LOVE AS THE FOUNDATION FOR THE FORMATION OF RELIGIOUS CHARACTER IN ISLAMIC EDUCATION

Main Article Content

Roshy Nur Khoiroh
Ahmad Barizi
Nabilatun Mubasyiroh

Abstract

Islamic religious education faces a fundamental problem: the dominance of cognitive approaches that neglect the affective dimension results in shallow value internalization, leaving students' religious character fragile against the pervasive negative influences of the digital age. This study employs a qualitative library research approach through thematic analysis, cross-source interpretation, and source triangulation. The theoretical framework rests on the concept of mahabbah as articulated by Al-Ghazali, who positions love as the pinnacle of spiritual development and the engine of intrinsic motivation; Rabi'ah Al-Adawiyah, who emphasizes the purity of divine love as a prerequisite for authentic value internalization; and Ibn Miskawayh, who grounds love as the ethical foundation of social relations and moral excellence integrated with the Love-Based Curriculum of Indonesia's Ministry of Religious Affairs. The findings demonstrate that mahabbah functions as a transformative force unifying the spiritual, emotional, and social dimensions of character formation, producing graduates who are morally resilient, empathic, and oriented toward the common good.


 


Keyword: Love (Mahabbah); Love-Based Curriculum; Religious Character; Islamic Education. Digital Era


 


Pendidikan agama Islam menghadapi problem mendasar: dominasi pendekatan kognitif yang mengabaikan dimensi afektif menyebabkan nilai-nilai agama tidak terinternalisasi secara mendalam, sehingga karakter religius peserta didik rapuh di tengah derasnya pengaruh negatif era digital. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan analisis tematik, interpretasi lintas sumber, dan triangulasi data. Kerangka teori bertumpu pada konsep mahabbah menurut Al-Ghazali yang menempatkan cinta sebagai puncak spiritual dan motor motivasi intrinsik, Rabi'ah Al-Adawiyah yang menekankan kemurnian cinta sebagai syarat internalisasi nilai, dan Ibnu Miskawaih yang menjadikan cinta sebagai fondasi relasi sosial dan kesempurnaan akhlak, diintegrasikan dengan Kurikulum Berbasis Cinta Kementerian Agama RI. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahabbah berperan sebagai kekuatan transformatif yang menyatukan dimensi spiritual, emosional, dan sosial dalam pembentukan karakter religius yang holistik, tangguh secara moral, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.


 


Kata kunci: Cinta(Mahabbah); Kurikulum Berbasis Cinta; Karakter Religius; Pendidikan Islam. Era Digital

Article Details

Section

Articles

References

Adlini, Miza Nina, Anisya Hanifa Dinda, Sarah Yulinda, Octavia Chotimah, dan Sauda Julia Merliyana. “Metode penelitian kualitatif studi pustaka.” Edumaspul: Jurnal Pendidikan 6, no. 1 (2022): 974–80.

al, Suherman Saleh [et. Arus Baru Pemikiran Islam: Catatan Kritis dari Gang Buni Ciputat. Penerbit A-Empat, 2021.

Andrianie, Santy, Laelatul Arofah, dan Restu Dwi Ariyanto. Karakter religius: Sebuah tantangan dalam menciptakan media pendidikan karakter. Penerbit Qiara Media, 2022. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=IcBmEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA50&dq=karakter+religius&ots=fqTGZZs4Ei&sig=XPT1g0gsZD61_0aZf_lvlTA8Y7I.

Asdiqoh, Siti. Implementasi pendidikan karakter pada siswa madrasah aliyah negeri 1 boyolali. LP2M Press IAIN Salatiga, 2019. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=kFnzDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=pendidikan+karakter+madrasah+aliyah&ots=n4GwrBi8Ze&sig=tGJ6bn05JCFb9ZLJbOLBoSXDIpc.

Aslan, Aslan, dan Opan Arifudin. “Analisis Dampak Kurikulum Cinta Dalam Pendidikan Islam Sebagai Pendidikan Transformatif Yang Mengubah Perspektif Dan Sikap Peserta Didik: Kajian Pustaka Teoritis Dan Praktis.” Prosiding Seminar Nasional Indonesia 3, no. 1 (2025): 83–94. http://sociohum.net/index.php/PROSIDINGNASIOANAL/article/view/299.

Bali, Muhammad Mushfi El Iq, dan Nurul Fadilah. “Internalisasi Karakter Religius di Sekolah Menengah Pertama Nurul Jadid.” Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam 9, no. 1 (2019): 1–25.

Barni, Mahyudin. “Perspektif pendidikan Islam berbasis cinta dan kasih sayang.” Intelegensia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 8, no. 2 (2023): 62–74.

Budiantoro, Wahyu. “Konsep Cinta (Mahabbah) dalam Logika Komunikasi Transendental.” Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 1, no. 1 (2021). https://ejournal.amertamedia.co.id/index.php/amerta/article/view/3.

Dahlan, Mukhtar Zaini. “Internalisasi Nilai-Nilai Agama Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa.” Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme 4, no. 3 (2022): 335–48.

Fahmi, Muhammad Nahdi, dan Sofyan Susanto. “Implementasi pembiasaan pendidikan islam dalam membentuk karakter religius siswa sekolah dasar.” Pedagogia: Jurnal Pendidikan 7, no. 2 (2018): 85–89.

Isnaini, Hazizah. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Siswa.” Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 1, no. 4 (2024): 95–111.

