Internalisasi Nilai Gender melalui Dolanan Anak Tradisional

  • Azam Syukur Rahmatullah Pascasarjana IAINU Kebumen
Keywords: Dolanan Anak Tradisional, Kesetaraan gender, Keluarga Inti

Abstract

Dolanan anak atau permainan tradisional anak sejatinya merupakan media yang mengandung nilai-nilai kesetaraan gender yang tinggi, di antaranya nilai equality value, cooperation value, recoqnition value, tolerance value, dan justice value. Nilainilai kesetaraan tersebut idealnya mulai diberikan sejak masa anak-anak. Ada tiga tahapan proses internalisasi nilai-nilai kesetaraan gender dalam dolanan anak, yakni Pertama, tahapan transformasi nilai yang merupakan tahapan penyampaian informasi yang baik. Kedua, tahapan transaksi nilai yang merupakan tahapan pendidikan nilai, dan ketiga, tahapan transinternalisasi yakni tahapan aplikatif dalam kegiatan sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, Meaningful Learning; Re-Invensi Kebermaknaan Pembelajaran, Elaborasi Nilai Islam dan Universalisme Pendidikan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007 .

Mujib, Abdul & Jusuf Mudzakkkir, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Prenada Media, 2006.

Rahmatullah, Azam Syukur, “Kecerdasan Interpersonal dalam Al-Qur’an dan Urgensinya Terhadap Bangunan Psikologi Pendidikan Islam”, Jurnal Cendekia; Jurnal Pendidikan Islam STAIN Ponorogo, 11 (1) Januari-Juni 2011: 1505-1693.

Zuchdi, Darmiyati, Humanisasi Pendidikan; Menenukan Kembali Pendidikan yang Manusiawi, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2010.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Pembinaan Nilai Budaya Melalui Permainan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta, Yogyakarata, 1997/1998.

Kartikasari, Dian. “Pernyataan Sikap Tentang Pencopotan Camat Perempuan”, www.koalisiperempuan .or.id/pernyataan -sikap-tentang-pencopotan-camat-perempuan.

Hamruni, Edutaiment dalam Pendidikan Islam dan Teori-teori Pembelajaran Quantum, Yogyakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 2009.

Juwairah, Dasar-dasar Pendidikan Anak dalam al-Qur’an, Yogyakarta: Teras, 2010.

Laporan Independen NGO, Implementasi Konvensi Penghapisan Segala bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (CEDAW) di Indonesia Pemenuhan Hak Asaai Perempuan pedesaan pasal 14 CEDAW, Jakarta: Mei 2012.

Yahya, Muhtar. Butir-butir Berharga dalam Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1977.

Haspels, Nelien. & Suriyasam, Busakom. Meningkatkan Keseteraan Gender dalam Aksi Penanggulangan Pekerja Anak Serta Perdagangan Perempuan dan Anak, Panduan Praktis Bagi Organisasi, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) Program Internasional Penghapusan Pekerja Anak (IPEC) Kantor Subregional untuk Asia Timur, Jakarta: Kantor Perburuhan Internasional, 2005.

Prawiroatmodjo, Bausatra Jawa-Indonesia, Jakarta, 1988.

Wahjono, Parwari, Hakikat dan Fungsi Permainan Ritual Magis Nini Thowok Bagi Masyarakat Pendukungnya, Sebuah Studi Kasus di Desa Banyumudal Gombong, Disertasi, Universitas Indonesia.

Permainan Tradisional Anak-anak Indonesia, webitesayangianak.com/permainan-anak.

Ruhaini, Siti, dkk., Rekonstruksi Metodologis Wacana Kesetaraan Gender dalam Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002.

Dhamamulya, Sukirman, Permainan Tradisional Jawa, Yogyakarta: Kepel Press, 2008.

Shihab, Quraish, Kesetaraan Gender dalam Islam, kata pengantar dalam Nasarudin Umar, Argumentasi Kesetaraan Gender Perspektif Al-Qur’an , Jakarta: Paramadina, 2001.

Published
2014-12-05
How to Cite
Rahmatullah, A. S. (2014). Internalisasi Nilai Gender melalui Dolanan Anak Tradisional. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 365-388. https://doi.org/10.14421/jpi.2014.32.365-388