KONSEP FELIX SIAUW TENTANG TAARUF ANTARA CALON MEMPELAI PRIA DAN CALON MEMPELAI WANITA

Robith Muti’ul Hakim

Abstract


Normatively, before there marriage hold certain processes that will be undertaken of a man and women, including: process ta’aruf, khitbah, followed by the ceremony. Felix Siauw has another opinion about the sequence of the
processes that are undertaken before marriage. He argues that the process of ta’aruf khitbah precedence, so khitbah first and then ta’a>ruf. He reasoned that the majority of young people who want to get a potential partner in the present more follow it with the first courtship. The majority reasoned that premarital courtship as a venue for exploration, to better get to know each other’s personalities. It is considered to be vulnerable to various immoral acts by him, and therefore he would prefer putting khitbah than ta’a>ruf, in addition to that he also has some concepts in ta’aruf. Ustad Felix Siauw have a concept in ta’aruf. This paper will explain the concept Felix Siauw in terms of Mas}ah}lah and Maqa>s}id asy-Syari>’ah.


[Secara normatif, sebelum melangsungkan perkawinan terdapat proses-proses tertentu yang akan dijalani seorang pria maupun wanita, diantaranya: proses ta’aruf, khitbah, dilanjutkan dengan akad nikah. Felix Siauw memiliki pendapat yang lain mengenai urutan proses-proses yang dijalani sebelum perkawinan. Beliau berpendapat bahwa proses khitbah lebih didahulukan dari ta’aruf, jadi khitbah terlebih dahulu baru kemudian ta’a>ruf. Beliau beralasan bahwa mayoritas pemuda-pemudi yang ingin mendapatkan calon pasangan pada masa kini lebih menempuhnya dengan jalan pacaran terlebih dahulu. Sebagian beralasan bahwa pacaran sebagai ajang penjajakan pranikah, agar lebih bisa mengenal kepribadian masing-masing. Hal tersebut dianggap rentan terhadap berbagai perbuatan maksiat oleh beliau, maka beliau lebih memilih mendahulukan khitbah dibanding ta’a>ruf, selain itu beliau juga mempunyai beberapa konsep dalam ta’aruf. Tulisan ini akan mengkaji pemikiran Felix Siauw
dilihat dari sisi Mas}lah}ah dan Maqa>s{id asy-Syari<’ah].


Keywords


Felix Siaw,Ta’a>ruf, Khit}bah

Full Text:

PDF

References


Abidin, Slamet dan Aminudin, Fiqih Munakahat I, Bandung: CV Pustaka Setia, 1999.

Ahmad, Hady Mufaat, Fiqh Munakahat (Hukum Perkawinan Islam dan Beberapa Permasalahannya). Jakarta: Duta Grafika, 1992.

Ahmad, Zainal Abidin, Ushul Fiqih, Jakarta: Bulan Bintang, 1975.

Asmawi, Mohammad, Nikah dalam Perbincangan dan Perbedaan, cet. ke-1, Yogyakarta: Darussalam, 2004.

Assegaf, Abd. Rachman, Studi Islam Kontekstual, Elaborasi Paradigma Baru Muslim Kaffah, Yogyakarta: Gama Media, 2005.

Athar, Abd. Nashir Taufik al-, Saat Anda Meminang, alih bahasa Abu Musyrifah dan Ummu Afifah, Jakarta: Pustaka Azzam, 2001.

Basyir, Abu Umar, Ta’aruf Dulu Baru Menikah: Bekal Mengenal Calon Pasangan Hidup, Yogyakarta: Fata Media Publisher, 2008.

Basyir, Ahmad Azhar, Hukum Perkawinan Islam, Yogyakarta: UII Press,1999.

Bukhari, Al-, S}ah}ih al-Bukhari, “Kitab an-Nika>h}”, Beirut: Da>r al-Fikr, 1981.

Dahlan, Abd. Rahman, Ushul Fiqh, Jakarta: Amzah, 2010.

Dahlan, Abdul Aziz Dahlan, Ensiklopedi Hukum Islam, Jakarta: PT. Ikhtiar Baru, Van Hoeve, 1997.

Darajat, Zakiah, Ilmu Fiqh, Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf, 1995.

Dawud, Sulaiman Bin Ishaq Abu, Sunan Abu> Dawud, Beirut: Da>r al-Ma’rifah, 1971.

