, Abdullahi Ahmed. Toward an Islamic Reformation: Civil Liberties, Human Rights, and International Law. Syracuse, N.Y: Syracuse University Press, 1990.

Al-Qorni, Aidh. Sekolah Ramadhan. Jakarta: Sahara Publishers, 2004.

Anshari, Hafi. Pemahaman dan Pengalaman Dakwah. Surabaya: Al-Ikhas, 1993.

Anshor, Ahmad Muhtadi. Bahth al-Masail Nahdlatul Ulama: Melacak Dinamika Pemikiran Kaum Tradisionalis. Yogyakarta: Teras, 2012.

Arifin. Psikologi Dakwah, Suatu Pengantar. Jakarta: Bumi Aksara, 1994.

Asmani, Jamal Ma’mur. “Kepemimpinan Perempuan: Pergulatan Wacana Di Nahdlatul Ulama (Nu), Addin, Vol. 9, No. 1, Februari. 2015.

Basith, Abdul. Wacana Dakwah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Bisri, Mustopa. Saleh Ritual Saleh Sosial. Bandung: Mizan, 1995.

Dzuhayatin, Siti Ruhaini. “Menakar “Kadar Politis” Aisyiyah”, Pusat Studi Gender Stain Purwokerto Yin Yang, Vol. 4 No. 2 Juli-Desember, 2009.

Fadeli, Soeleiman dan Mohammad Subhan, Antologi NU Buku II, Sejarah- Istilah- Uswah. Surabaya: Khalista, 2010.

Febriansyah, M. Raihan dkk, Muhammadiyah 100 Tahun Menyinari negeri. Yogyakarta: Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2013.

Feillard, Andree. NU vis-à-vis Negara. Yogyakarta: L’Harmattan Archipel, 1999.

Fuqaha, Ahkamul. Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2010 M). Surabaya : LTNNU & Khalista, 2011.

Halimi, Safrodin. Etika Dakwah Dalam Perspektif Al-Quran anatar Edialis Aqurani dan RealitasSosial. Semarang: Walisongo Pres, 2008.

Hasjmy, A. Dustur Dakwah Menurut Al-Qur’an. Jakarta: Bulan Bintang, 1994.

Hasyim, Masykur. Merakit Negeri Berserakan, Surabaya: Yayasan 95, 2002.

Ida, Laode. NU Muda. Jakarta: Erlangga, 2004.

Ilham, Lamia Jovita Aditia dan Ahmad Taufan. “Persepsi Nahdhatul Ulama Dan Muhammadiyah Terhadap Partisipasi Perempuan”, Jurnal Politeia. Vol. 9. No.1 Januari, 2017.

Khalimi. Ormas-ormas Islam: Sejarah, Akar Teologi dan Politik. Jakarta: Gaung Persada Press, 2010.

Lubis, Arbiya. Pemikiran Muhammadiyah dan Muhammad Abduh Suatu studi perban dingan. Jakarta: Bulan Bintang, 1989.

Misrawi, Zuhairi ed, Menggugat Tradisi Pergulatan Anak Muda NU.Jakarta: Kompas & P3M, 2004.

Muhammadiyah, Majelis Tarjih PP. Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Yogyakarta: Majelis Tarjih PP Muhammadiyah. t.t, cet. III.

Mulia, Musdah. “Hukum Islam Dan Dinamika Feminisme Dalam Organisasi Nahdlatul Ulama”, Al-Ahkam Jurnal Pemikiran Hukum Islam, Volume 23, Nomor 1, April, 2013.

Mulkhan, Abdul Munir. Pemikiran Kyai Haji Ahmad Dahlan Dan Muhammadiyah Dalam Perspektif Perubahan Sosial. Jakarta: Bumi Aksara, 1990.

Munir, M. dan Wahyu Ilaihi, Manajemen Dakwah. Jakarta: Rahmat Semesta, 2006.

Munir, Samsul Amin. Ilmu Dakwah. Jakarta: Amzah, 2009.

Munir, Samsul Amin. Metode Dakwah. Jakarta: Kencana, 2009.

Muzadi, Hasyim. “Meneruskan Tradisi Dakwah para Pendahulu”, 12 Januari 2018 dari http:// NU On Line. com.

Nasip, Abdul. “Imagologi Dalam Perspektif Gender Pada Organisasi Masyarakat Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (Nu), Dan Nahdlatul Wathan (Nw)”, Education And Language International Conference Proceedings Center For International Language Development Of Unissula, Elic. 2017.

Nasri, Imron (ed.), Pluralisme & iberalisme Pergolakan Pemikiran Anak Muda Muhammadiyah. Yogyakarta: Citra Karsa Mandiri, 2005.

Nawawi, Syekh Banten, Syarh Uqud al-Lujain ii Bayan Uquq az-Zaujain. t.tp: tp, t.th.

Noer, Deliar. Gerakan Moderen Islam di Indonesia 1900~1942. Jakarta: Pustaka LP3ES, 1996. Cet.ke-8.

Nugroho, Muhammad Yusuf Amin. Fiqh al-Ikhtilaf: NU-Muhammadiyah. Wonosobo: E-Book Free, 2012.

Nur, Aslam dkk, Jelang Satu Abad Muhammadiyah Aceh. Banda Aceh: Reviva Cendikia, 2015.

Pimay, Awaludin. Metodologi Dakwah. Semarang: Rasail, 2006.

Pimay, Awaludin. Paradigma Dakwah Humanis Strategi dan Metode Dakwah Prof. KH. Saifudin Zuhri. Semarang: Rasail, 2005.

Rahardjo, Dawam. Gerakan Keagamaan dan Civil Society. Jakarta: LSAF dan The Asia Foundation, 1999.

Rofiah, Kusnanti. Dakwah Jama’ah Tabligh dan EksistensinyaDi Mata Masyarakat. Ponorogo: STAIN Ponorogo, 2010.

Roviana, Sri. “Gerakan Perempuan Nahdlatul Ulama Dalam Transformasi Pendidikan Politik”, Jurnal Pendidikan Islam, Volume III, No. 2. Desember (2014).

Rumadi, Post Tradisionalisme Islam, Wacana Intelektualilsme dalam Komunitas NU. Cirebon: Fahmina Institut, 2008.

Saputra,Wahidin. Pengantar ilmu Dakwah. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011.

Sasono, Adi. Solusi Islam atas Problematika Umat. Jakarta: Gema Insani Press, 1987.

Siddiq, Achmad. Khittah Nahdliyyah. Surabaya: Khalista dan LTN NU Jawa Timur, 2005.

Stomka, Piort. Sociology of Social Change, USA, 2007.

Suwarjin. “Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan Perspektif Fikih Klasik”, uansa, Vol. X, No. 2, Desember, 2017.

Syafe’i, Imam. “Subordinasi Perempuan dan Implikasinya Terhadap Rumah Tangga”, Analisis: Jurnal Studi Keislaman, Volume 15, Nomor 1, Juni. 2015.

Wahid, Abdurrahman dkk, Gus Dur Diadili Kiai-Kiai, edisi 2. Surabaya: BISMA Satu, 1999.

Wijdan, Aden dkk, Pemikiran & Peradaban Islam. Yogyakarta: Safiria Insania Press & Pusat Studi Islam UUI Yogyakarta.

Zaeny. Gerakan Keagamaan di Indonesia.Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2005

Downloads

Published

2019-01-31

Issue

Section

Articles
Abstract Viewed = 269 times | PDF downloaded = 310 times