Rekayasa Jahe Merah Pada Lahan Kering Girisuko Gunung Kidul Untuk Optimalisasi Kelompok Tani Wanita Sukosari Guna Meningkatkan Perekonomian Keluarga Miskin

Noor Saif Muhammad Mussafi, Ika Nugraheni, Malahayati Malahayati

Abstract


Jahe Merah merupakan komoditas rempah yang masih sangat dibutuhkan oleh dunia industri di Indonesia. Namun pada kenyataannya kemampuan produksi belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya atau rekayasa untuk pengolahan dan pemeliharaan jahe merah agar dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen sesuai standar mutu industri. Secara umum metodologi kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan memperhatikan tiga aspek makro yaitu aspek produksi, aspek pemasaran, dan studi literatur. Adapun aspek produksi dalam pengabdian masyarakat ini mencakup teknis pelatihan budidaya jahe merah, pengadaan bibit, pembuatan sumur, dan penanaman bibit. Sedangkan aspek pemasaran lebih fokus kepada strategi untuk memasarkan hasil panen. Di samping itu pada aspek studi literatur dilakukan kajian-kajian teoritis dan praksis tentang rekayasa penanaman jahe merah agar mendapat hasil panen optimal. Pengabdian masyarakat ini menghasilkan suatu percontohan menarik bahwa budidaya jahe merah sebenarnya memiliki prospek bisnis yang baik di masa depan, mudah untuk ditanam dalam skala rumahan, dan juga dapat bekerjasama dengan mitra yang siap membeli kembali hasil panen jahe merah. Dengan demikian kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian keluarga miskin khususnya di Girisuko, Gunung Kidul.


Keywords


Jahe Merah; Rekayasa; Girisuko Gunung Kidul

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.14421/jbs.1129

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Noor Saif Muhammad Mussafi, Ika Nugraheni, Malahayati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.