Departemen Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Bandung: PT Syamil Cipta Media, 2005.

Djamaan, Nur, Fiqih Munahakat, Semarang:DIMAS/Toha Putra Group, 1993.

FaceBook: Ustad Felix Siauw Ghazaly, Rahman, Fiqh Munakahat, Bogor: Kencana,2003.

Hakim, Rahmat, Hukum Perkawinan Islam cet. ke-1, Bandung: CV Pustaka Setia, 2000.

Hamid, Zahri, Peminangan Menurut Hukum Islam, Jakarta: Bina Cipta, 1987.

Hana, Leyla, Ta’aruf, Proses Perjodohan Sesuai Syari Islam cet. ke-1, Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2012.

Haryono, Bambang, “Perilaku Pacaran Mahasiswa Fakultas Syari’ah UIN Sunan Kalijaga (Tinjauan Maqa>s)id Asy-Syari<’ah)”, skripsi tidak diterbitkan, skripsi Strata Satu Fakultas Syari’ah UIN Sunan

Kalijaga Yogyakata, 2008.

http://ilarizky.blogspot.com/2013/12/resens i-buku-how-to-mas ter-yourhabits.html?m=1

http://remajaislam.com/414-apa-itu-ta’aruf

http://timbunanresensi.wordpress.com/2014/03/20/muhammad-al-fatih-1453-by-selix-siauw/

http://udahputusinsaja.blogspot.com/2013/10/Sinopsis-Buku-Udah-Putusin-Ajakarya-Ustadz-Felix-Y-Siauw.html?m=1

http://www.daftar.co/buku-felix-siauw

http://www.mediatadulako.com/index.php/2012-10-23-17-27-33/kreativitas/ 255-resensi-buku-beyond-the-inspiration

http://www.republika.co.id/berita/duniaislam/muallaf/09/03/09/41165-felixyanwar-siauw-dengan-islam-hidup-jaditerarah

http://www.tokobukuhanan.com/2014/03/Buku-The-Chronicles-of-Ghazi-Sayf-Muhammad-Isa-Felix-Siauw.html?m=1

http://www.tokobukuhanan.com/2014/04/Buku-Khilafah-Felix-Y-Siauw.html?m=1

h t t ps :/ /m. bu k a la p ak . c om/ p/ bu ku /pendidikan/pfup- jual-buku-udahputusin-aja-karya-ustad-felix-siauw

Jamal, Ibrahim Muhammad al-, Fiqh Muslimah, Jakarta: Pustaka Amani, 1995.

Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, Bandung: Humaniora Utama, 1991/1992.

Kuzari, Ahmad, Nikah Sebagai Perikatan, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1995.

Malik bin Anas, al-Muwat}t}a, Da>r al-Ihya’ al-Kutub al-‘Arabiyyah, 1951.

Muchtar, Kamal, Asas-Asas Hukum Islam Tentang Perkawinan, Jakarta: PT Bulan Bintang, 2004.

Muhammad Utsman Al-Kasyat, Problematika Suami Istri dan Cara Mengatasinya Berdasarkan al-Qur’an, Sunnah, dan Sains Modern cet Ke-9, Surabaya: Risalah Gusti, 2000.

Mujib, Muhammad Abdul, Kamus Istilah Fiqih, Jakarta: Pustaka Firdaus, 1994.

Munawwir, Ahmad Warson, Kamus al- Munawwir. Surabaya: Pustaka Progressif, 1997.

Musa, Muhammad Yusuf, Ahkam al-Ah}wa>l asy-Syakhsiyyah, Mesir: Da>r al-Kutub al-‘Arabi, 1956.

Muslim, S{ah}ih} Muslim, “Kitab an-Nika>h”, Beirut:Da>r al-Fikr, 1412 H/1992 M.

Mutaqin, Cepi, “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Pacaran Di Kalangan Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga”, skripsi tidak diterbitkan, skripsi Strata Satu Fakultas Syari’ah UIN Sunan Kalijaga Yogyakata, 2006.

Muzarie, H. Mukhlisin, Kasus-Kasus Perkawinan Era Modern Perkawinan Wanita Hamil, Antar Agama, Sesama Jenis dan Teleconference cet. ke-1, Cirebon: STAIC Press, 2010.

Nasution, Khoiruddin, Hukum Perkawinan I, edisi revisi, Yogyakarta: ACAdeMIA + TAZZAFA, 2005.

