PERSEPSI PEDAGANG KAKI LIMA ALUN-ALUN KOTA PASURUAN TERHADAP KEBIJAKAN RELOKASI

Taufiq Ramdani

Abstract


The aim of this research is to know how street vendors response to the Relocation Policy at a square city of Pasuruan. This research employs a mixed method.  A quantitative approach is the main approach,  while qualitative approach is the supporting one (mixing method). To the main approach (quantitative)  is represented by survey method using Spearman Rank Correlation Analysis as a tool to analyse factors that affect street vendors’ interpretation to the relocation policy. The supporting approach (qualitative) is represented by “in-depthinterview” using Miles and Huberman interactive analysis as a tool in answering something that be related by emic meaning perspective from research that cannot be explained through quantitative approach alone.The results show that during the introduction stage, the relation of stimulus and street vendors’ response to relocation policy formed negatively. Negative interpretation shows that street vendors at the Pasuruan Town Square see relocation policy as a threat of their businesses. Factors that affect the interpretation tendency are limited knowledge on the policy consequence, hope, ability, service, facility, socialization, and ethnicity

Penelitian ini dilakukan untuk menginvestigasi persepsi Pedagang Kaki Lima Alun-Alun Kota Pasuruan terhadap kebijakan relokasi serta factor-faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut. Desain penelitian ini adalah Mixing Method. Untuk pendekatan utama (kuantitatif) menggunakan metode survei, menggunakan analisis korelasi Spearman Rank untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi interpretasi PKL terhadap kebijakan relokasi. Sedangkan pendekatan pendukung (kualitatif) diwakili in-depth-interview, menggunakan analisis interaktif Miles&Huberman sebagai perangkat untuk menjawab aspek emik penelitian. Persepsi PKL terhadap kebijakan relokasi adalah negatif. Artinya, mayoritas PKL yaitu 60 orang (89,55 %) memaknai kehadiran kebijakan relokasi sebagai ancaman bagi kelangsungan usaha mereka. Adapun PKL yang mempersepsi positif 4 orang (5,97 %) dengan pemaknaan bahwa kebijakan relokasi merupakan peluang bagi perkembangan usaha. Sedangkan PKL yang menginterpretasi kebijakan relokasi secara ambivalens sebanyak 3 orang (4,47). Artinya PKL memaknai kebijakan relokasi dalam keraguan di antara ancaman dan peluang bagi kelangsungan dan perkembangan usaha. Faktor-faktor yang mempengaruhi interpretasi PKL terhadap Kebijakan Relokasi adalah : (1) Faktor Pengetahuan (pengetahuan tentang konsekuensi dari kebijakan, pengetahaun tentang aturan berdagang di lokasi baru, dan pengetahuan tentang strategi atau cara-cara menyiasati usaha agar dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan ketat di lokasi baru), (2) faktor harapan atau kemauan, (3) faktor kemampuan (kemampuan strategi-teknis, kemampuan ekonomi), (4) faktor pelayanan, (5) faktor fasilitas, (6) faktor sosialisasi, dan (7)  faktor etnisitas.


Keywords


Interpretation; Street Vendors; PKL; Relocation Policy: Pasuruan Municipal

Full Text:

PDF

References


Abraham, Francis, M. 1982. Modern Sociological Theory: An Introduction, Oxford Univesity Press, Delhi.

Ahmadi, A. 1991. Kamus Lengkap Sosiologi. CV. Aneka. Solo

. 2002. Psikologi Sosial, PT. Rhineka Cipta, Jakarta.

Arifin. 2003. Fenomena Sosial dalam Perspektif Fungsional Struktural, Konflik dan Interaksionisme Simbolik (Sebuah Pemahaman Awal), IKIP Budi Utomo, Malang.

Arikunto, Suharsini. 1993. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, PT.Rineka Cipta, Jakarta.

Bagong & Kamaji. 2002. Penataan PKL dan Bangunan Liar dalam Penelitian Kinerja Aparat Hukum di Pemerintah Kota Surabaya, Pemkot Surabaya: Badan Penelitian dan Pengembangan Kota. Surabaya.

Bagong, Suyanto, 1995. Perangkap Kemiskinan Problem dan Strategi Pengentasannya, Airlangga University Press. Surabaya.

Bappeda Kota Pasuruan dan Lakpesdam NU Kota Pasuruan. 2004.

Laporan Penelitian Studi Relokasi Pedagang Kaki Lima Kota Pasuruan, Pemkot Pasuruan.

