Audio Visual Dakwah Media Baru Khalid Basalamah Perspektif Honeycomb Social Media

Main Article Content

Apang Abdul Goffar
Nanda Fahrun Nisa

Abstract

This article describes the audio-visual da'wah as a form of da'wah innovation in the digital era. By using the honeycomb social media concept, this paper will explore the role of the seven honeycomb social media frameworks in audio-visual da'wah activities on YouTube. This paper focuses on the discussion of the audio-visual da'wah conducted by Ustadz Khalid Basalamah on his personal YouTube channel. Khalid Basalamah Official Channel is one of the audio-visual da'wah activists through YouTube which has the most subscribers and its da'wah is in great demand by many people. By using the virtual observation method or online observation of audio-visual da'wah conducted by Ustadz Khalid Basalamah on his youtube channel. This article is important to read if you want to see the role of the honeycomb concept that has emerged in the last 10 years in the world of media studies and is widely used as a reference by social media researchers, in connection with Ustadz Khalid Basalamah's audio-visual da'wah activities on YouTube. Finally, it is known that there are two blocks in the honeycomb social media framework that have a role in seeing the success of Ustadz Khalid Basalamah's audio-visual da'wah.

[Artikel ini menjelaskan tentang audio visual dakwah sebagai bentuk inovasi dakwah di era digital. Dengan menggunakan konsep honeycomb social media, tulisan ini akan mengeksplorasi peran tujuh kerangka honeycomb social media dalam aktivitas audio visual dakwah di youtube. Tulisan ini memfokuskan pembahasan pada audio visual dakwah yang dilakukan oleh Ustadz Khalid Basalamah di kanal youtube pribadinya. Kanal Khalid Basalamah Official merupakan salah satu aktivis audio visual dakwah melalui youtube yang memiliki pelanggan terbanyak dan dakwahnya sangat diminati oleh banyak kalangan. Dengan menggunakan metode pengamatan virtual atau pengamatan online atas dakwah audio visual yang dilakukan oleh Ustadz Khalid Basalamah di kanal youtubenya. Tulisan ini penting untuk dibaca jika ingin melihat peran konsep honeycomb yang muncul dalam 10 tahun terakhir di dunia media studies dan banyak dijadikan rujukan oleh para peneliti media sosial, dalam hubungannya dengan aktivitas audio visual dakwah Ustadz Khalid Basalamah di youtube. Akhirnya diketahui bahwa terdapat dua blok dalam kerangka honeycomb social media yang memiliki peran dalam melihat keberhasilan audio visual dakwah Ustadz Khalid Basalamah.]

Downloads

Download data is not yet available.
Abstract Viewed = 69 times
PDF downloaded = 38 times


Article Details

How to Cite
Goffar, A. A., & Nisa, N. F. (2021). Audio Visual Dakwah Media Baru Khalid Basalamah Perspektif Honeycomb Social Media. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama Dan Masyarakat, 5(1), 130–149. https://doi.org/10.14421/panangkaran.2021.%x
Section
Articles

References

Baccarella, C. V., Wagner, T. F., Kietzmann, J. H., & McCarthy, I. P. 2018. “Social media? It’s serious! Understanding the Dark Side of Social Media”, European Management Journal, 36 (4).

Bastomi, H. 2020. “Implementasi Dakwah Moderat Melaui Media Virtual Youtube Dalam Channel eL Yeka”, AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, 7.

Boughzala, I. 2016. “Social Media and Value Creation: Exploring the Perception of Generation Y toward Corporate Social Networking Applications Use”, Journal of Organizational and End User Computing, 28 (2).

Bunt, G. R. 2018. Hashtag Islam: How cyber-Islamic environments are transforming religious authority. The University of North Carolina Press.

Devi Affandi, N. R., & Octavianti, M. 2019. “KOMUNIKASI DAKWAH PEMUDA HIJRAH”, Jurnal Manajemen Komunikasi, 3.

