ISLAM DAN NEGARA MENURUT M. NATSIR DAN NURCHOLISH MADJID

Authors

  • Susilo Surahman

Abstract

Hubungan agama dan negara selalu menjadi subyek menarik dan diskusi selama berabad-abad lamanya, persoalan tersebut tidak pernah terselesaikan secara tuntas dan selau muncul teori-teori baru dalam menjembatani Islam dan negara. Dalam konteks kekinian, hubungan negara dan agama semakin hangat dan marak diperbincangkan bersamaan dengan kebangkitan umat Islam di hampir seluruh dunia Islam karena pada dasarnya Islam adalah satu sistem kepercayaan dimana mempunyai kaitan yang erat dengan politik. Pada dataran realitas, komunitas Islam bersifat spiritual sekaligus temporal yang memberikan kerangka makna dalam bidang politik.
Kenyataan tersebut memunculkan problem akademik yang nyata yakni: Bagaimana membumikan Islam sebagai ajaran moral yang mampu memberikan makna di dalam proses perubahan sosial politik yang telah berlangsung dalam dinamika politik bangsa. Tema pokok yang menjadi wacana (discourse) menarik adalah kaitan negara dan Islam dan konsep Islam tentang negara.
Tulisan ini akan membahas persoalan di atas dengan fokus pada pemikiran komparasi pemikiran M. Natsir dan Nurcholis Madjid tentang Islam dan negara serta relevansi pemikiran keduanya dengan kontek keindonesiaan dalam bidang politik.
Abstract viewed: 1387 times | PDF downloaded = 2193 times

Downloads

How to Cite

Surahman, S. (2015). ISLAM DAN NEGARA MENURUT M. NATSIR DAN NURCHOLISH MADJID. Jurnal Dakwah: Media Komunikasi Dan Dakwah, 11(2), 127–138. Retrieved from https://ejournal.uin-suka.ac.id/dakwah/jurnaldakwah/article/view/2010.11202

Issue

Section

Articles