MENJADI PEREMPUAN TERBAIK: OTONOMI PEREMPUAN JAWA DALAM TUTUR DEDES DOA DAN KUTUKAN
DOI:
https://doi.org/10.14421/ajbs.2026.3853Kata Kunci:
Kritik sastra feminis, Tutur Dedes, otonomi perempuanAbstrak
Penelitian ini mengkaji narasi otonomi perempuan yang diwakili oleh tokoh perempuan Jawa bernama Ken Dedes dalam karya sastra bertajuk Tutur Dedes Doa dan Kutukan (2022) karya penulis perempuan Amalia Yunus dengan memanfaatkan pandangan kritik sastra feminis K. K. Ruthven. Dilatarbelakang oleh kecenderungan karya sastra yang telah dipolitisasi dengan narasi-narasi berdasarkan dominasi gender laki-laki tanpa mempertimbangkan eksistensi perempuan, analisis ini menghadirkan narasi tandingan melalui bentuk-bentuk pergeseran posisi perempuan sebagai subjek. Dengan demikian, istilah otonomi perempuan merupakan pengembangan dari pandangan Ruthven terkait upaya menghadirkan suara tokoh perempuan Ken Dedes dalam teks sastra yang ditulis oleh penulis perempuan Amalia Yunus. Metode analisisnya adalah kualitatif komparatif dengan dua tahapan analisis, yaitu mengidentifikasi dan mengkaji kritik. Tahap pertama menguraikan hasil identifikasi dari bentuk-bentuk otonomi tokoh Ken Dedes dalam fiksi. Tahap selanjutnya adalah mengkaji kritik atas standar perempuan ideal di kalangan masyarakat yang cenderung menempatkan laki-laki sebagai pusat dalam novel Tutur Dedes Doa dan Kutukan dan sedikit-banyak mengaitkannya dengan karya sastra lama yang juga menyebutkan tokoh Ken Dedes, yaitu Pararaton. Hasil analisis menunjukkan tokoh Ken Dedes merupakan subjek yang mampu independen sehingga dinilai mampu melampaui standar atau konstruksi peran tradisional seorang Ken Dedes yang dalam cerita memiliki peran sebagai istri sekaligus ibu. Dari tokoh Ken Dedes, pemaknaan otonomi perempuan Jawa adalah menjadi perempuan terbaik dengan menjadi manusia seutuhnya yang tidak terikat oleh suatu pembatasan-pembatasan gender dalam masyarakat.
Unduhan
Referensi
Ababil, Renisa Anjarwati. 2025. “Citra Perempuan dan Ketidakadilan Gender dalam Novel Tutur Dedes Doa dan Kutukan Karya Amalia Yunus: Kritik Sastra Feminisme.” Skripsi, Universitas Negeri Jakarta. http://repository.unj.ac.id/55458/.
Firmansyah, Rifky Aldy, dan Titik Indarti. 2023. “Internalisasi Counter Hegemoni dalam Novel Tutur Dedes Doa dan Kutukan Karya Amalia Yunus (Kajian Hegemoni Antonio Gramsci).” Bapala: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 10 (1): 59–70.
Ki-Demangcom Sutresna Jawa (Ki-demang.com: Sutresna Jawa). t.t. “Pararaton.” Diakses 14 Juni 2025. https://ki-demang.com/index.php/pararaton.
Latifi, Yulia Nasrul. 2016. “Rekonstruksi Pemikiran Gender dan Islam dalam Sastra: Analisis Kritik Sastra Feminis Terhadap Novel Zaynah Karya Nawal As-Sa’dawi.” Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam 15 (2): 249–72. https://doi.org/10.14421/musawa.v15i2.1308.
__________ 2025. “Deconstruction of the Patriarchal Myth of Adam and Eve in Contemporary Arabic Literature.” Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra 9 (1): 1–24. https://doi.org/10.14421/ajbs.2025.090101.
Qurrotul ‘Aini, Tamara, Sutejo Sutejo, dan Suci Ayu Latifah. 2024. “Konflik Identitas Perempuan dalam Novel Tutur Dedes Doa dan Kutukan Karya Amelia Yunus.” LEKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 4 (2). https://doi.org/10.60155/leksis.v4i2.455.
Ruthven, K. K. 1990. Feminist Literary Studies : An Introduction. Canto. Cambridge University Press.
Sapitri, Pepi. 2023. “Perjuangan Perempuan dalam Novel Tutur Dedes Doa dan Kutukan Karya Amalia Yunus: Kritik Sastra Feminis.” BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya 7 (1): 106–15. https://doi.org/10.17977/um007v7i12023p106-115.
Schor, Naomi. 1986. “"Introducing Feminism.” Feminist Literary Studies: An Introduction; Sexual/Textual Politics: Feminist Literary Theoryby K. K. Ruthven and Toril Moi.” Paragraph 8. https://www.jstor.org/stable/43151631.
Syadiah, Aulia Dini, Dian Hartati, dan Suntoko Suntoko. 2023. “Citra Perempuan dalam Novel Tutur Dedes Doa Dan Kutukan Karya Amalia Yunus Dan Rekomendasi Sebagai Bahan Ajar Pada Siswa Kelas XII.” Innovative: Journal of Social Science Research 3 (3): 6357–71.
Thohir, Mudjahirin. 2007. Memahami Kebudayaan: Teori, Metodologi, dan Aplikasi. Fasindo.
Yunus, Amalia. 2022. Tutur Dedes. baNANA.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Anjar Pratiwi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Jurnal Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra memublikasikan seluruh artikel yang dimuatnya secara keseluruhan (full text).





