Rekonstruksi Kompetensi Kepribadian Guru Berbasis Makarim Al-Syari’ah sebagai Fondasi Penguatan Profesionalisme Guru Madrasahs

Ririn Isnadia
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
Dian Rofi Anisa
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
Fhina Ardini
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
Hana Mufidah
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
Sitti Hawa
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
Sri Wahyuni
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
Published: 2026-06-06
Pages: 249-258
Section:
PDF Copyright Share

Main Article Content

Abstract

The era of disruption and digitalization presents increasingly complex challenges for the educational sector, requiring teachers not only to possess strong academic and pedagogical competencies but also to demonstrate resilient personal character in responding to moral crises and the evolving characteristics of students. This study aims to reconstruct teachers’ personality competence through the integration of Makārim al-Syarī‘ah values as a foundational framework for strengthening teacher professionalism in madrasah education. Employing a qualitative approach with a library research method, the study analyzes a range of scholarly literature related to teacher personality competence, the concept of Makārim al-Syarī‘ah, and professional standards for educators. The findings reveal that the reconstruction of personality competence based on Makārim al-Syarī‘ah, which emphasizes the purification and development of the human soul through the values of hikmah (wisdom), ‘iffah (self-restraint), syajā‘ah (moral courage), and ‘adālah (justice), is capable of transforming teachers into authentic role models (uswah hasanah) with strong integrity and exemplary character. The integration of these virtues contributes to the enhancement of professional ethics, spiritual responsibility, honesty, and moral commitment in educational practice. This study concludes that personality competence grounded in religious values constitutes a strategic factor in improving the quality of madrasah education, as it directly influences students’ character development, learning motivation, and the creation of a conducive and adaptive educational environment in the digital age.

Keywords:

Digital Era Makārim Al-Syarīah Teacher Professionalism Madrasah Education Teacher Personality Competence

Article Details

References

Abdul Majid. (2012). Belajar dan pembelajaran pendidikan agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Akbar, F., dkk. (2025). Kompetensi guru dalam menghadapi tantangan Society 5.0 dan transformasi pendidikan digital. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 11(1), 45–58.

Al-Attas, S. M. N. (1999). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).

Al-Ghazali. (2005). Ihya' Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.

Asyha, A. F., dkk. (2025). Etika profesi guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis karakter. Jurnal Kependidikan Islam, 9(2), 122–136.

Barnawi, & Arifin, M. (2012). Etika dan profesi kependidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Campbell, E. (2003). The ethical teacher. Maidenhead: Open University Press.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Dahliana, & Indriyati, S. (2024). Internalisasi nilai etika dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 67–80.

Daun, T., & Jusuf, R. (2023). Kompetensi kepribadian guru dan implikasinya terhadap mutu pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah dan Keguruan, 8(3), 201–214.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Fahrudin, A. (2021). Profesionalisme guru di era digital: Tantangan dan strategi penguatan kompetensi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 145–157.

Fauzi, A., & Herlina, I. (2019). Pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 95–108.

Fauzan, M. (2023). Konsep Makarim al-Syari’ah dan relevansinya dalam pendidikan Islam kontemporer. Jurnal Studi Islam dan Pendidikan, 15(1), 33–49.

Fitriatin, N., dkk. (2024). Prinsip-prinsip etika Islam dalam pengembangan profesionalisme tenaga pendidik. Jurnal Pendidikan Islam Multidisipliner, 6(1), 1–15.

Fullan, M., & Hargreaves, A. (2012). Professional capital: Transforming teaching in every school. New York: Teachers College Press.

Haidir, S., & Siregar, N. (2020). Kompetensi kepribadian guru dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Edukasi, 18(1), 78–90.

Janawi. (2012). Kompetensi guru: Citra guru profesional. Bandung: Alfabeta.

Khoirun Nisa, dkk. (2022). Kompetensi kepribadian guru dan pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 29(1), 55–68.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Kurniawan, S. (2020). Penguatan karakter guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 112–125.

Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2014). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mu’is, A. (2020). Profesionalisme guru madrasah dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 87–101.

Musbaing. (2023). Hubungan kompetensi kepribadian guru dengan iklim sekolah yang kondusif. Jurnal Pendidikan Dasar dan Islam, 7(1), 53–66.

Muyasaroh, L. (2022). Makarim al-Syari’ah sebagai paradigma pendidikan karakter dalam Islam. Jurnal Pemikiran Islam, 13(2), 144–158.

Mulyasa, E. (2013). Uji kompetensi dan penilaian kinerja guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nadia, dkk. (2025). Rekonstruksi kompetensi guru pada era kecerdasan buatan dan Society 5.0. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(1), 21–37.

Nefli Yolanda, R., dkk. (2024). Kode etik profesi guru sebagai instrumen penguatan integritas pendidik. Jurnal Administrasi Pendidikan, 11(2), 98–110.

Nurfuadi. (2024). Etika profesi keguruan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Radinal, W. (2021). Pengembangan kompetensi guru pada era disrupsi teknologi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 4659–4666.

Rinah. (2025). Implementasi etika profesi guru dalam pendidikan Islam. Jurnal Tarbawi, 10(1), 40–54.

Sariman, dkk. (2021). Kompetensi kepribadian dan kinerja guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 170–182.

Tambak, S. (2023). Profesionalisme guru pendidikan Islam berbasis nilai-nilai spiritual. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 20(1), 15–30.

Tanamal, D. T. (2024). Kontribusi kompetensi kepribadian guru terhadap pembentukan karakter peserta didik pada lembaga pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 181–194.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Wulandari, D. (2018). Kompetensi guru dan profesionalisme pendidikan dalam perspektif kebijakan nasional. Jurnal Pendidikan Nasional, 6(2), 91–103.

Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.