Digital Marketing Models: The Honeycomb model. (2017, Agustus 2). Smart Insights. https://www.smartinsights.com/social-media-marketing/social-media-strategy/digital-marketing-models-honeycomb-model/

Dihujat Netizen Karena Dikaitkan dengan Kasus Pelecehan Via Vallen, Marko Simic Matikan Kolom Komentar—Bolasport.com. (t.t.). Diambil 7 Juli 2021, dari https://www.bolasport.com/read/311417377/dihujat-netizen-karena-dikaitkan-dengan-kasus-pelecehan-via-vallen-marko-simic-matikan-kolom-komentar

Faiqah, F., Nadjib, M., & Amir, A. S. 2016. “YOUTUBE SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI BAGI KOMUNITAS MAKASSARVIDGRAM. KAREBA”, Jurnal Ilmu Komunikasi.

Hirschkind, C. 2001. “The Ethics of Listening: Cassette-SermonAudition in Contemporary Egypt” American Ethnologist, 28 (3).

Ketika Salafi Berlari dan Muhammadiyah-NU Berusaha Mengejarnya. (2019, September 20). Islami[Dot]Co. https://islami.co/ketika-salafi-berlari-dan-muhammadiyah-nu-berusaha-mengejarnya/

Khalid Basalamah. 2021. Dalam Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Khalid_Basalamah&oldid=18347913

Kietzmann, J. H., Hermkens, K., McCarthy, I. P., & Silvestre, B. S. 2011. “Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media”, Business Horizons, 54 (3).

Mengapa polisi harus mempidanakan penulis Jokowi Undercover? - BBC News Indonesia. (t.t.). Diambil 7 Juli 2021, dari https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-38496945

Munfaridah, T. 2013. “STRATEGI PENGEMBANGAN DAKWAH KONTEMPORER”, Al-Munqidz : Jurnal Kajian Keislaman, 2 (2).

Nisa, E. F. 2018. Kreatif dan Menguntungkan Daʿ wa: Budaya Visual Instagram di kalangan Remaja FemaleMuslim di Indonesia. 32.

Noviyanto, K. 2020. “PERGESERAN MEDIA PENYIARAN ISLAM DI TENGAH WABAH CORONAVIRUS DISEASE 2019 (Studi Analisis Konten Channel Youtube Penyiar Islam)”, Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi, 3 (2).

Orlowski, J. (2020, Januari 26). The Social Dilemma [Docudrama; Mp4]. Netflix.

Positif + | Facebook. (t.t.). Diambil 7 Juli 2021, dari https://web.facebook.com/upsoclpositif.id/videos/?_rdc=1&_rdr

Silva, S. C., Feitosa, W., Duarte, P., & Vasconcelos, M. 2020. “How to increase engagement on social media using the honeycomb model: A case study in a Portuguese HR company”, Revista de Gestão, 27 (2).

Sindikat Perampok Bermodus Teman Medsos Tak Sesali Perbuatannya—News Liputan6.com. (t.t.). Diambil 7 Juli 2021, dari https://www.liputan6.com/news/read/3142208/sindikat-perampok-bermodus-teman-medsos-tak-sesali-perbuatannya

Social Media and Mental Health. (t.t.). 11.

Suharto, S., & Mutmainna, N. (2019). “DAKWAH DI MEDIA SOSIAL DARING: TINJAUAN CERAMAH KHALID BASALAMAH DI YOUTUBE”, Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi, 14 (2).

The Honeycomb Model of Social Media. (2021, Januari 21). The Marketing Sage. http://www.themarketingsage.com/the-honeycomb-model-of-social-media/

The world’s most valuable resource is no longer oil, but data | The Economist. (t.t.). Diambil 7 Juli 2021, dari https://www.economist.com/leaders/2017/05/06/the-worlds-most-valuable-resource-is-no-longer-oil-but-data

Vebryto, R., & Irwansyah. 2020. “Pencurian Data dan Informasi di Media Sosial melalui Informasi Hoax: Studi Kasus pada Media Sosial Facebook”, PERSPEKTIF, 9 (2).

Whittaker, E., & Kowalski, R. M. (2015). “Cyberbullying Via Social Media”, Journal of School Violence, 14 (1).

YouTube. (2021). Dalam Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas. https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=YouTube&oldid=18575715