Agama dan Spiritualisme:Prospek dan Tantangannya

Singgih Basuki
* Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI: https://doi.org/10.14421/rejusta.2002.%25x

Abstract


Bergesernya pemahaman keagamaan ketika menghadapi persoalan yang dimunculkan oleh kemajuan iptek, melahirkan interpretasi yang bermacam-macam tentang agama. Munculnya gejala spiritualisme merupakan indikasi ke arah itu. Artikel ini mencoba mencari akar-akar yang memunculkan interpretasi tersebut, dengan segala konsekuensinya. Agama dalam arti formal (organized religion) ditafsirkan kembali dari perspektif spiritualitasnya. Di sisi lain, ketika orang memandang agama secara pesimis dalam menjawab tantangan zaman, muncul kehidupan spiritual yang terlepas dari agama. Dari sinilah persoalan agama dan spiritualitas menjadi dua kubu yang "dipertentangkan". Penulis secara analitis melihat perkembangan ke depan kedua fenomena di atas.

Full Text:

PDF

References


Syamsul Arifin, et al. Spiritualitas Islam dan Peradaban Masa Depan (Yogyakarta: Sipress, 1996).

Haedar Nashir. Agama dan Krisis Kemanusiaan Modern (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1997)

Kompas, Jum'at 7 Desember 2001.

Daniel L. Pals. Seven Theories of Religion (New York: Oxford University press, 1996).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Singgih Basuki

RELIGI

ISSN: 1412-2634

e-ISSN: 2548-4753

ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/Religi

PRODI STUDI AGAMA AGAMA
FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM UIN SUNAN KALIJAGA

 

Terindeks:

 

 

 

 


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. hit
counter View My Stats