The Role Of Women's Agency For Religious Moderation In Betang Culture

Authors

DOI:

https://doi.org/10.14421/musawa.2025.242.12-23

Keywords:

Women's agency, Religious moderation, Betang culture

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi peran agensi perempuan dalam proses moderasi beragama dalam budaya Betang di Kalimantan Tengah, Indonesia. Studi menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan delapan keluarga Betang sebagai subjek penelitian. Temuan utama menunjukkan bahwa perempuan memainkan peran penting dalam mendukung toleransi dan harmoni dalam masyarakat Betang, terutama melalui pendidikan dan praktek sehari-hari. Dalam membentuk karakter dan sikap anak-anak, perempuan membantu mereka memahami pentingnya hidup dalam harmoni tanpa memandang perbedaan agama. Selain itu, penelitian ini menyoroti bagaimana perempuan Betang memanfaatkan agensi mereka untuk melawan struktur sosial dan norma budaya yang patriarkal. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan penting tentang interaksi antara agensi perempuan dan moderasi beragama dalam konteks budaya Betang.

 

Keywords : Agensi perempuan, Moderasi beragama, Budaya Betang.

 

[The article explores the role of women’s agency in promoting religious moderation within the Betang culture of Central Kalimantan, Indonesia. Using a qualitative case study approach involving eight Betang families as research participants, the study reveals that women play a crucial role in fostering tolerance and social harmony within Betang communities, particularly through education and daily practices. In shaping children’s character and attitudes, women help them internalize the importance of living harmoniously regardless of religious differences. Furthermore, the study highlights how Betang women exercise their agency to challenge social structures and patriarchal cultural norms. Overall, the research provides valuable insights into the interplay between women’s agency and religious moderation in the unique socio-cultural context of Betang society.

 

Keywords: Women's agency, Religious moderation, Betang culture.]


References

Ajizah, N., dan K. Khomisah. “Aktualisasi Perempuan dalam Ruang Domestik dan Ruang Publik Perspektif Sadar Gender.” Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies 2, no. 1 (2021): Article 1. doi:10.15575/azzahra.v2i1.11908.

Bayumi, M. R., R. A. Jaya, dan B. M. Shalihah. “Kontribusi Peran Perempuan dalam Membangun Perekonomian sebagai Penguatan Kesetaraan Gender di Indonesia.” Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies 2, no. 2 (2022): Article 2. doi:10.24042/jwcs.v2i2.14317.

Christiani, E. “Transmisi Nilai Orang Tua Berbeda Agama pada Anak.” Acta Psychologia 1, no. 1 (2019): Article 1. doi:10.21831/ap.v1i1.43311.

Cohen, L., L. Manion, dan K. Morrison. Research Methods in Education. 8th ed. Routledge, 2017.

Daimah, D. “Peran Perempuan Dalam Membangun Kerukunan Umat Beragama: Studi Komparatif Indonesia Dan Malaysia.” EL-TARBAWI 11, no. 2 (2018): Article 2. doi:10.20885/tarbawi.vol11.iss2.art3.

Dewi, K. R. S., A. Andayani, dan N. E. Wardhani. “Citra Emansipasi Perempuan Dalam Kisah Mahabarata: Pelurusan Makna Peran Dan Kebebasan Bagi Perempuan Modern.” Jurnal Masyarakat dan Budaya 19, no. 2 (2017): Article 2. doi:10.14203/jmb.v19i2.492.

Djarkasi, A. S. “Kemitrasejajaran Gender: Pria dan perempuan dalam pembangunan.” Jurnal AKRAB 1, no. 4 (2010): Article 4. doi:10.51495/jurnalakrab.v1i4.62.

Guimbeau, A., X. J. Ji, N. Menon, dan Y. V. D. M. Rodgers. “Mining and women’s agency: Evidence on acceptance of domestic violence and shared decision-making in India.” World Development 162 (2023). doi:10.1016/j.worlddev.2022.106135.

Hendrastiti, T. K., dan S. Kusujiarti. “Ginger torch flower (unji): The identity of women’s agencies in the national park.” International Journal of Advanced Science and Technology 29, no. 3 (2020): 5690–99.

Huriani, Y., E. Zulaiha, dan R. Dilawati. “Implementasi Moderasi Beragama di Kalangan Perempuan dalam Perspektif Penyuluh Agama di Bandung Raya.” Jurnal Iman Dan Spiritualitas 2, no. 4 (2022): Article 4. doi:10.15575/jis.v2i4.21162.

Indah, I. “Peran-peran Perempuan dalam Masyarakat.” Academica: Majalah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 5, no. 2 (2013): 28495.

Kamenou, N. “Feminism contested and co-opted: Women, agency and politics of gender in the Greek and Greek-Cypriot far right.” European Journal of Women’s Studies 30, no. 1 (2023): 66–83. doi:10.1177/13505068221145412.

Khaerani, N. S. “Peran Wanita Dalam Perubahan Sosial Melalui Kepemimpinan Posdaya.” Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi 7, no. 1 (2017): Article 1. doi:10.17509/sosietas.v7i1.10352.

Khan, S., S. Thambiah, dan Y. H. Khoo. “Women’s Agency as Reason for Life Threats Among the Pashtuns in Pakistan: Narratives of Women Fleeing Honor Killing and Masculine Domination.” Violence Against Women 29, no. 3–4 (2023): 431–52. doi:10.1177/10778012221092468.

Kiftiyah, A. “Perempuan Dalam Partisipasi Politik Di Indonesia.” Jurnal Yuridis 6, no. 2 (2019): Article 2. doi:10.35586/jyur.v6i2.874.

