Ruang Pembebasan Sebagai Politik Perlawanan Perempuan NU

Authors

  • Linda Dwi Eriyanti University of Jember

DOI:

https://doi.org/10.14421/musawa.2019.181.61-75

Keywords:

politik perlawanan, perempuan NU, kekerasan, ruang pembebasan

Abstract

Artikel ini adalah tentang perlawanan politik perempuan NU, yang ditelusuri dengan mengidentifikasi pemikiran dan tindakan mereka untuk membebaskan diri dari kekerasan. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk mengidentifikasi (1) pemikiran para perempuan NU mainstream dan non-mainstream tentang kekerasan, (2) tindakan apa yang diambil oleh perempuan NU mainstream dan non-mainstream sebagai preskripsi untuk membebaskan perempuan dari kekerasan. Penelitian ini melihat politik mikro dan politik informal, dengan menekankan kepada individu perempuan, sejalan dengan semboyan dari kaum feminis, yakni the personal is political. Dengan menggunakan perspektif Feminis Postmodern dan model Carnivalesque dari Mikhail Bakhtin, penulis mengidentifikasi perlawanan yang dibuat oleh perempuan NU non-mainstream. Karya ilmiah ini menemukan bahwa pemikiran perempuan NU non-mainstream menafsirkan kekerasan sebagai hal yang bersifat spasial. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan untuk membebaskan perempuan dari kekerasan adalah dengan menghindari ruang dimana ia mendapatkan kekerasan dan dengan menciptakan ruang untuk pembebasan. Ruang pembebasan ini berupa forum-forum informal yang ada dilingkungan dimana mereka tinggal dan beraktifitas.

[This article is about the political resistance of NU women, which is carried out by raising thoughts and actions in order to free themselves from violence. The purpose of this work is to identify (1) the thoughts of mainstream and non-mainstream NU women about violence, (2) what actions were taken by mainstream and non-mainstream NU women as prescripts to liberate women from the violence. This study looking at micro politics, informal politics, by emphasizing the personal is political. With the Postmodern Feminist perspective and the Carnivalesque model from Mikhail Bakhtin, the author identifies the resistance made by non-mainstream NU women. This scientific work found that the thoughts of non-mainstream NU women interpreted violence as spatial, and therefore the solutions offered were in the form of efforts to get out of the space of violence and create a space for liberation take advantage of informal forums around them.]

Downloads

Author Biography

Linda Dwi Eriyanti, University of Jember

Ilmu Hubungan Internasional

References

Anshor, Maria Ulfah, Fikih Aborsi, Wacana Penguatan Hak Reproduksi Perempuan (Jakarta: Kompas, 2006a)

Anshor, Maria Ulfah, Nalar Politik Perempuan Pesantren (Cirebon: Fahmina Institute, 2006b)

Baidlowi, Aisyah Hamid, “Peran dan Tanggungjawab dalam Pemberdayaan Kaum Perempuan”, dalam Lily Zakiyah Munir (ed.), Memposisikan Kodrat (Mizan, Bandung: Mizan, 1999)

Bakhtin, Mikhail, Rebelais and His World, trans. Helene Iswolsky (USA : Indiana University Press, 1984)

Barriteau, Eudine, “Postmodernist Feminist, Theorizing And Development Policy And Practice In The Anglophone Caribbean, The Barbados case 1”, dalam Marianne H. Marchand and Jane L. Parpart (eds.) Feminism/Postmodernism/Development (USA and Canada: Routledge, 1995)

Fauziyah, Ida, Geliat Perempuan Pasca Reformasi; Agama, Politik, Gerakan Sosial (Yogyakarta: LKiS, 2015)

Featherstone, Mike, Consumer Culture and Postmodernism (London: Sage Publication, 2007)

Mulia, Siti Musdah, dan Anik Farida, Perempuan dan Politik (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2005)

Mulia, Siti Musdah, Islam Menggugat Poligami (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2004a)

