The Implementation of Sharf Learning Using KH. Muhammad Yusuf's Method at Terbuka Junior High School Wanar Lamongan / Penerapan Pembelajaran Sharf dengan Menggunakan Metode KH Muhammad Yusuf di SMP Terbuka Wanar Lamongan

  • Fivi Nur Alifah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Muhammad Thohir UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Learning Arabic, Sharf, KH Muhammad Yusuf Method, Pembelajaran Bahasa Arab

Abstract

A lot of sentence changes in Arabic make it difficult for students to interpret Arabic texts, students lack understanding about the meaning of words that have changed from the original form to another form. The purpose of this study is to find out in depth about the sharf learning process at The Open Junior High School by using the KH Muhammad Yusuf sharf method, and also to find out the supporting factors and inhibiting factors in this method. This study used a descriptive qualitative method with data sources, namely direct interviews with teachers at SMP located in the village of Wanar, Lamongan Regency. The results of this study are the students required to memorize a wazan along with examples in one day. The focus of the material on the four bina’ which are most often found in Arabic texts. The supporting factors in this study are sharf books, teachers, and boarding schools. While the inhibiting factors in this study are student motivation and student background at the previous level of education.

Keywords: Learning Arabic, Sharf,  KH Muhammad Yusuf Method

 

Abstrak

Perubahan kalimat yang banyak dalam bahasa Arab membuat siswa kesulitan dalam mengartikan teks yang berbahasa Arab, siswa kurang memahami tentang arti kata yang telah berubah dari bentuk asal ke bentuk lain. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui secara mendalam tentang proses pembelajaran sharf di SMP Terbuka dengan menggunakan metode sharf KH Muhammad Yusuf, dan ingin mengetahu faktor-faktor pendukung serta factor penghambat dalam metode ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desrkriptif dengan sumber data yaitu wawancara langsung terhadap guru di SMP Terbuka yang terletak di desa Wanar Kabupaten Lamongan. Hasil dari penelitian ini adalah siswa di wajibkan menghafalkan satu wazan beserta contohnya dalam waktu satu hari. Serta fokus materi pada empat bina’ yang paling sering di temukan di tek-teks berbahasa Arab. Adapun faktor pendukung dalam pembelajaran ini adalah kitab sharf, guru, dan asrama pesantren. Sedangkan faktor penghambat dalam pembelajaran ini adalah motivasi siswa serta latar belakang siswa pada jenjang sebelumnya.

Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Arab, Sharf, Metode KH Muhammad Yusuf

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Razin, dan Ummu Razin. “Ilmu Sharaf Untuk Pemula.” Maktabah Bisa, 2017.

Al-Ghalayain, Musthafa. Jami’ Al-Durus Al-Arobiyah. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 2012.

Amalia, Aam. “Analisis Gradasi Materi Saraf Dalam Buku Belajar Tasrif Sistem 20 Jam Karya KH. Aceng Zakaria.” Al Mahāra: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 3, no. 1 (22 Juni 2017): 102–23. doi:10.14421/almahara.2017.031-06.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.

Fathul Mujib, dan Nailur Rahmawati. Metode Permainan-permainan Edukatif dalam Belajar Bahasa Arab. Yogyakarta: Diva Press, 2011.

Fathur Rahman. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Malang: Madani, 2015.

Hamid, Abdul Manaf. Pengantar Ilmu Shorof Isthilahi-Lughowi. Nganjuk: P.P. Fathul Mubtadiin, 2006.

Hayati, Sri. “Belajar dan Pembelajaran Berbasis Cooperative Learning.” Graha Cendekia, 2017.

Mahma Amila Sholikha. “Implementasi Metode Manhaji dalam Pembelajaran Nahwu Shorof di Manhaji Course.” Academia 2, no. 1 (Januari 2018).

Ma’sum, Muhammad Bin Ali. Al-Amsilatu At-Tasrifiyah. Surabaya: Maktabah Salim Nabhan, 1965.

Mukroji, Mukroji. “METODE TAMYIZ (Sebuah Formulasi Teori Nahwu Shorof Quantum).” Jurnal Kependidikan 2, no. 1 (1 Januari 1970): 161–84. doi:10.24090/jk.v2i1.547.

Naseha, Siti Durotun, dan Muassomah Muassomah. “Model Pembelajaran Ilmu Sharaf dengan Menggunakan Metode Inquiry dan Metode Snowball Tashrif.” alfazuna: Jurnal Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban 3, no. 1 (26 Desember 2018): 103–22. doi:10.15642/alfazuna.v3i1.526.

Nasiruddin, Nasiruddin. “Metode Pembelajaran Qawâ’id (Nahwu-Sharaf) Dengan Pendekatan Integrated System.” EDULAB: Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan 4, no. 2 (2019). doi:10.14421/edulab.2019.42-06.

Prasetyo, Agung. “Metode Tabulasi Wazan (Inspirasi Belajar Shorof Mudah dan Praktis).” Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 3, no. 1 (2013).

Sidiq, Yasin Mohamed Yasin M., Hassan Mohamed Doka, Mauidlotun Nisa, dan Kawakib Elnour Osman. “Measuring Malaysian Students Achievement Level in Arabic Morphology: Improving and Developing Curriculum.” Buletin Al-Turas 26, no. 2 (21 Juli 2020): 383–404. doi:10.15408/bat.v26i2.15114.

“SMP Terbuka, Solusi Pendidikan Alternatif Dengan Ijazah Formal.” Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, 2 Agustus 2016. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/08/smp-terbuka-solusi-pendidikan-alternatif-dengan-ijazah-formal.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2013.

Ulin Nuha. Ragam Metodologi dan Media Pembelajaran Bahasa Arab. Yogyakarta: Diva Press, 2016.

Wisnu Uriawan, dan Hadi Hidayat. “Rancangan Bangun Aplikasi Pembelajaran Ilmu Sharaf dalam Tata Bahasa Arab Berbasis Android” 10, no. 2 (2017): 16.

Zuhriyah, Lailatul, Ahmad Sholihuddin, dan Muhammad Thohir. “PROSES AFIKSASI MORFOLOGI ISM (NOMINA) DALAM BAHASA ARAB.” Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Dan Kebahasaaraban 5, no. 2 (28 Desember 2018): 292–313. doi:10.15408/a.v5i2.8976.

Published
2020-12-28
Section
Articles