Kumalasari, R. “Perempuan dan Moderasi Beragama: Potensi dan Tantangan Perempuan dalam Mewujudkan Moderasi Beragama.” Jurnal Hawa: Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak 4, no. 1 (2022). doi:10.29300/hawapsga.v4i1.6484.

Lao, H. A. E., E. Tari, dan M. Hale. “Pola Komunikasi Interpersonal Bagi Keluarga Beda Agama Di Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.” Harmoni 20, no. 1 (2021). doi:10.32488/harmoni.v20i1.493.

Lestari, P. “Peranan Dan Status Perempuan Dalam Sistem Sosial.” Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi 5, no. 1 (2011). doi:10.21831/dimensia.v5i1.3439.

Manembu, A. E. “Peranan Perempuan Dalam Pembangunan Masyarakat Desa (Suatu Studi di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara).” POLITICO: Jurnal Ilmu Politik 7, no. 1 (2018). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/politico/article/view/16329.

Mengistie, T. A. “Exploring women’s agency through adult education program in Ethiopia.” Cogent Social Sciences 8, no. 1 (2022). doi:10.1080/23311886.2022.2073672.

Michalos, A. C., ed. Encyclopedia of Quality of Life and Well-Being Research, 2014. https://link.springer.com/book/10.1007/978-94-007-0753-5.

Miles, M. B., A. M. Huberman, dan J. Saldana. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 4th edition. SAGE Publications, Inc., 2019.

Nisa, M. K., A. Yani, A. Andika, E. M. Yunus, dan Y. Rahman. “Moderasi Beragama: Landasan Moderasi dalam Tradisi berbagai Agama dan Implementasi di Era Disrupsi Digital.” Jurnal Riset Agama 1, no. 3 (2021). doi:10.15575/jra.v1i3.15100.

Octaviany, C., Y. Bahari, dan A. Zakso. “Analisis Partisipasi Wanita Dalam Pelestarian Tenun Ikat Suku Dayak Desa Di Rumah Betang Ensaid Panjang Sintang.” Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) 9, no. 7 (2020). doi:10.26418/jppk.v9i7.41357.

Probosiwi, R. “Perempuan Dan Perannya Dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial (Women And Its Role On Social Welfare Development).” Natapraja 3, no. 1 (2015). doi:10.21831/jnp.v3i1.11957.

Rahayu, L. R., dan P. S. W. Lesmana. “Potensi Peran Perempuan dalam Mewujudkan Moderasi Beragama di Indonesia.” Pustaka: Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya 20, no. 1 (2020): 31–37. doi:10.24843/PJIIB.2020.v20.i01.p05.

Rani, M. C., dan W. P. Ratnasari. “Pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan potensi budaya lokal.” EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial 10, no. 1 (2021): 78–89. doi:10.15408/empati.v10i1.21505.

Rodiyah, R. “Peran Perempuan Dalam Melestarikan Berbagai Tradisi Lokal.” Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam 3, no. 1 (2018). doi:10.29300/ttjksi.v3i1.1554.

Rohmah, S., R. P. Ilahi, dan Y. Huraini. “Peran Perempuan dalam Terwujudkan Moderasi Beragama di Era Pandemi covid-19: Studi Analisis Muslimah Reformis.” Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak 3, no. 2 (2021). doi:10.24235/equalita.v3i2.9838.

Samsidar, S. “Peran Ganda Wanita dalam Rumah Tangga.” AN-NISA: Jurnal Studi Gender Dan Anak 12, no. 2 (2020). doi:10.30863/annisa.v12i2.663.

Sazali, H., dan A. Mustafa. “New Media dan Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia.” Jurnal Komunikasi 17, no. 2 (2023): Article 2. doi:10.20885/komunikasi.vol17.iss2.art3.

Sengupta, P. “Making (Ab)sense of Women’s Agency and Belonging in Citizenship Debates in India: Analysing the Shaheen Bagh Protests as ‘Act(s) of Citizenship.’” Social Change, 2021. doi:10.1177/00490857211040248.

Seran, E. Y., dan M. Mardawani. “Kearifan Lokal Rumah Betang Suku Dayak Desa Dalam Perspektif Nilai Filosofi Hidup (Studi Etnografi: Suku Dayak Desa, Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai).” JURNAL PEKAN: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan 5, no. 1 (2020): Article 1. doi:10.31932/jpk.v5i1.703.

Subagyo. “Pengembangan Nilai Dan Tradisi Gotong Royong Dalam Bingkai Konservasi Nilai Budaya.” Indonesian Journal of Conservation 1, no. 1 (2012): Article 1. doi:10.15294/ijc.v1i1.2065.

Sulistyowati, Y. “Kesetaraan Gender Dalam Lingkup Pendidikan Dan Tata Sosial.” IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies 1, no. 2 (2021): Article 2. doi:10.21154/ijougs.v1i2.2317.

Vizheh, M., Y. Zurynski, J. Braithwaite, dan F. Rapport. “Determinants of women’s agency in accessing and utilising reproductive healthcare services; a systematic review.” Culture, Health and Sexuality, 2023. doi:10.1080/13691058.2023.2200814.

Wahyudi, V. “Peran Politik Perempuan dalam Persfektif Gender.” Politea: Jurnal Politik Islam 1, no. 1 (2018): Article 1. doi:10.20414/politea.v1i1.813.

Wiratri, A. “Menilik Ulang Arti Keluarga Pada Masyarakat Indonesia.” Jurnal Kependudukan Indonesia 13, no. 1 (2018): Article 1. doi:10.14203/jki.v13i1.305.

Yadav, P. “Can women benefit from war? Women’s agency in conflict and post-conflict societies.” Journal of Peace Research 58, no. 3 (2021): 449–61. doi:10.1177/0022343320905619.

Downloads

Published

2025-10-22