ilmu hadis

Announcements

Articles: “Focus and Scope, Salah satu bentuk Kontribusi Substansial Jurnal Ilmiah di PTKIN”

 

Serpong, 5 April 2019

Pernyataan di atas disampaikan oleh Dr. Khoirun Niam sebagai narasumber dari Journal of Indonesian Islam (JIIS) pada kegiatan Coaching Clinic, dan Akreditasi Publikasi Ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat DIKTIS di Hotel Grand Zuri BSD, Serpong. Niam menekankan pentingnya focus dan scope dari jurnal agar dibuat secara tegas dan jelas, karena unsur tersebut akan menentukan kekuatan substantive dari artikel-artikel yang dimuat dalam jurnal tersebut. “Tentu saja faktor spesifikasi, kebaruan, orisinalitas harus diperhatikan baik oleh pengelola jurnal ataupun penulis”.

 

Secara tehnis Kasi Publikasi Ilmiah Dit. PTKI, Mahrus menyampaikan hasil riset para dosen sebenarnya merupakan data mentah bagi penulisan jurnal, dimana analisa terhadap data tersebut belum ada. Untuk itulah, jurnal melalui faktor-faktor substansialnya (yang antara lain termaktub dalam focus and scope) turut menentukan analisa atas data-data riset tersebut. Problem terbesar pada publikasi adalah belum adanya sinergi antara publikasi dengan riset. “Hasil riset targetnya adalah publikasi. Maka jurnal punya peran penting untuk menjemput bola dalam mempublikasikan seluruh hasil riset para dosen. Secara logika, dosen selalu melakukan penelitian, sehingga tidak mungkin jurnal kekurangan stok artikel. Kalau kemudian perlu ada perbaikan kualitas, disinilah peran jurnal untuk membersamai dosen dalam mengolah hasil riset mereka ke dalam produk jurnal.”

 

Subkhani Kusuma Dewi, perwakilan dari Jurnal Living Hadis mengatakan, coaching ini sangat menarik, masukan dan saran sangat penting bagi pengembangan Jurnal Living Hadis ke depan. “JLH memang masih harus terus berbenah baik dari sisi substansi maupun manajemen, tetapi yang terpenting adalah target akreditasi jurnal ini dapat semakin dekat dilakukan.” Senada dengan sang editor, Bushro (evaluator Arjuna, dosen UIN Gunung Djati Bandung) menyebut spesifikasi fokus dari Jurnal Living Hadis memiliki tingkat spesifikasi dan kebaruan yang tinggi, “semoga aspek positif ini bisa menjadi pemicu bagi munculnya artikel-artikel berkualitas di bidang Hadis dari Jurnal ini”

 

Sementara itu secara lebih umum Direktur DIKTIS, Dr. M. Arskal Salim GP menyampaikan pada forum penutupan kegiatan ini, bahwa di tahun 2019 ini jurnal yang terdaftar di MORAREF telah mencapai angka 1028 penerbit. Dari angka tersebut, sebanyak 30% telah terkualifikasi sebagai jurnal akreditasi dan terindeks. Pada saat yang sama kualifikasi seluruh dosen PTKIN lebih banyak (50%) mandeg pada lektor dan asisten ahli. Karenanya, masih menurut dosen UIN Syarif Hidayatullah yang juga Research Fellow di Western Sydney University, DIKTIS berusaha secara masif untuk mendorong tiga unsur, yakni peningkatan kualifikasi dosen, peningkatan jumlah guru besar yang muaranya ada pada publikasi, yakni pada peran penting jurnal.  Acara yang berlangsung sejak Kamis, 4 April 2019 dan dihadiri oleh perwakilan dari 25 jurnal ini pun berakhir pada hari Jumat setelah proses coaching akreditasi selesai dilakukan oleh seluruh perwakilan jurnal. (SKD)

 
 
Posted: 2019-04-05 More...
 

Events: PENGUMUMAN SAYEMBARA CALL FOR PAPERS JURNAL LIVING HADIS 2018

 

Yth. Peserta Sayembara Call for Papers Jurnal Living Hadis 2018

Berikut ini hasil keputusan Dewan Juri terkait naskah-naskah yang diikutsertakan dalam Sayembara Call for Papers Jurnal Living Hadis 2018. File pengumuman dapat di unduh di sini. Selanjutnya, kepada masing-masing peserta Call for Papers untuk mengecek e-mail masing-masing. Terima kasih

 
Posted: 2019-01-11
 

CALL FOR PAPERS JURNAL LIVING HADIS 2018

 
 
Posted: 2018-01-26
 

PANDUAN REGISTRASI AKUN OJS DAN SUBMITTING ARTICLES ONLINE

 
Panduan mendaftar akun OJS dan mengirim artikel online UNDUH  
Posted: 2017-10-16 More...
 
1 - 4 of 4 Items