Barth, Predrik. 1988. Kelompok Entik dan Batasannya, UI Press. Jakarta.

Blummer, Herbert. 1969. Symbolik Interaksionism: Perspekticer and Method. Eagle Wood Cliffs. N). Prentice-Hall. inc.

Brannen, Yulia. Mixing Method Qualitative and Quantitative Research, Evabury Aldershot, Brookfield Lisa, Hongkong, Singapura, Sydney, 1993.

Bryant, Coralie dan Louis D White. 1987. Manajemen Pembangunan Untuk Negara Berkembang, LP3ES, Jakarta.

Cambell, Tom. 1994. Seven Theories of Human Society, Budi Hardiman, Kanisius (Penerjemah), Yogyakarta.

Christoper G.A. Bryant & David Jary (ed). 1991. Gaddin’s Theory of Strukturation: A Critical Apreciation, London & New York: The Innternational Library of Sociolog.

Craib, Ian. 1992. Modern Social Theory: From Parsons to Habermas, T. Effendi, (Penerjemah) CV. Rajawali. Jakarta.

Dahuri. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia: Edisi Kedua, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Balai Pustaka. Jakarta.

De Soto, Hernando. 1991. Masih Ada Jalan Lain, Revolusi Tersembunyi di Negara Dunia Ketiga, Masri Maris (Penerjemah). Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Kedua), Balai Pustaka. Jakarta.

Devas, N. dan Rakodi. (ed). 1993. Managing Fast Growing Cities : New Approaches to Urban Planning and Management In The Developing World, Longman Scientific & Technical. New York.

Ekanandar, Akbari. 2000. Interaksi Sosial Etnis Cina dengan Jawa (Studi Kasus di Kelurahan Pisang Candi Kecamatan Sukun Kotamadya Malang, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah. Malang

Gema, Delta. Nomor 05 tahun 2000, “Pentingnya Aspek-aspek Perencanaan Dalam Upaya Pengaturan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL) Sidorajo”.

Giddens, Anthony. 2003. The Constitution of Society. Teori Strukturasi untuk Analisis Sosial, Adi Loka Sujono (penerjemah), Pedati. Pasuruan.

Hanurawan, Fattah. 2001. Dasar-Dasar Psikologi Sosial, Triustminat Press. Malang.

Hergenhahn, Olson. 1995. An Introduction To Theories Of Learning (Sixth Edition), Upper Saddle River, New Jersey.

Hidayat. 1978. Perkembangan Sektor Informal dalam Pembangunan Nasional:: Masalah dan Prospek, Pusat Penelitian Ekonomi dan Sumber Daya Manusia, Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran, Bandung.

Islamy, M. Irfan. 1996. Perilaku Kekuasaan Pemimpin Lokal, Program Pascasarjana Universitas Airlangga, Surabaya.

Johnson, D. Paul. 1994. Teori Sosiologi Klasik dan Modern 1 & 2, Robert M.Z.Lawang (Penerjemah), Gramedia Pustaka Islam. Jakarta.

Kantor Polisi Pamong Praja. 2004. Permintaan Data PKL tahun 2004, Pemkot Pasuruan.

Kerlinger, Fred N. 1973. Fondation OF Berhavior Research, New York.

Koentjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi, Rineka Cipta, Jakarta.

Lauer, Robert, H. 1993. Perspective on Social Change, Alimandan (Penerjemah), PT. Rineka Cipta, Jakarta.

Makmun, Abin Syamsuddin. 2002. Psikologi Kependidikan, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Manning, Chris dan Tadjuddin Noer Effendi. (Penyunting) 1985. Urbanisasi, Pengangguran dan Sektor Informal di Kota, Yayasan Obor Indonesia dan Gramedia, Jakarta.

Maramis, W.F. 1990. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa, Airlangga University Press. Surabaya.

Mayer, Robert. R. & Earnest Green Wood. 1984. Rancangan Penelitian Sosial, Ihsan Suhadi (Penerjemah), CV. Rajawali, Jakarta.

Mazmanian, D.A. dan P.A. Sabatier. 1983. Implementation and Public Policy. Scott, Foresman and Company. Blenview. Illinois.

Meter, Donald. S. Van and Carle, Van Horn. 1975. The Policy Implementation Process a Conceptual Frame Work In Administration an Societ, Sage Publication, New York.

Miles, Metthew B and Huberman A. Michael. 1992. Qualitatif Data Analysis, Sage Publication Inc.

