Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Pandanus Handicraft dalam Menghadapi Pasar Modern Perspektif Ekonomi Syariah (Study Case di Pandanus Nusa Sambisari Yogyakarta)

Siti Nur Azizah, Muhfiatun Muhfiatun

Abstract


Studi ini bertujuan untuk lebih memahami keberadaan ekonomi kreatif sebagai strategi yang diprediksi mampu memicu daya saing baik dalam skala nasional maupun dalam kancah internasional dalam rangka menghadapi pasar modern. Hingga saat ini, pengangguran kemiskinan, eksploitasi alam besar-besaran yang pada akhirnya menyebabkan ketimpangan baik dari segi sosial maupun pertumbuhan ekonomi masih menjadi persoalan klasik yang memerlukan solusi. Oleh karena itu, perlu adanya keselarasan dalam mendapatkan solusi tersebut, salah satu dengan harmonisasi ekonomi dan kearifan lokal yang tentu saja dapat memicu daya saing ekonomi, meningkatkan produktifitas yang pada akhirnya meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan tetap mempertahankan budaya, adat istiadat yang menjadi karakter khas yang ditinjau dari perspektif ekonomi Islam.studi ini menggunakan pendekatan deskriptifkualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, interview, dan analisis datata, sebagai sample peneliti mengambil realita pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal pandanus handicraft dalam menghadapi pasar modern dalam perspektif ekonomi syariah di CV Pandanus Nusa Sambisari Yogyakarta. Hasil analisis menyatakan bahwasanya handycraft memiliki efek multyplier terhadap masyarakat, karena anyaman pandan telah berkontribusi menggerakan sektor perdagangan jasa dan pertanian. Serta mampu mengembalikan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat baik dari sisi Integrasi sektor ekonomi maupun integrasi bidang sosial yang meliputi ukhuwah islamiyah, dan terciptanya solidartas sosial.


Keywords


ekonomi kreatif; strategi pengembangan; kearifan lokal; perspektif ekonomi Islam; CV Pandanus Handycraft

Full Text:

PDF

References


Abdul Wahhab Khallaf. 1985. Kaidah-kaidah Hukum Islam, Bandung: Risalah.

Ahmad al-Nadwi. 1998. al-Qawa’id al-Fiqhiyah. Cetakan ke-V. Beirut: Dar al-Qalam.

Ahmad Azhar Basyir. 1983. Hukum Adat Bagi Umat Islam. Cetakan Pertama.Yogyakarta: Nur Cahaya.

Angga Aryo W, 2011, The Tradmodernition: Gerakan Glokalisasi Berbasis Kearifan Lokal Batik Banyumas, Karya Tulis Ilmiah, Juara Harapan 1 UNS.

Arikunto, S., 2002, Prosesdur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Renika Cipta.

Bambang Mursito, dan Harini, 2014, Industri Kecil Sebagai Basis Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Karanganyar, psp-kumkm.lppm.uns.ac.id

Barringer, Richard, et.al., (tidak ada tahun). “The Creative Economy in Maine: Measurement & Analysis”, The Southern Maine Review, University of Southern Maine

Dahana, Radhar Panca. 2001. Menjadi Manusia Indonesia. Yogyakarta: Penerbit LKiS.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit Balai Pustaka.

Departemen Perdagangan Republik Indonesia. 2008, Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025: Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009 – 2025”

Djojohadikusumo, Sumitro. 1994, Perkembangan Pemikiran Ekonomi: Dasar Teori Ekonomi pertumbuhan dan Ekonomi Pembangunan, Jakarta.

Evans, Graeme L (2009). “From Cultural Quarters to Creative Clusters – Creative Spaces in The New City Economy

H.A.Djazuli. 2006. Kaidah-kaidah Fikih, Cetakan ke-1. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Herie Saksono, Creative Economy: New Talents For Regional Competitiveness Triggers, Jurnal Bina Praja | Volume 4 No. 2 Juni 2012.

Hyene, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia. Jilid I. Jakarta: Terjemahan Badan Litbang Kehutanan.

I Ketut Gobyah, Berpijak pada Kearifan Lokal” dalam http://www.balipos.co.id, diakses pada 17 Mei 2017.

Ibn Qayyim Al Jauziyah, tt, I’lam Al-Muwaqqi’in, jilid 3, Beirut: Dar Al-Jalil.

Istanti, Kun Zahrun. 2007. Ibda’ Jurnal Studi Islam dan Budaya. Purwokerto: PM3 STAIN Purwokerto.

