Pemberdayaan dan Representasi Perempuan di Sektor Publik dalam Kontes Kecantikan Indonesia: Studi Terhadap Pemenang Puteri Indonesia 2019-2025

Authors

  • Raafi Herdiansyah Putra Magister Sosiologi, UIN Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.14421/d9k15q38

Keywords:

Pemberdayaan Perempuan, Puteri Indonesia, Representasi Ruang Publik, Advokasi

Abstract

Kontes kecantikan sebagai bagian dari budaya populer memunculkan pro dan kontra di masyarakat. Di satu sisi, kontes kecantikan kerap dikritik karena dianggap mereproduksi standar kecantikan tertentu serta tidak sepenuhnya selaras dengan nilai sosio-kultural Indonesia. Di sisi lain, kontes kecantikan juga dipandang memiliki nilai positif karena membuka ruang partisipasi perempuan di ranah publik serta mendorong keterlibatan mereka dalam berbagai aktivitas sosial dan advokasi. Perspektif inilah yang kemudian menempatkan Puteri Indonesia tidak hanya sebagai ajang kompetisi kecantikan, tetapi juga sebagai wadah representasi dan pemberdayaan perempuan melalui berbagai program advokasi yang diinisiasi oleh para pemenangnya. Periode 2019–2025 menunjukkan bagaimana para pemenang Puteri Indonesia mengusung isu-isu strategis seperti pemberdayaan masyarakat, lingkungan, pendidikan, mental issues, hingga hak asasi manusia sebagai bentuk kontribusi sosial. Aktivitas advokasi tersebut menjadi dasar penting untuk melihat kontes kecantikan dalam kerangka pemberdayaan dan representasi perempuan di ruang publik, yang selanjutnya dianalisis melalui pendekatan kualitatif deskriptif dalam penelitian ini.

References

Downloads

Published

2026-07-22

How to Cite

Pemberdayaan dan Representasi Perempuan di Sektor Publik dalam Kontes Kecantikan Indonesia: Studi Terhadap Pemenang Puteri Indonesia 2019-2025. (2026). Jurnal Humanitaria Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(1). https://doi.org/10.14421/d9k15q38