Mirza, Iskandar. 1997. Spesialisasi Kebijakan Publik: Implementasi Kebijakan Pembangunan Desa dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus Di Kabupaten Daerah Tingkat II Sumedang), Program Studi Administrasi Negara Brawijaya, Malang.

Moleong, Lexy, J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Mulayana, Deddy. 2003. Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Muslimin. 2002. Metodologi Penelitian Bidang Sosial, UMM Press, Malang.

Nazir. 2003. Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, 2003.

Paripurna, Megalatri. 2004. Persepsi PKL Terhadap Kebijakan Tentang Pedagang Kaki Lima di Alun-alun Sidoarjo, Program Pascasarjana Universitas Muhammadyah, Malang.

Poloma, Margaret. 2000. Teori Sosiologi Kontemporer, Yasogama (Penerjemah), PT. Raja Grafindo, Jakarta.

Pemerintah Kota Pasuruan. 2002. Salinan Peraturan Daerah Kota Pasuruan No. 09 Tahun 2002 Tentang Penataan dan Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), Pemkot Pasuruan.

Rachbini dan Hamid. 1994. Ekonomi Informal Perkotaan, LP3ES. Jakarta.

Ritzer, George. 1982. Socilogy Experiencing a Changing Society, Bonston.

Allyn and Bacon, Inc.

Rosenau . 1997. Memahami Perliku Orang Lain, Bina Cipta. Jakarta.

S. Susanto, Astrid, Phil. 1984. Sosiologi Pembangunan, Binacipta, Jakarta.

Sarwono, S.W. 1995. Psikologi Lingkungan, PT.Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta.

Singarimbun, Masri dan Sofyan Effendi. 1989. Metode Penelitian Survei, LP3ES Jakarta.

Soekanto, Soerjono. 1994. Teori Sosiologi tentang Perilaku Masyarakat, PT.Ghalia Indonesia.

Sugiyanto. 2002. Analisis Statistika Sosial, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang.

Sugiyono, Wibowo. 2004. Statistika Penelitian dan Aplikasinya dengan SPPSS 10.00 for Windows, Alfabeta,

Sugiyono. 2003. Statistika untuk Penelitian, CV. Alfabeta, Bandung.

Sujarwati, Nylam. 2002. Integrasi Antar Etnik Arab dan Madura dalam Kehidupan Masyarakat (Studi Kasus di Kelurahan Ampel Kecamatan Semampir Kotamadya Surabaya). Pascasarjana Unibersitas Muhammadiyah. Malang.

Tadjuddin Noer Effendi. 1995. Sumber Daya Manusia Peluang Kerja dan Kemiskinan, PT. Tiara Wacana. Yogyakarta.

Tadjuddin, Noer & Manning, Chris. 1985. Organisasi, Peraturan dan Pengusahaan “Sektor Informal di Kota”: Pedagang Kaki Lima di Vali Columbia dan Asia, PT. Gramedia, Jakarta.

Tangri, Shanti, 1978. Urbanization, Political Stability and Economic Growth, dalam, Political Power and Communication in Indonesia, University of California Press. USA.

Tim Penataan dan Pembangunan Kembali Pasar Poncol Kota Pasuruan. 2004. Tujuan dan manfaat Pembangunan Pasar Poncol Kota Pasuruan: Sosialisasi dengan Pedagang Lama dan PKL Pasar Poncol Kota Pasuruan, Pasuruan.

Tim Program Pascasarjana. 2004. Pedoman Penulisan Tesis dan Disertasi, Program Pascasarjana Universitas Brawijaya, Malang.

Solichin. Abdul Wahab. 1994. Kebijakan Publik dan Pembangunan, FIA Universitas Brawijaya, Malang.

Wali Kota Pasuruan. 2001. Salinan Keputusan Walikota Pasuruan, Nomor 23 Tahun 2001 Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Kantor Polisi Pamong Praja Kota Pasuruan, Pemkot Pasuruan.

Wibawa Samudra, Purbokusumo, Yuyun dan Pramusinta, Agus. 1994, Evaluasi Kebijakan Publik, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Wirahadikusuma, Miftah. 1991. Sektor Informal Sebagai Bumper pada Masyarakat Kapitalis, Prisma No.5, LP3ES, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.14421/jsr.v14i1.1671

Refbacks



                                                             Published By:

                                    Sociology Lab., Prodi Sosiologi, UIN Sunan Kalijaga

                                               

                                                         In Association with: