ECO-THEOLOGY AND MINING MANAGEMENT POLICY BY RELIGIOUS ORGANIZATIONS IN INDONESIA: AN ISLAMIC PERSPECTIVE

Main Article Content

Muh. Mukhlish Abidin
Umi Farihah Arif

Abstract

This study aims to analyze the Indonesian government's policy of granting special mining business permits (WIUPK) to religious community organizations (ormas) for their participation in managing mines using an Islamic eco-theology analysis. The granting of these permits has sparked debate from many parties and concerns arise about overlapping economic interests, environmental ethics, and spiritual responsibilities, making this phenomenon interesting to study. This study uses a qualitative-descriptive approach with a literature analysis of religious sources in the form of texts of the Qur'an and hadith, state regulations, and academic literature on eco-theology. Based on the analysis, the results show that Islam teaches the values ​​of balance (mizan), justice (al-'adl), and the value of welfare (istishlah). These principles are highly relevant for mining governance to utilize natural resources without causing damage. Thus, it can be concluded that Islamic eco-theology can serve as a moral and spiritual foundation for mining management by religious organizations so that the implementation of this policy runs according to expectations for the welfare of the community. Islamic eco-theology serves as a guideline for mining activities that can become a field for preaching and social worship, as well as sustainable development that is rahmatan lil-‘alamin.


Keyword: Islamic eco-theology, public policy, mining, religious organizations

 


Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia yang memberikan wilayah izin usaha pertambangan khusus (WIUPK) kepada organisasi masyarakat (ormas) keagamaan dalam keikutsertaannya mengelola tambang dengan analisis ekoteologi Islam. Pemberian izin ini sempat menimbulkan perdebatan dari banyak pihak dan dikhawatirkan terjadi tumpang tindih antara kepentingan ekonomi, etika lingkungan, dan tanggung jawab spiritual sehingga fenomena ini menarik untuk dikaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis kepustakaan terhadap sumber keagamaan berupa teks Al-Qur’an dan hadis, regulasi negara, dan literatur akademik tentang ekoteologi. Berdasarkan analisis, hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam mengajarkan nilai-nilai keseimbangan (mizan), nilai keadilan (al-‘adl) dan nilai kemaslahatan (istishlah). Prinsip-prinsip ini sangat relevan bagi tata kelola tambang untuk memanfaatkan sumber daya alam tanpa harus menimbulkan kerusakan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekoteologi Islam dapat menjadi landasan moral dan spiritual dalam pengelolaan tambang oleh ormas keagamaan agar implementasi kebijakan ini berjalan sesuai harapan untuk kesejahteraan umat. Ekoteologi Islam menjadi pedoman dalam kegiatan tambang yang bisa menjadi ladang dakwah dan ibadah sosial, serta pembangunan berkelanjutan yang rahmatan lil-‘alamin.


Kata kunci: ekoteologi Islam, kebijakan publik, tambang, ormas keagamaan

Article Details

Section

Articles

References

Abidin, A. Z., dan F. Muhammad. “Tafsir Ekologis dan Problematika Lingkungan: Studi Komparatif Penafsiran Mujiyono Abdillah dan Mudhofir Abdullah terhadap Ayat-Ayat tentang Lingkungan.” Qof 4, no. 1 (2020): 1–18.

Abdullah, Amin. “Ilmu, Agama dan Budaya: Islam dan Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora dalam Paradigma Integrasi–Interkoneksi Keilmuan.” Dalam Proceeding Islam dan Pengembangan Ilmu Sosial Humaniora. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, UIN Sunan Kalijaga, 2014.

Amelia, E. R., D. B. Setiawan, E. Eduwin, dan U. W. Sagena. “Ironi Kebijakan Energi Pemerintah dan Peran Ormas di Dalamnya.” Kompak: Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 17, no. 2 (2024): 388–398.

Arofah, Iin, Wahid Abdul Kudus, dan Haryono. “Keadilan Distributif Masyarakat Desa Batukuda (Studi Kasus Industri Tambang Pasir).” Jurnal Pendidikan Tambusai 9, no. 3 (2025).

