Analisis Minat Peserta Didik Dalam Memilih Mata Pelajaran Ujian Nasional Kimia Pada SMAN Di Kabupaten Kulon Progo Tahun 2019/2020

  • Yasinta Mahanani Dentalina Latifadewi Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta
Keywords: Ujian Nasional, kimia, faktor memilih

Abstract

Ujian Nasinal peminatan kimia merupakan salah satu ujian nasional yang dapat dipilih langsung oleh peserta didik. Pemilihan ujian nasional peminatan ini berdasarkan faktor dari masing-masing peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presentase peserta didik yang memilih mata pelajaran kimia, fisika, dan biologi dalam peminatan Ujian Nasional, faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik memilih kimia sebagai mata pelajaran peminatan Ujian Nasional, dan faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik tidak memilih kimia sebagai mata pelajaran peminatan Ujian Nasional. Penelitian ini dilakukan pada SMA N di Kabupaten Kulon Progo pada Tahun 2019/2020. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan matode survei. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket semi terbuka dan wawancara. Angket yang digunakan ada dua macam yaitu angket untuk peserta didik yang memilih kimia sebagai mata pelajaran peminatan Ujian Nasional dan angket untuk peserta didik yang tidak memilih kimia sebagai mata pelajaran peminatan Ujian Nasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah peserta didik pada SMA N di Kabupaten Kulon Progo tahun 2019/2020 yang memilih mata pelajaran UN kimia 14,5%, fisika 11,9% dan biologi 73,6%. Kemudian faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik dalam memilih kimia sebagai mata pelajaran ujian nasional dalam kategori tinggi yaitu faktor materi 13,2%, perasaan suka 10,6%, guru 9,3%, dan motivasi 10,8%. Sedangkan faktor dengan kategori rendah yaitu ketertarikan 5,9% dan nilai 5,8%. Sementara faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik tidak memilih kimia sebagai mata pelajaran ujian nasional dalam kategori tinggi yaitu faktor materi 13,5%, dan motivasi 12,3%. Sedangkan faktor dengan kategori rendah yaitu faktor perasaan tidak suka 9,4%, tidak tertarik 9%, guru 8,9%, dan faktor nilai 7,3%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). (2017). Prosedur Operasional Standar Penyelengaraan Ujian Nasional Tahun Ajaran 2017/2018. Jakarta: BSNP.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). (2019). Prosedur Operasional Standar Penyelengaraan Ujian Nasional Tahun Ajaran 2019/2020. Jakarta: BSNP.

Direktorat Jendral Pendidikan Menengah dikretorat Pembinaan SMA. (2013). Model Pengembangan peminatan, Lintas minat, dan Pendalaman Peminatan. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. (2015). Kebijakan Perubahan Ujian Nasional. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. (2017). Pusat Penilaian Pendidikan. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. (2018). Pusat Penilaian Pendidikan. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. (2019). Pusat Penilaian Pendidikan. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kurniawati, Ida dan Taufik Ramlan Ramalis. (2012). Analisis Peta Kompetensi Hasil Ujian Nasional SMA Di Jawa Barat (survey di kota bandung dan kota cimahi). Jurnal Pengajaran MIPA. 17, (1), 84.

Permendikbud Nomor 64 Tahun 2014 tentang Peminatan Pendidikan Menengah.

Subali, B. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Biologi. Yogyakarta: UNY Press.

Wiyarsi, Anntuni. (2012). Identifikasi Materi Pokok Dengan Presentase Penguasaan Rendah Pada Soal Kimia Ujian Nasional SMA/MA di DIY Tahun 2009-2011. Jurnal Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. K-215, 5.

Published
2021-04-26
How to Cite
Latifadewi, Y. M. D. (2021). Analisis Minat Peserta Didik Dalam Memilih Mata Pelajaran Ujian Nasional Kimia Pada SMAN Di Kabupaten Kulon Progo Tahun 2019/2020. Journal of Tropical Chemistry Research and Education, 3(1), 39-52. Retrieved from http://ejournal.uin-suka.ac.id/tarbiyah/jtcre/article/view/3972
Section
Articles