CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: Kajian Ekonomi, Sosial dan Lingkungan

Abstract

The objective of this research is to evaluate the implementation of CSR program in Islamic banking with economic, social and environmental approach. The research method used is interview and spread the questionnaire to the respondent of CSR beneficiaries, supported by empirical data and literature approach. The analytical technique uses the analysis of Simple Linear Regression. The findings of the research by using t-test that economic aspect, more significant from social and environmental aspect. Economic field run by Islamic bank that is by giving loan without margin or loan of virtue, by organizing poor society in small groups consist of five people, through business assistance and entrepreneurship training to establish business independence. In this case, Islamic banks cooperate with social institutions, Baital-Mal wat Tamwil and Isalmic Financial Services Cooperative. Loan facility funds are obtained from fines, non-halal income, zakat, infaq, alms, and endowments of employees, customers, communities and other social funds. In the theoretical order, this study concurs with the theory of Elkington (1999) and Jim Ife (1995) that in community empowerment should be accompanied by a balanced, economic, social and environmental transformation, the power of that factor will shape the community's independence, in addition to other factors. Normatively, the implementation of CSR programs, driven by awareness to be socially responsible, but generally the interest to form corporate image through assistance feels more prominent, so have not thought about aspects of sustainability of development.

Penelitian ini bertujuan  untuk mengevaluasi  implementasi  program CSR pada perbankan syariah dengan pendekatan ekonomi, sosial dan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan yaitu  wawancara dan menyebarkan kuisioner kepada responden penerima manfaat CSR, didukung data empiris dan pendekatan literature.Tehnik analisis menggunakan analisis Simple Linear Regression. Temuan hasil penelitian dengan menggunakan t-test bahwa aspek ekonomi, lebih signifikan dari aspek sosial dan lingkungan. Bidang ekonomi yang dijalankan oleh bank syariah yaitu memberikan pinjaman tanpa margin atau pinjaman kebajikan, dengan mengorganisir masyarakat miskin dalam kelompok-kelompok kecil terdiri atas lima orang, melalui pendampingan usaha dan pelatihan kewirausahaan untuk membentuk kemandirian usaha. Dalam hal ini bank syariah bekerjasama dengan Lembaga sosial masyarakat, Baital-Mal wat Tamwil dan Koperasi Jasa Keuangan Syariah. Dana fasilitas pinjaman diperoleh dari denda, pendapatan non halal, zakat, infaq, sedekah dan wakaf  karyawan, nasabah, masyarakat, dan dana sosial lainnya. Dalam tatanan teoritis penelitian ini sependapat dengan teori Elkington (1999) dan Jim Ife (1995) bahwa dalam pemberdayaan masyarakat hendaklah disertai transformasi secara seimbang, antara ekonomi, sosial dan lingkungan, kekuatan faktor itu akan membentuk kemandirian masyarakat, disamping faktor lainnya. Secara normatif penyelenggaraan program CSR, didorong oleh kesadaran untuk bertanggung jawab secara sosial, tetapi umumnya kepentingan untuk membentuk corporate image melalui bantuan terasa lebih menonjol, sehingga belum memikirkan aspek keberlanjutan pembangunan.

Keywords: CSR Islamic  Bank, Economy, Social, Environment

References

  1. Al-Quran Karim. Departemen Agama RI
  2. Bank Muamalat. (2011). Laporan Good Corporate Governance PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.
  3. Bank Muamalat. (2014). Laporan Good Corporate Governance PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.
  4. BNI Syariah. (2013). Laporan Tahunan Annual Report PT BNI Syariah
  5. BNI Syariah. (2014). Laporan Tahunan Annual Report PT Bank BNI Syariah Tbk
  6. Bowen, Howard R. (1953). Social Responsibility of the Businessman. The University of Michigan: Harper
  7. Chambers, R. (1996). Participatory Rural Appraisal: Memahami Desa Secara Partisipatif. Yogyakarta: Oxfam-Kanisius
  8. Chapra, M. Umer. (1992). Islam and The Economic Challenge. Published Jointly with the Islamic Foundation (UK)
  9. Djakfar, Muhammad. (2007). Etika Bisnis dalam Perspektif Islam. Malang: UIN Malang Press
  10. Elkington, John. (1999). Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line Twentieth Century Business. Oxford: Capstone
  11. Ferdinand, Augusty. (2006). Metode Penelitian Manajemen. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
  12. Ferrel, O. C., Hirt, Geoffrey A., and Ferrel, Linda. (2006). Business: A Changing Word. New York: McGraw-Hill
  13. Ife, Jim. (1995). Community Development: Creating Communty Alternatives. Vision. Analysis and Practice. Longman Australia
  14. Ife, Jim and Tegoriero, Frank. (2006). Community Development: Community-Based Alternatives in an Age of Globalisation. Australia: Pearson Education
  15. Inten, Meutia. (2009). Shari’ah Enterprise Theory sebagai Dasar Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial untuk Bank Syariah. Malang: Universitas Brawijaya
  16. Machendrawati, N., dkk. (2001). Pengembangan Masyarakat Islam. Bandung: Rosdakarya
  17. Mohammed, Jawed Akhtar. (2007). Corporate Social Responsibility in Islam (A. Thesis Submitted to Auckland University of Technology in Fultilment of the Requirements for The Degree of Doctor of Phildisosophy. Faculty of Business. New Zealand
  18. ---------------------------------. (2013). An Islamic Perspective of Corporate Social Responsibility. (gbsr e-journal of business, economics and social sciences page 102-119. e-isnn: 2289-4985) worldresearchconference.com (Diakses 14 Oktober 2014).
  19. Nor, Shifa Mohd. (2012). Integrating Moral in a Dynamic Model of Corporate Social Responsibility in Islamic Economics and Finance (Ph.D Student. School of Government and International Affairs. Durham University. Accepted. January 13. 2013). Asian and African Area Studies.
  20. Nyoman Suartha. (2012). Esensi Pemerintah Kabupaten Badung Terhadap Keberdayaan Masyarakat. Piramida Jurnal Kependudukan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Volume VIII No.2 hlm. 89-92
  21. Prenanto, Tisna. Peran Bank Syariah dalam Mengembangkan Usaha Kecil Menengah. Diakses pada laman http://www.kompasiana.com/sangsurya/peran-bank-syariah-dalam mengembangan-usaha-kecil-enengah_557d225a333114907b6616c. tanggal 30 Maret 2016 jam 15.10.
  22. Rachman, N., Ependi, M., Asep dan Wicaksana, Emir. (2011). Panduan Lengkap Perencanaan CSR. Jakarta: Penebar Swadaya
  23. Sholahuddin, Muhammad. (2009). World Revolution with Muhammad. Sidoarjo: Mashun
  24. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung : Alfabeta
  25. Supardi, Imam. (2003). Lingkungan Hidup dan Kelestariannya. Bandung: PT Alumni
  26. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Pasal 1 Ayat 1)
  27. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.
  28. Untung, Hendrik Budi. (2008). Corporate Social Responsibility. Jakarta: Sinar Grafika
  29. Wibisono, Yusuf. (2007). Membedah Konsep & Aplikasi CSR: Corporate Social Responsibility .Gresik: Fascho Publishing
  30. Yusuf, M. Yasir. (2010). Model Pelaksanaan CSR Bank Syariah (Kajian Empiris Pembiayaan Mikro Baitul Mal. Aceh), La_Riba. Jurnal Ekonomi Islam Volume IV No. 2.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.