Pengolahan Sampah Plastik Memakai Teknologi Pirolisis Untuk Pembelajaran dan Konservasi Lingkungan di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang, Jawa Tengah

Fadli Kasim, Mohammad Kholid Ridwan, M. Yayan Adi Putra

Abstract


Jumlah santri yang mencapai 4.986 orang di ketiga Pondok Pesantren Al-Anwar menyebabkan produksi sampah di lingkungan pondok lebih dari satu ton per harinya. Sejumlah 239,93 kg sampah merupakan sampah plastik yang tidak mudah terurai di lingkungan karena sifatnya yang nonbiodegradable. Hal ini menimbulkan pencemaran lingkungan, terlebih ketika sampah dibakar di udara terbuka dan dibuang ke laut seperti metode penanganan sampah yang dilakukan oleh pengurus pondok saat ini. Dalam penelitian ini diharapkan menjadi langkah awal pembelajaran pelestarian lingkungan dengan teknologi pirolisis. Penelitian dilakukan dengan membuat model mesin pirolisis Plastic to Oil Machine (PeTOM), berkapasitas 30 liter. Dengan mesin ini, minyak mulai dihasilkan pada menit ke-45 yang mana setiap 1 kg sampah plastik menghasilkan 0,4-0,49 kg minyak bakar. Potensi minyak bakar yang dihasilkan di Pondok Pesantren Al Anwar adalah 239,33 liter per hari dengan potensi ekonomi setara dengan Rp. 35.899.200,00 per bulan.

[The number of students who reached 4,986 people in the three Pondok Pesantren Al Anwar cause waste production in the cottage neighborhood more than one ton per day. A total of 239.93 kg of waste is a plastic waste that is not easy to decompose in the environment because it is nonbiodegradable. This causes environmental pollution, especially when garbage is burned in the open air and discharged into the sea such as methods of handling waste made by the current cottage board. In this study is expected to be the first step of environmental conservation learning with pyrolysis technology. The research was done by making the model of pyrolysis machine of Plastic to Oil Machine (PeTOM), with 30 liters capacity. With this engine, oil began to be produced in the 45th minute of which every 1 kg of plastic waste produced 0.4-0.49 kg of fuel oil. The potential of fuel produced at Pondok Pesantren Al Anwar is 239.33 liters per day with economic potential equivalent to Rp. 35.899.200,- per month.]


Keywords


pengolahan; sampah plastik; bahan bakar; pendidikan; petom

Full Text:

PDF

References


Kumar S., Panda, A.K., dan Singh, R.K. 2011. A Review on Tertiary Recycling of High-Density Polyethylene to Fuel. Resources Conservation and Recycling, 55(11) pp. 893–910.

Budiyantoro, C. 2010. Thermoplastik dalam Industri, Teknika Media, Surakarta.

Budi Surono. Untoro. 2013. Berbagai Metode Konversi Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak. Jurnal Teknik, 3(1).

Mulyadi, E. 2004. Termal Dekomposisi Sampah Plastik. Jurnal Rekayasa Perencanaan, ISSN 1829-913x, Vol 1.

Billmeyer, F.W. 1971. "Textbook of Polimer Science". Mc.Graw Hill, pp. 361-366

Saptoadi Harwin and Nosal N. Pratama. 2015. Utilization of Plastics Waste Oil as Partial Substitute for Kerosene in Pressurized Cookstoves. International Journal of Environmental Science and Development, 6(5).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Fadli Kasim, Mohammad Kholid Ridwan, M. Yayan Adi Putra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.