Ar-Rāgib al-Aṣfahānī. Al-Mufradāt fī Garīb al-Qur’ān. Beirut: Dār al-Qalam, 2002.

Atsari, A. S., dan I. Wanusmawatie. “Analisis Kebijakan tentang Klientelisme dalam Pemberian Izin Tambang untuk Ormas Keagamaan di Indonesia.” Arus Jurnal Sosial dan Humaniora 5, no. 2 (2025): 1320–1329.

Badan Riset dan Inovasi Nasional. “Mengulas Pro Kontra Pemberian Izin Usaha Tambang untuk Ormas Keagamaan.” 30 Agustus 2024. https://brin.go.id/news/120472/mengulas-pro-kontra-pemberian-izin-usaha-tambang-untuk-ormas-keagamaan.

Barizi, Ahmad, dan SDA Defi Yufarika. “Ekologi dalam Al-Qur’an dan Hadis: Implikasinya terhadap Kurikulum Pendidikan Islam.” Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah 9, no. 2 (2025): 1033–1044.

Bernike, Geby, et al. “Tinjauan Yuridis Pemberian Izin kepada Ormas Keagamaan dalam Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024.” Padjadjaran Law Review 12, no. 2 (2024): 157–170. https://doi.org/10.56895/plr.v12i2.1813.

Clark, G. B., dan J. L. Mero. “Mining.” Dalam Encyclopedia Britannica. 12 Desember 2025. https://www.britannica.com/technology/mining.

Denzin, Norman K., dan Yvonna S. Lincoln, eds. The Sage Handbook of Qualitative Research. Thousand Oaks, CA: Sage, 2011.

Dessy, Mohamad Dziqie Aulia Al-Farauqi, dan Anita Shalehah. “Environmental Democracy and Access Right: Keterlibatan Masyarakat terhadap Kebijakan Pertambangan Batubara Ilegal.” QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora 3, no. 3 (2025).

Faza, M. D. “Fikih Ekologi: Formulasi Fikih untuk Pelestarian Lingkungan melalui Pendekatan Maqāṣid al-Sharī‘ah.” Al-Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Keislaman 11, no. 4 (2024): 397–408.

Harita Nickel (PT Trimegah Bangun Persada Tbk). Laporan Keberlanjutan 2024. Laporan keberlanjutan tahunan. 14 April 2025. https://tbpnickel.com/files/sustainability_assets/Laporan%20Keberlanjutan%20Harita%20Nickel%202024.pdf.

Hasan, M. N. “Disharmonisasi Perizinan Tambang Prioritas Ormas Keagamaan Berdasarkan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 dan Pasal 83A Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024 Perspektif Siyasah Dusturiyah.” Al-Balad: Journal of Constitutional Law 7, no. 1 (2025): 59–76.

Herlina, Nina, dan Ukilah Supriyatin. “AMDAL sebagai Instrumen Pengendalian Dampak Lingkungan dalam Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan.” Jurnal Ilmiah Galuh Justisi 9, no. 2 (2021): 204–218.

Hudriyah Mundzir, Sri Hudiarini, dan Shohib Muslim. “Politik Hukum Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara dengan Pendekatan Economic Analysis of Law.” Prosiding SENTIA 8 (2016): 16–22.

Irena, F., dan M. I. F. Rahayu. “Regulasi Hukum Lingkungan dan Jaminan Reklamasi dalam Industri Pertambangan di Indonesia.” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia 9, no. 1 (2024): 285–300.

Ismail, Roni. Menuju Muslim Rahmatan Lil’Alamin. Yogyakarta: Suka Press, 2016.

Ismail, Roni. “Hakikat Monoteisme Islam (Kajian atas Konsep Tauhid Laa Ilaaha Illallah), Religi, Vol. X, No. 2, Juli 2014.

Izutsu, Toshihiko. God and Man in the Qur’an: Semantics of the Qur’anic Weltanschauung. London: Keagan Paul International, 2002.

Keraf, A. Sonny. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Kompas, 2010.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. “Reklamasi dan Upaya Produktif pada Lahan Bekas Tambang.” 12 Agustus 2018. https://www.esdm.go.id/en/media-center/arsip-berita/reklamasi-dan-upaya-produktif-pada-lahan-bekas-tambang.

