Multikultural Pendidikan Agama Islam di MI/SD: Sebuah Pengalaman Mengajar Guru PAI terhadap Siswa yang Mempunyai Berbagai Perbedaan Ibadah, Sosial, dan Budaya

  • Mohammad Hanif

Abstract

This research aims to provide knowledge of how teachers experience PAI in teaching students who are having differences in background with managed to bring students to the substance of the lesson a PAI conducive and be accepted by all students who are heterogeneous. Writing techniques used are interviews based on a teacher's teaching experience and also Engineering Review of the literature, namely, researching libraries or books that fit in with the discussion by explaining written sources. In addition, the study also uses the technique of “searching, that is, taking reference from the Internet with the aim to help to clarify and to make it easier to understand the results of the research. There are 7 teachers ' strategies in the face of multicultural students as follows: 1) building an inclusive keberagamaan paradigm in the school environment; 2) Appreciate the diversity of languages in the school; 3) Build gender-sensitive attitudes in school; 4) critical understanding and Build empathy against injustice and social differences; 5) build a stance of ethnic deskriminasi; 6) Appreciate the difference of ability; and 7) Appreciate the difference of age. From some indicators show that teacher PAI successfully teaching students citizenship and prevent the occurrence of errors and confusion caused by the existence of differences through the values of the character contained in the subject, such as Fikih, Akidah Akhlak, dan Quran Hadith.


Keywords: Multicultural, Teaching Experience, A Difference Of Worship, Social, Cultural


Abstrak                                                       


Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana pengalaman guru PAI dalam mengajar siswa yang mengalami berbagai perbedaan latar belakang dengan berhasil membawa siswa ke substansi pelajaran PAI yang kondusif dan dapat diterima oleh semua siswa yang heterogen. Teknik penulisan yang digunakan adalah wawancara berdasarkan pengalaman mengajar salah seorang guru dan juga Teknik Telaah Pustaka, yaitu meneliti kepustakaan atau buku-buku yang cocok dengan pokok pembahasan dengan menerangkan sumber-sumber tertulis. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teknik Searching, yakni mengambil referensi dari Internet dengan tujuan untuk membantu memperjelas dan agar lebih mudah memahami hasil penelitian. Ada 7 strategi guru dalam menghadapi siswa multikultural sebagai berikut: 1) Membangun paradigma keberagamaan inklusif di lingkungan sekolah; 2) Menghargai keragaman bahasa di sekolah; 3) Membangun sikap sensitif gender di sekolah; 4) Membangun pemahaman kritis dan empati terhadap ketidakadilan serta perbedaan social; 5) Membangun sikap anti deskriminasi etnis; 6) Menghargai perbedaan kemampuan; dan 7) Menghargai perbedaan umur. Dari beberapa indikator menunjukkan bahwa guru PAI berhasil mengajar siswa multikultural dan mencegah terjadinya kesalahan dan kekeliruan yang disebabkan adanya perbedaan melalui nilai-nilai budi pekerti yang terdapat pada pelajaran PAI, seperti Fikih, Akidah Akhlak dan Al-Quran Hadits.


Kata Kunci: Multikultural, Pengalaman Mengajar, Perbedaan Ibadah, Sosial, Budaya

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Dec 15, 2017
How to Cite
HANIF, Mohammad. Multikultural Pendidikan Agama Islam di MI/SD: Sebuah Pengalaman Mengajar Guru PAI terhadap Siswa yang Mempunyai Berbagai Perbedaan Ibadah, Sosial, dan Budaya. Jurnal Pendidikan Madrasah, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 359-368, dec. 2017. ISSN 2527-6794. Available at: <http://ejournal.uin-suka.ac.id/tarbiyah/index.php/JPM/article/view/22-10>. Date accessed: 20 jan. 2018. doi: http://dx.doi.org/10.14421/jpm.2017.22-10.