Politik Hukum Pengaturan Amicus curiae dalam Hukum Acara Mahkamah Konstitusi dan Implikasinya terhadap Demokrasi Konstitusional di Indonesia

Authors

DOI:

https://doi.org/10.14421/

Keywords:

amicus curiae, Constitutional Court, constitutional democracy, legal politics, rule of law

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan mekanisme amicus curiae dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, serta mengkaji pertimbangan kebijakan hukum di balik ketidakhadiran peraturan eksplisit mengenai mekanisme ini dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi dan perubahannya. Dalam studi ini, penulis menggunakan metode yuridis normatif dengan memanfaatkan pendekatan legislatif, pendekatan kasus melalui analisis putusan Mahkamah Konstitusi yang menerima amicus curiae, dan pendekatan konseptual yang berfokus pada konsep negara hukum dan demokrasi konstitusional. Temuan studi ini menunjukkan bahwa praktik amicus curiae telah berkembang sebagai bentuk partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan konstitusional, meskipun belum memiliki dasar normatif yang sistematis. Situasi ini menimbulkan ketegangan antara prinsip kepastian hukum dan kebutuhan akan demokrasi deliberatif. Dari perspektif politik hukum, ketidakhadiran regulasi dapat dilihat sebagai manifestasi dari desain prosedural minimalis serta upaya untuk memberikan ruang bagi diskresi yudisial. Studi ini mengusulkan model regulasi hibrida, yaitu regulasi yang didasarkan pada undang-undang dan regulasi teknis melalui peraturan Mahkamah Konstitusi, dengan tujuan menyeimbangkan partisipasi publik dengan prinsip legalitas dalam kerangka demokrasi konstitusional yang berlandaskan pada negara hukum.

References

Abrão Baloi, Jochua. “The Role and Limits of Representative Democracy: An Analysis from Joseph Schumpeter, Robert Dahl, and Anthony Downs.” Journal of Political Science and International Relations 2, no. 4 (2019): 79. https://doi.org/10.11648/j.jpsir.20190204.11.

Anwar, Cecareno Gilbrani, dan Frans Simangunsong. Amicus Curiae Sebagai Alat Bukti Dalam Proses Pembuktian Sistem Peradilan Pidana Indonesia. 3 (2025).

Anwar, Cecareno Gilbrani, dan Frans Simangunsong. Amicus Curiae Sebagai Alat Bukti Dalam Proses Pembuktian Sistem Peradilan Pidana Indonesia. 19 Oktober 2025. https://doi.org/10.5281/ZENODO.17390193.

Ayudia Aura Ancesar Putri Bakar, Chelsea Kairadinda Adam, Gerry Putra Rizky, Gracia Frestiany Simanjuntak, dan Irsyaf Marsal. “Meninjau Peran Amicus Curiae dalam Hukum Acara Mahkamah Konstitusi: Urgensi Pengaturan dan Pencegahan Bias.” SYARIAH : Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 4 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.62017/syariah.v2i4.5225.

Basuki, Udiyo, dan Rudi Subiyakto. “77 Tahun Negara Hukum: Refleksi Atas Dinamika Politik Hukum Dalam Tata Hukum Menuju Masyarakat Hukum Indonesia Yang Demokratis.” Articles. Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum 11, no. 2 (2022): 179–202. https://doi.org/10.14421/sh.v11i2.2747.

Bisariyadi, Bisariyadi. “Keterlibatan Mahkamah Konstitusi Dalam Politik Legislasi Nasional.” Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional 4, no. 3 (2015): 345. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v4i3.10.

Fachri Nur Rizal dan Bambang Santoso. “Telaah Urgensi Amicus Curiae Dalam Kerangka Sistem Peradilan Pidana Di Negara Indonesia.” Verstek 13, no. 1 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.20961/jv.v13i1.84832.

Gandryani, Farina, dan Fikri Hadi. “The Role Of Universities In Law Enforcement In Indonesia Through Amicus Curiae An Analysis of Decision Number 798/Pid.B/2022/PN.Jkt.Sel.” Jurnal Yudisial 16, no. 2 (2023). https://doi.org/https://doi.org/10.29123%2Fjy%2Fv16i2.588.

