BOM DAN UNIKSITAS INDONESIA: "Mall", Ekstasi Identitas, Terorisme, dan Negara

Authors

  • Sayfa Auliya Achidsti

DOI:

https://doi.org/10.14421/jd.2010.11101

Abstract

Masih membekas dalam ingatan kita mengenai insiden bom beberapa saat lalu. Bom di Hotel J. W. Marriot dan Ritz Carlton pada tanggal 17 Juli 2009 itu memang benar-benar tidak diduga sebelumnya oleh berbagai pihak. Nyatanya, semua terjadi begitu cepat, dan pagi itu belasan korban jatuh. Segera setelahnya, televisi seakan menjadi mata dari masyarakat itu sendiri. Media begitu cermat mengawasi (red. Meliput) seputar lokasi bom, dan sebagai “selingannya” disertai pula dengan analisis-analisis beberapa ahli yang dinilai cukup berhubungan dengan bom beserta efeknya. Hal ini tentu erat kaitannya dengan ketakutan dan kekhawatiran seputar insiden (yang kesekian kalinya itu), dengan kemungkinan efek domino yang akan terjadi pasca bom. Akan tetapi, yang menjadi menarik  adalah adanya beberapa fakta fakta dan analisis “sisipan” di antara banyaknya berita lain yang mengulas mengenai tren masyarakat pasca bom. Disebutkan bahwa kegiatan masyarakat pasca bom relatif stabil; dalam artian aktivitas Jakarta dan sekitarnya tetap ramai, mall tetap dikunjungi pelanggannya, dan tempat wisata juga masih banyak didatangi pengunjung.
Abstract viewed: 241 times | PDF downloaded = 371 times

Downloads

How to Cite

Achidsti, S. A. (2015). BOM DAN UNIKSITAS INDONESIA: "Mall", Ekstasi Identitas, Terorisme, dan Negara. Jurnal Dakwah: Media Komunikasi Dan Dakwah, 11(1), 1–21. https://doi.org/10.14421/jd.2010.11101

Issue

Section

Articles