EFEKTIVITAS PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) DENGAN METODE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SELF-EFFICACY SISWA SMP/MTs

Esti Kurniawati, Suparni Suparni

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran menggunakan pendekatan PMRI dengan metode jigsaw lebih efektif daripada pembelajaran konvensional terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran menggunakan pendekatan PMRI dengan metode jigsaw lebih efektif daripada pembelajaran konvensional terhadap self-efficacy yang dimiliki siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control group design. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu pendekatan PMRI dengan metode jigsaw serta variabel terikat yaitu kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy siswa. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Yogyakarta tahun ajaran 2018/2019. Subjek sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII F sebagai kelas kontrol dan VIII D sebagai kelas eksperimen. Instrumen penilaian yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal pretest-posttest kemampuan pemecahan masalah dan prescale-postscale self-efficacy, serta instrumen pembelajaran yang berupa RPP, dan LKS. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t dengan bantuan software SPSS 16.0. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan PMRI dengan metode jigsaw lebih efektif daripada pembelajaran konvensional terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Selain itu, hasil penelitian ini juga menyimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan PMRI dengan metode jigsaw tidak lebih efektif daripada pembelajaran konvensional terhadap self-efficacy siswa. Hal ini disebabkan oleh presepsi awal siswa terhadap dirinya, lingkungan sekitarnya seperti teman sepermainan, durasi pembelajaran yang singkat, dan siswa yang tidak mengikuti diskusi kelompok yang memilih mengobrol dengan teman lainnya. Jika peneliti selanjutnya akan menggunakan variabel terikat self-efficacy maka sebaiknya memperhatikan persepsi awal siswa serta lingkungan siswa.

Full Text:

PDF

References


Emzir. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Hamzah, Ali dan Muhlisrarini. 2014. Perencanaan dan Strategi Pembelajaran Matematika. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Muhsetyo Gatot, dkk. 2007. Pembelajaran Matematika SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Subaidi, Agus. 2016. Self-Efficacy Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika. Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Madura.

Sujana, Nana dan Ibrahim. 2007. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru.

Sugiarto, dkk. 2003. Teknik Sampling. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Suprijono, Agus. 2010. Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika



Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.