Nasution, Khoiruddin, Pengantar dan Pemikiran Hukum Keluarga (Perdata) Islam Indonesia, Yogyakarta: ACAdeMIA + TAZZAFA,

Nurjannah, Phutut Annisa, “Pola Pergaulan Calon Suami Isteri Pasca Tukon Di Dusun Gambretan Dalam Prespektif Hukum Islam”, skripsi tidak diterbitkan, skripsi Strata Satu Fakultas Syari’ah UIN Sunan

Kalijaga Yogyakata, 2006.

Qasim, Syekh Muhammad bin, Fiqih Islam erjemah Fathul Qarib, Ahli Bahasa, H. Muhammad Abu Bakar, Surabaya: Karya Abditama, 1995.

Rahman, Asjmuni A., Qaidah-qaidah Fiqih (Qawaid al-Fiqhiyyah), Jakarta: Bulan Bintang, 1976.

Rasjid, Sulaiman, Fiqh Islam (Hukum Fiqh Lengkap), cet. XXXIV, Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2001.

Rasyid, Harun Ar, “Pergaulan Calon Suami Istri Pada Masa Pinangan Dalam Prespektif Hukum Islam Di Dusun Onggopatran Piyungan Bantul”, skripsi tidak diterbitkan, skripsi Strata Satu Fakultas Syari’ah UIN Sunan Kalijaga Yogyakata, 2004.

Rofiq, Ahmad, Hukum Islam di Indonesia, cet. ke-1, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1995.

Sabiq, Sayyid, Fikih Sunnah 6 cet. ke-20, Bandung: PT Al-Ma’arif, 1980.

Sahrani, Sohari, Fikih Munakahat Kajian Fikih Nikah Lengkap, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2013.

Shobuni, M. Ali Ash, Pernikahan Islami cet. ke- 1, Solo: Mumtaza, 2006.

Siauw, Felix Y., Udah Putusin Aja!, Bandung: PT Mizan Pustaka, 2013.

Syihab, M. Quraish, Untaian Permata Buat Anakku Pesan al-Qur’an untuk Mempelai, cet. ke- 4, Bandung: Al-Bayan, 1980.

Tabloid Paras, Edisi Khusus Cinta dan Perkawinan, Jakarta: September, 2004.

Thalib, Muhammad, 15 Tuntutan Meminang dalam Islam, Bandung: Irsyad Bait as- Salam, 1999.

Thobroni, M. dan Aliyah A. Munir, Meraih Berkah dengan Menikah Yogyakarta: Pustaka Marwa, 2010.

Tim Penyusun IAIN Syarif Hidayatullah, Ensiklopedi Islam Indonesia, Jakarta: Penerbit Djambatran.

Tirmizi, At-, Sunan at-Tirmizi, Beirut: Da>r al-Fikr, 1938 M.

Twitter: @felixsiauw

‘Ulwan, Abdullah Nashih, Tata Cara Meminang dalam Islam, Solo: Pustaka Mantiq, 1993.

Wadji, Muhammad Farid, Dairah al-Ma’arif al- Qur’an al-Isyrin, Beirut: Da>r al-Ma’rifah, 1971.

Web: http//www.felixsiauw.com

Yafie, Ali, Menggagas Fiqih Sosial cet. ke-2, Bandung: Mizan,1994.

Yusuf, Husein Muhammad, Memilih Jodoh dan Tata Cara Meminang dalam Islam, alih bahasa: Salim Basyarahil, Jakarta: Gema

Insani Press, 1999.

Zahrah, Muhammad Abu, al-Ah}wal asy- Syakhsiyyah, Da>r al-Fikr al-‘Arabi.

Zuh}aili, Wahbah az-, Al-Fiqh al-Isla>mi Wa Adilatuh, Beirut: Da>r al-Fikr, 1404 H/1984.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Robith Muti’ul Hakim

 

 

    

    

    

    

    

    

    

 

All publications by Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Department of Islamic Family Law Faculty of Sharia and Law Sunan Kalijaga State Islamic University are licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Address: Al-Ahwal Research Centre Department of Islamic Family Law Faculty of Sharia and Law Sunan Kalijaga State Islamic University Jln. Marsda Adisucipto 1 Yogyakarta 55281 Indonesia Telp./Fax.: 0274-512840 Email: alahwal.uinyogya@yahoo.com

View Al-Ahwal Stats