Mulia, Siti Musdah, Kemuliaan Perempuan Dalam Islam (Jakarta: Elex media Komputindo, 2014b)

Mulia, Siti Musdah, Indahnya Islam Menyuarakan Kesetaraan dan Keadilan Gender (Yogyakarta: Nauvan Pustaka, 2014a)

Mulia, Siti Musdah, Islam dan Hak Asasi Manusia: Konsep dan Implementasi, (Yogyakarta: Naufan Pustaka, 2011a)

Mulia, Siti Musdah, Menuju Kemandirian Politik Perempuan : Upaya mengakhiri depolitisasi perempuan di Indonesia (Jakarta: Kibar Press, 2008)

Mulia, Siti Musdah, Muslimah Reformis, Perempuan Pembaru Keagamaan (Bandung: Mizan, 2004b)

Mulia, Siti Musdah, Muslimah Sejati: Menempuh Jalan Islami Meraih Ridha Ilahi (Bandung: Marja, 2011c)

Parawansa, Khofifah Indar, Memimpin Melayani, Pandangan Sosial Politik (Bandung: Nuansa Cendekia, 2015a)

Parawansa, Khofifah Indar, Mengukur Paradigma Menembus Tradisi: Pemikiran Tentang Keserasian Jender (Jakarta: LP3ES, 2006)

Parawansa, Khofifah Indar, NU, Perempuan, Indonesia: Sudut Pandang Islam Tradisional (Bandung: Nuansa Cendekia, 2015b)

Artikel Jurnal, Makalah, Skripsi, dan Thesis

Eriyanti, Linda Dwi, “Pemikiran Johan Galtung tentang Kekerasan dalam Perspektif Feminisme” Jurnal Hubungan Internasional (JHI) 6, 1 (2017), 27-37 DOI: https://doi.org/10.18196/hi.61102

Eriyanti, Linda Dwi, “Pemikiran Politik Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) dalam perspektif Feminisme : Penelusuran Pemikiran Mainstream dan non mainstream”, 69-96, JSP, Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JSP) 20, 1, (Juli 2016), 69-96 Hal 70

Isti’anah, “Konstruksi Identitas Perempuan Muslim di Pesantren”, Jurnal Studi Gender dan Islam Musawa 16, 2, (2017) 226-235

Mulia, Siti Musdah, “Mereka yang di Atas Persoalan, Kumpulan Profil dan Wawancara Jurnal Perempuan”, Jurnal Perempuan, No. 58 (Yayasan Jurnal Perempuan, Jakarta, 2008)

Mulia, Siti Musdah, “Muslimah Reformis”, makalah disajikan untuk pertemuan diskusi buku Muslimah Reformis, diadakan atas kerjasama Mahasiswa UI dan Megawati Institut, tanggal 12 Nopember 2014, di Jakarta. http://icrp-online.org/wp-content/uploads/2014/11/Mengapa-Perlu-Muslimah-Reformis.pdf, diakses pada 20 Februari 2016

Munro, Vanessa E, “On Power and Domination, Feminism and the Final Foucault”, European Journal of Political Theory, (SAGE Publications Ltd, London, Thousand Oaks and New Delhi, 2003), 79-99

Nzomo, Maria, “Women and Democratization Struggles in Africa, What Relevance to Postmodernist Discourse?” dalam Marianne H. Marchand and Jane L. Parpart (eds), Feminism/Postmodernism/Development (USA and Canada: Routledge, 1995)

Gardiner, Michael, “Bakhtin's Carnival: Utopia as Critique”, Utopian Studies 3, 2, (1992), 21-49, https://www.jstor.org/stable/20719133, diakses pada 03-12-2018

Media Online

http://www.tribunnews.com, 2014). /regional/2014/09/19/pengasuh-ponpes-di-jember-perkosa-11-santrinya)

Downloads

Published

2019-01-31

Issue

Section

Articles
Abstract Viewed = 378 times | PDF downloaded = 547 times