Pendidikan Agama Islam Inklusifmultikultural

  • Mahmud Arif Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstract

Islam is as a universal religion, as a religion for humanity (all humankind), or as a religion for the entire world because of its’ mission as rahmatan li al-’alamin. To realize such mission in Indonesian context, education activity is aimed to raise up a multicultural wisdom and global awareness of the pupils, so in next time they will be able to contribute in preservation of heterogenity and to develop it for attaining a prosperious life, besides to face globalization current appropiately. In this case, islamic education has a duty in transfering inclusive-multiculturalism Islamic teachings to students so that they are able to appreciate global values of Islam, like inclusivism, humanism, tolerance, and democracy.

Islam sebagai agama universal, sebagai agama bagi manusia (umat manusia), atau sebagai agama untuk seluruh dunia karena misi sebagai rahmat untuk semua makhluk. Untuk mewujudkan misi tersebut dalam konteks Indonesia, aktivitas pendidikan bertujuan untuk membangkitkan kebijaksanaan dan kesadaran multikultural global murid, sehingga dalam waktu berikutnya mereka akan dapat memberikan kontribusi dalam pelestarian heterogenitas dan mengembangkannya untuk mencapai kehidupan yang sejahtera, selain untuk menghadapi globalisasi saat ini. Dalam hal ini, pendidikan Islam memiliki tugas dalam mentransfer inklusif-multikultural ajaran Islam kepada siswa agar mereka mampu menghargai nilai-nilai global Islam, seperti inklusivisme, humanisme, toleransi, dan demokrasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, As’ad Said, Negara Pancasila: Jalan Kemaslahatan Berbangsa. Jakarta: LP3ES, cet. III, 2010.

Abdullah, M. Amin, Dinamika Islam Kultural: Pemetaan atas Wacana Keislaman Kontemporer. Bandung: Mizan, 2000.

, Membangun Perguruan Tinggi Islam Unggul dan Terkemuka. Yogyakarta: Suka Press, 2010.

Anwar, M. Syafi’i, “Kata Pengantar” dalam Abdurrahman Wahid, Islamku, Islam Anda, Islam Kita: Agama Masyarakat Negara Demokrasi. Jakarta: The Wahid Institute, 2006.

Arif, Mahmud, Pendidikan Islam Transformatif. Yogyakarta: LKiS, 2008.

Baidhawy,Zakiyuddin, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga, 2005.

Al-Banna, Jamal, Manifesto Fiqih Baru I: Memahami Diskursus Al-Qur’an, terj. Hasibullah Satrawi dan Zuhairi Misrawi. Jakarta: Erlangga, 2008. Harian Kompas (Jum’at, 30 April 2010).

Hidayat, Komaruddin dan M. Wahyuni Nafis, Agama Masa Depan Perspektif Filsafat Perennial.Jakarta: Paramadina, 1995.

Hidayat, Komaruddin, “Merawat Keragaman Budaya” dalam Tonny D. Widiastono (ed.), Pendidikan Manusia Indonesia. Jakarta: Buku Kompas, 2004.

Hidayat, Komaruddin, Menafsirkan Kehendak Tuhan. Jakarta: Teraju, cet. II, 2004.

Hidayat, Komaruddin, Tragedi Raja Midas: Moralitas Agama dan Krisis Modernisme. Jakarta: Paramadina, 1998.

Ghazali, Abd. Moqsith, Argumen Pluralisme Agama: Membangun Toleransi Berbasis Al-Qur’an. Jakarta: Katakita, 2009.

Jamhari dan Jajang Jahroni ed, Gerakan Salafi Radikal di Indonesia. Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2004.

Kartanegara, Mulyadhi, Mengislamkan Nalar: Sebuah Respons terhadap Modernitas. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2007.

Kuntowijoyo, Selamat Tinggal Mitos, Selamat Datang Realitas. Bandung: Mizan, 2002.

Kneller, George F, Movements of Thought in Modern Education. New York: John Wiley and Sons, Inc., 1984.

Ma’arif, Ahmad Syafii, Islam dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan. Bandung: Mizan, 2009.

Madjid, Nurcholish, “Pengantar: Pendidikan, Langkah Strategis Mempersiapkan SDM Berkualitas”, dalam Indra Djati Sidi, Menuju Masyarakat Belajar: Menggagas Paradigma Baru Pendidikan. Jakarta: Paramadina, 2001.

Madjid, Nurcholish, Islam, Doktrin dan Peradaban. Jakarta: Paramadina, cet. IV, 2000.

Misrawi, Zuhairi, Al-Qur’an Kitab Toleransi: Tafsir Tematik Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. Jakarta: Pustaka Oasis, 2010.

Mujiburrahman, Mengindonesiakan Islam: Representasi dan Ideologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Suseno, Franz Magnis, “Kerukunan Beragama dalam Keragaman Agama: Kasus di Indonesia”, dalam Alef Theria Wasim, dkk. (ed.), Harmoni Kehidupan Beragama: Problem, Praktik dan Pendidikan. Yogyakarta: Oasis Publisher, 2005.

Sutrisno, Leo, “Pluralisme Pendidikan Pembelajaran dalamTradisi Konstruktivisme” dalam Th. Sumartana, dkk., Pluralisme Konflik dan Pendidikan Agama di Indonesia. Yogyakarta: Interfidei dan Pustaka Pelajar, 2001.

Sirry, Mun’im A ed, Fiqih Lintas Agama: Membangun Masyarakat Inklusif-Pluralis. Jakarta: Paramadina, 2004.

Setio, Robert, “Kekerasan dalam Apokaliptisisme” dalam Alef Theria Wasim, dkk. (ed.), Harmoni Kehidupan Beragama: Problem, Praktik dan Pendidikan. Yogyakarta: Oasis Publisher, 2005.

Suyanto, Dinamika Pendidikan Nasional dalam Percaturan Dunia Global. Jakarta: PSAP, 2006.

Tilaar, H.A.R, Kekuasaan dan Pendidikan: Suatu Tinjauan dari Perspektif Studi Kultural. Magelang: Indonesiatera, 2003.

Tilaar, H.A.R, Manifesto Pendidikan Nasional: Tinjauan dari Perspektif Postmodernisme dan Studi Kultural. Jakarta: Buku Kompas, 2005.

Tilaar, H.A.R, Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Pedagogik Transformatif untuk Indonesia. Jakarta: Grasindo, 2002.

Taher, Tarmizi, Menuju Ummatan Wasathan: Kerukunan Beragama di Indonesia. Jakarta: PPIM IAIN Jakarta, 1998.

Al-Ulwani, Thaha Jabir, La- Ikra-ha Fi al-Din: Isyka-liyyat al-Riddah wa al-Murtaddin minShadri al-Isla-mH. atta al-Yawm. Kairo: Maktabah al-Syuruq al-Dawliyyah, 2003.

Zamroni, Pendidikan dan Demokrasi dalam Transisi. Jakarta: PSAP, 2007.

Published
2011-06-01