Ismail, Roni. Menuju Hidup Islami. Yogyakarta: Insan Madani, 2009.

--------. Menuju Muslim Rahmatan Lil’alamin. Yogyakarta: Suka Press, 2016.

--------. “Beragama Bahagia Untuk Bina Damai: Kajian atas Keberagamaan Matang Menurut William James”, Living Islam, Vol. 7, No. 1, 2024. 145-162. DOI: https://doi.org/10.14421/lijid.v7i1.5277

--------. “Konsep Toleransi dalam Psikologi Agama (Tinjauan Kematangan Beragama)”, Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, Vol. 8, No. 1, 2012.

--------. “Religiosity to Minimize Violence: A Study of Solo Indonesian Society”, Revista de Gestao Social e Ambietal, 18 (6), e05426-e05426, 2024;

Khairiah, Dina, dan Ali Wardhana Manalu. “Fisafat PAUD: Kajian Akhlak Menurut Ibnu Miskawaih.” BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 1, no. 1 (2021): 32–46.

Koto, Muthya Khairunnisa, Eva Khairani Hasibuan, Rizki Rey Sandi, Ahmad Syafrizal Banjir Siregar, dan Ahmad Darlis. “Pendidikan Islam dan Kurikulum Cinta.” NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 12, no. 8 (2025): 3278–87.

Kumalla, Ayub. “Konsep Mahabbah (Cinta) dalam ‘Rubaiyat’ Karya Rumi dan Relevansinya dalam Pendidikan Agama Islam.” PhD Thesis, UIN Raden Intan Lampung, 2019. https://www.academia.edu/download/111416291/295428355.pdf.

kumparan. “Krisis Moral Anak Indonesia: Tantangan Pendidikan dalam Era Digital.” Diakses 14 Desember 2025. https://kumparan.com/annepratiwi-sasingunand/krisis-moral-anak-indonesia-tantangan-pendidikan-dalam-era-digital-23SqeecGAvp.

Mainuddin, Mainuddin, Tobroni Tobroni, dan Moh Nurhakim. “Pemikiran Pendidikan Karakter Al-Ghazali, Lawrence Kolberg dan Thomas Lickona.” Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 6, no. 2 (2023): 283–90.

MASHUDA, MASHUDA. “RELEVANSI PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG PENDIDIKAN AKHLAK BAGI GENERASI Z: STUDI EMPIRIS DI MTS MA’ARIF KALIWIRO WONOSOBO JAWA TENGAH.” PhD Thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2024. http://repository.unissula.ac.id/38142/.

Mustamin, Kamaruddin. “Konsep Mahabbah Rabi’ah Al-Adawiyah.” Farabi 17, no. 1 (2020): 66–76.

Muthahhari, Murtadha. Munusia Seutuhnya : studi kritis berbagai pandangan filosofis. Sadra Press, 2012.

Nurbaya, N., Nurlaelah Abbas, dan Indo Santalia. “Rabiah al-Adawiyah dan Mahabbah Al-Ghazali.” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 3, no. 1 (2025). https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/2095.

Oktari, Dian Popi, dan Aceng Kosasih. “Pendidikan karakter religius dan mandiri di pesantren.” Jurnal pendidikan ilmu sosial 28, no. 1 (2019): 42.

Prasetiya, Benny, dan Yus Mochamad Cholily. Metode Pendidikan karakter Religius paling efektif di sekolah. Academia Publication, 2021. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=Lsg3EAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=karakter+religius&ots=DlhD9OrhYw&sig=rJZjT2tLb-DUyx8DvKsvrYouQSE.

Pridayani, Melinda, dan Ahmad Rivauzi. “Faktor Pendukung dan Penghambat Pelaksanaan Program Penguatan Pendidikan Karakter Religius Terhadap Siswa.” An-Nuha 2, no. 2 (2022): 329–41.

“Qur’an Kemenag.” Diakses 29 Oktober 2025. https://quran.kemenag.go.id/.

Raharja, Anisa Dewi, dan Kun Nurachadija. “Peran Sekolah Islam Terpadu dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa.” Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) 3, no. 1 (2023): 10–15.

Rahmadayani, Putri, Badarussyamsi Badarussyamsi, dan Minnah el-Widdah. “Penanaman nilai-nilai pendidikan Islam dalam peningkatan karakter religius siswa.” Al-Miskawaih: Journal of Science Education 1, no. 2 (2022): 213–38.

Sukiyat, H. Strategi implementasi pendidikan karakter. Jakad Media Publishing, 2020. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=g6XODwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=strategi+pembelajaran+pendidikan+karakter&ots=Ohd30E9Wj1&sig=lmC5XB2W2hPrKOzDWAn13zWr25c.

Suyudi, H. M., Wahyu Hanaf Putra, dan M. Pd. Pendidikan Islam: Potret perubahan yang berkelanjutan. Penerbit Adab, 2024. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=jRr0EAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA61&dq=Relevansi+Filsafat+Agamis+Konservatif+Al-Ghazali+bagi+Guru+Madrasah+dalam+Meningkatkan+Motivasi+Mengajar+di+Era+Digital+&ots=nd8I0THG-W&sig=Pjk7C02qImBo9jL85eEF3Cyga08.

Wibowo, Yusuf Rendi, Nur Hidayat, dan Fatonah Salfadilah. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 9, no. 01 (2024): 536–53.

Widyastuti, Ike, dan Dartim Dartim. “Pemikiran al-Ghazali dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di era digital.” Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru 10, no. 2 (2025): 1041–49.