Hermanto, Bagus. “Public Participation Dynamics Toward Participatory Legislation An Analysis of Constitutional Court Decision Number 27/PUU-VII/2009 and Number 91/PUU-XVIII/2020.” Jurnal Yudisial 16, no. 2 (2023). https://doi.org/https://doi.org/10.29123%2Fjy%2Fv16i2.668.

Ksatria, Cokorda Agung Anuradha Darmaning. “Prinsip Amicus Curiae terhadap Putusan Hakim dalam Perkara Pidana di Indonesia.” Article. Ethics and Law Journal: Business and Notary 3, no. 1 (2025). https://doi.org/10.61292/eljbn.255.

Lasmadi, Sahuri, Angga Aldilla Gusman, Moh Hasyim Asy’ari, Ammar Zul Haidar, dan Mutia Carolina Fransica. “Amicus Curiae at the Crossroads of Justice: Shaping Fair Court Decisions.” Unnes Law Journal 11, no. 1 (2025): 135–60. https://doi.org/10.15294/ulj.v11i1.3471.

Nurdiyanti, Erlinda Putri, Fayza Galih Nur Rohmah, Mahageng Kusumaningtyas, dan Aris Prio Agus Santoso, penerj. “Authority of Amicus Curiae in Constitutional Proceedings : Bridging Society and the Constitutional Court.” Articles. West Science Law and Human Rights 2, no. 03 (2024): 218–24. https://doi.org/10.58812/wslhr.v2i03.970.

Perwira, Indra. “Refleksi Fenomena Judicialization of Politics pada Politik Hukum Pembentukan Mahkamah Konstitusi dan Putusan Mahkamah Konstitusi.” Jurnal Konstitusi 13, no. 1 (2016): 25. https://doi.org/10.31078/jk1312.

Pralampita, Linda Ayu. “Kedudukan Amicus Curiae Dalam Sistem Peradilan Di Indonesia.” Articles. Lex Renaissance 5, no. 3 (2021): 558–72. https://doi.org/10.20885/JLR.vol5.iss3.art4.

Progresif, Hukum, dan M. Zulfa Aulia. Riwayat , Urgensi , dan Relevansi. 1, no. 1 (2018): 159–85. https://doi.org/10.22437/ujh.1.1.159-185.

Susilo, Erwin, Bagus Sujatmiko, dan Zaenal Arifin. “Transforming Amicus Curiae Through an Experimental Jurisprudence Framework in Judicial Decision-Making.” Articles. JURNAL USM LAW REVIEW 8, no. 3 (2025): 1823–46. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12689.

Thomas, Jerry, dan Vivaldi Liman. “Analysis of Opportunities for Implementing the Amicus Curiae Concept as a Form of Public Participation in the Judicial System in Indonesia.” Jurnal Hukum Dan Peradilan 13, no. 1 (2024). https://doi.org/https://doi.org/10.25216/jhp.13.1.2024.1-32.

Tri Handoyo, Yudhistira, Rafi Adzaki, Ghaiyyas Deftariq Pasha, dan Nurlaili Rahmawati. “Analisis Peran Amicus Curiae Dalam Sistem Peradilan Konstitusi di Indonesia Pada Sengketa Hasil Pilpres 2024.” Articles. Jurnal Pengembangan Budaya Hukum 3, no. 1 (2026): 20–34.

Yeremia, Dennis, dan Arief Rachman Hakim. “Urgensi Pengaturan Amicus Curiae Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia (studi Perbandingan Dengan Amerika Serikat).” Jurnal UDA 32, no. 4 (2024). https://jurnal.universitasdarmaagung.ac.id/jurnaluda/article/view/4441.

Yurisprudensi, Jurnal. Analisis Kritis terhadap Kekuasaan Kehakiman: Implikasi Yurisprudensi dalam Reformasi Peradilan. 1 (2024): 43–50.

Downloads

Published

2026-07-29