Leadership Pesantren: Urgensi Pendidikan dalam Menyiapkan Pemimpin Bangsa Berkualitas dan Bermoral

Authors

  • St. Rodliyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember

DOI:

https://doi.org/10.14421/manageria.2019.41-10

Keywords:

Pesantren Education, Leaders (Quality-Etnies-Self Esteem), Era of Globalization

Abstract

People views on the role of education in pesantren has shifted over years. Previously, people thought that pesantren education was the second class. However, the profile of pesantren alumni and their contribution in various aspects of leadership in societies has proven that pesantren education contribute to nation development. People believe that pesantren is not an alternative education institution, but the major education provider to graduate well qualified human resources with leadership skill, as well as mastering both emotional and spiritual intelligent (ESQ). Besides essential to improve human development index of a country, ESQ is a pivotal element for a leader. This is in line with the argument of this paper that pesantren education even in this globalized era is able to produce the prospective leaders rich with relevant skills and intellectuality as well as deep understanding of  kitab kuning (yellow book) as the classical Islamic intellectual literature and tailor it with modern science and technology. In turn, pesantren is able to groom well qualified, dignified, and have strong morality of prospective leaders in the globalized era.

Downloads

References

Amrizal. “Pembaruan Pendidikan Pesantren dalam Kerangka Sistem Pendidikan Nasional.” Jurnal Sosial Budaya 8, no. 2 (Desember 2011).

Djamaluddin, dan Abdullah Aly. Kapita Selekta Pedidikan Islam untuk IAIN, STAIN, dan PTAIS Fakultas Tarbiyah Komponen MKK. Bandung: Pustaka Setia, 1999.

Fitria, Cahaya. “Pemimpin Berkualitas, Bermoral, dan Bermartabat Harapan Rakyat,” t.t. Googleweblight.com/?lite-url=http://www.seperubahan.com/read/politik/1483622274/pemimpin-berkualitas-bermoral,danbermartabat-harapanrakyat&ei= ZbjCcTwz& lc=id.

Hasan, M. Tholhah. Islam dan Masalah Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lantabora Press, 2003.

hidayat, Komaruddin, dan Azyumardi Azra. Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education), Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Masyarakat Madani. 3 ed. Jakarta: Kencana, 2010.

Ihsan, Fuad. Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta, 2001.

Jamaluddin, Muhammad. “Metamorfosis Pesantren di Era Globalisasi.” KARSA, Journal of Social and Islamic Culture 20, no. 1 (2012).

Madjid, Nurcholish. “Pondok Pesantren ‘Darul Ulum’ di Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur.” Buletin Proyek Penelitian Agama dan Perubahan Sosial, Leknas LIPI, Jakarta, 1977.

Maesaroh, Nenden, dan Yani Achdiani. “Tugas Dan Fungsi Pesantren Di Era Modern.” SOSIETAS, Jurnal Pendidikan Sosiologi, UPI, 7, no. 1 (2017).

Mansur, Cep Habib. “Peranan Pendidikan Islam Di Pesantren Dalam Mengantisipasi Dampak Negatif Era Globalisasi (Penelitian di pondok pesantren Nurul Huda A1-Manshuriyyah Kampung Cimaragas Desa Karangsari Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut.” Jurnal Pendidikan, Universitas Garut, 6, no. 1 (2012).

Mansur, H. Moralitas Pesantren: Meneguk Kearifan dari Telaga Kehidupan. Yogyakarta: Safiria Insania Press, 2004.

Muhaimin. Problematikan Agama Dalam Kehidupan Manusia. Jakarta: Kalam Mulia, 1999.

Muhson, Ali, Daru Wahyuni, Supriyanto, dan Endang Mulyani. “Analisis Relevansi Lulusan Perguruan Tinggi Dengan Dunia Kerja.” Jurnal Economia, 8, no. 1 (April 2012).

Nurmadiansyah, M. Thoriq. “Manajemen Pendidikan Pesantren: Suatu Upaya Memajukan Tradisi.” Jurnal Manajemen Dakwah, UIN Sunan Kalijaga 2, no. 1 (2016).

Rahman, Musthofa, dan dkk. Dinamika Pesantren dan Madrasah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002.

Rodliyah. “Pendidikan Pesantren Sebagai Alternatif Pendidikan Nasional Di Era Globalisasi.” FENOMENA, Jurnal Penelitian IAIN Jember, 14, no. 2 (Oktober 2015).

Sulton, dan Khusnuridlo. Manajemen Pondok Pesantren dalam Perspektif Global. Yogyakarta: Laksbang Pressindo, 2006.

Syafe’i, Imam. “Pondok Pesantren: Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter.” Al-Tadzkiyyah; Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 1 (2017): 61–82.

Umar, Nasaruddin. Rethingking Pesantren. Jakarta: Gramedia, 2002.

Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003, Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: PT. Kloang Klede Timur Bekerjasama dengan Koperasi Primer praja Mukti I Depdagri, 2003.

Wahid, Abdul Hamid, dan Nur Hidayat. Perspektif Baru Pesantren dan Pengembangan Masyarakat. Surabaya: Yayasan Tri Guna Bakti, 2001.

Zamakhsyari. Tradisi Pesantren Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES, 2017.

Downloads

Published

2019-07-16

Issue

Section

Articles