Jati Batoro, dkk, 2015, Etnobotani Masyarakat Lokal, Struktur Anatomi Jenis Pandan (Pandanaceae) Bermanfaat di Jawa Timur, RESEARCH JOURNAL OF LIFE SCIENCE E-ISSN : 2355-9926 AGUSTUS-2015 VOLUME 02 NO. 02.

Koentjaraningrat. 2005. Pengantar Antropologi. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Kuntowijoyo. 1999. Budaya dan Masyarakat. Yogyakarta: PT Tiara Wacana Yogya.

Latuconsina, Hudaya. 2010. Kreativitas Tanpa Batas Menuju Ekonomi Kreatif Berbasis Insan Kreatif. Cetakan I. Jakarta: TERAJU.

Marcus J. Pattinama. Pengentasan Kemiskinan Dengan Kearifan Lokal (Studi Kasus di Pulau Buru-Maluku dan Surade-Jawa Barat), dalam MAKARA Jurnal Sosial Humaniora. Vol. 13. No. 1. Juli 2009.

Moelyono, Mauled. 2010. Menggerakan EKONOMI KREATIF Antara Tntunan dan Kebutuhan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Moelyono, Mauled. 2010. Menggerakkan Ekonomi Kreatif Antara Tuntutan dan Kebutuhan. Edisi I. Cetakan I. Jakarta: Rajawali Pers.

Muhammad Abu Zahrah. (tt). Ushul al-Fiqh, Al Qahirah: Dar al-Fikr al-Arabi.

Muhammad Rasyid Ridha. (tt).Tafsir al-Manar, Juz I, Bairut: Dar al-Fikr.

Murniati, D.E. 2009. Peran Perguruan Tinggi Dalam Triple Helix Sebagai Upaya Pengembangan Industri Kreatif. Seminar Nasional Peran Pendidikan Kejuruan Dalam Pengembangan Industri Kreatif. Jurusan PTBB FT UNY.

Nurchayati dan Andalan Tri Ratnawati, Strategi Pengembangan Industri Kreatif Sebagai Penggerak Destinasi Pariwisata Di Kabupaten Semarang, disampaikan pada Prosiding Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu & Call For Papers Unisbank (Sendi_U) Ke-2 Tahun 2016 Kajian Multi Disiplin Ilmu dalam Pengembangan IPTEKS untuk Mewujudkan Pembangunan Nasional Semesta Berencan (PNSB) sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing Global.

Nurul Istifadah, 2013. Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Nasional Melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif Menghadapi Perekonomian Global, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya.

Pangestu, Mari Elka. 2008. “Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025”, disampaikandalam Konvensi Pengembangan Ekonomi Kreatif 2009-2015 yang diselenggarakan pada Pekan Produk Budaya Indonesia 2008, JCC, 4 -8 Juni 2008.

Piliang, Yasraf Amir. 2006. Dunia yang Dilipat. Jakarta: Penerbit Jalasutra.

Puspa Rini & Siti Czafrani, 2010, Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Oleh Pemuda Dalam Rangka Menjawab Tantangan Ekonomi Global, Jurnal UI Untuk Bangsa Seri Sosial dan Humaniora Volume 1.

Rahmani Timorita Yulianti, Ekonomi Islam dan Kearifan Lokal, Jornal Millah Edisi Khusus Desember.

Roqib, Muhamad. 2007. Harmoni dalam Budaya Jawa (Dimensi Edukasi dan Keadilan Gender). Purwokerto: STAIN Press.

Sartini, Menggali Kearifan Lokal, dalam Jurnal Filsafat, Agustus 2004, Jilid 37, Nomor 2.

Simatupang, T.M. 2008. Industri Kreatif Indonesia. Bandung: Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung.

Sudardadi, H. 1996. Tumbuhan Monokotil. Jakarta: Penebar Swadaya.

Suryana. 2013. Ekonomi Kreatif, Ekonomi Baru: Mengubah Ide dan Menciptakan Peluang, Jakarta: Salemba Empat.

Tim Penulis FSEI. 2008. Filsafat Ekonomi Islam. Cetakan Pertama. Yogyakarta: FSEI PPs UIN Sunan Kalijaga.

TON. 2010. Pengembangan Keilmuan Baru Ekonomi Islam, dalam Sharing, Majalah Ekonomi dan Bisnis Syariah, Edisi 43 Tahun IV Juli 2010.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Siti Nur Azizah, Muhfiatun

Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama

ISSN 1411-8777 (p), ISSN 2598-2176 (e)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 License.