———. “Pemerintah Cabut Empat Izin Perusahaan Tambang di Raja Ampat.” 21 Oktober 2025. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pemerintah-cabut-empat-izin-perusahaan-tambang-di-raja-ampat.

Marri, M. Y. K., A. M. Sadozai, H. M. F. Zaman, dan M. I. Ramay. “The Impact of Islamic Work Ethics on Job Satisfaction and Organizational Commitment.” International Journal of Business and Behavioral Sciences 2, no. 12 (2012): 32–45.

Mumbunan, Sonny, Riko Wahyudi, Arsyi Rahman Mohammad, Ary Sulistyo, dan Fahnia. Menggagas Mekanisme Pembagian Manfaat (Benefit Sharing Mechanism) Terpadu untuk Konservasi Hutan Adat di Bungo, Jambi. Maret 2015.

Muthmainnah, L., R. Mustansyir, dan S. Tjahyadi. “Kapitalisme, Krisis Ekologi, dan Keadilan Intergenerasi.” Mozaik Humaniora 20, no. 1 (2020): 57–69.

Najitama, F. “Islam dan Krisis Lingkungan Hidup.” An-Nidzam: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam 3, no. 2 (2016): 126–142.

Oktorina, S. “Kebijakan Reklamasi dan Revegetasi Lahan Bekas Tambang.” Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan 4, no. 1 (2018): 16–20.

Prastika, A., M. F. I. Putri, dan V. N. Tasya. “Urgensi Pemberian Izin Pengelolaan Tambang bagi Organisasi Kemasyarakatan Keagamaan di Indonesia.” Taruna Law: Journal of Law and Syariah 2, no. 2 (2024): 214–224.

Putnam, Robert D. Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon & Schuster, 1999.

Rahmat, M. B. “The Idea of Islamic Eco-theology in Responding to the Global Environmental Crisis.” Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy 7, no. 1 (2025): 93–110.

Reflita, et al. Tafsir Ayat-Ayat Ekologi: Membangun Kesadaran Ekoteologis Berbasis Al-Qur’an. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2025.

Simanjuntak, I. N. C. Y. “Hilirisasi, Korporasi, dan Krisis Ekologi di Kepulauan Raja Ampat.” Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora 5, no. 2 (2025): 311–324.

Sugiyanto, G., R. Makbul, T. Purnomo, Y. Arifien, A. Susilawaty, A. Pramudianto, dan R. I. T. A. Sunartaty. Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Jakarta: PT Global Eksekutif Teknologi, 2022.

Surya, T. A., dan A. A. Suryawan. “Pelibatan Ormas Keagamaan dalam Pengelolaan Tambang.” Info Singkat Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Pembangunan XVI, no. 15 (2024).

Universitas Narotama. “JATAM Kaltim Sorot Lubang Tambang di Ibu Kota Baru Belum Direklamasi.” 19 Januari 2022. https://www.narotama.ac.id/berita/detail/31238-jatam-kaltim-sorot-lubang-tambang-di-ibu-kota-baru-belum-direklamasi.

Ulfiani, S., dan R. Y. A. Hambali. “Dogma Antroposentrisme Pemicu Krisis Lingkungan.” Dalam Gunung Djati Conference Series 19 (2023): 762–778.

Wahyuni, E. F., S. Hilal, dan M. Madnasir. “Analisis Implementasi Etika Kerja Islam, Ekonomi Hijau, dan Kesejahteraan.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 8, no. 3 (2022): 3476–3486.

Widiarto, W., dan W. Wilaela. “Ekoteologis Perspektif Agama-Agama.” Toleransi 13, no. 2 (2022): 103–124.

Widiastuty, H., dan K. Anwar. “Ekoteologi Islam: Prinsip Konservasi Lingkungan dalam Al-Qur’an dan Hadis serta Implikasi Kebijakannya.” Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam 11, no. 1 (2025): 465–480.

Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2008.

Zulfikar, R., A. Mayvita Prihatini, dan Purboyo. Pengantar Green Economy. Yogyakarta: Deepublish, 2019.