آليات اكتشاف الأحكام وتغيرها: دراسة أصولية مع إشارة خاصة إلى إشكالية التوقيت الإسلامي

Syamsul Anwar

Abstract


Kajian ini difokuskan pada pembahasan terhadap mekanisme dalam usul fikih yang digunakan untuk melakukan penemuan dan juga perubahan hukum syariah, dengan referensi khusus terhadap salah satu problem yang dihadapi dunia Islam saat ini, yaitu masalah penanggalan. Penulis mengkaji tiga metode penemuan hukum dalam teori hukum Islam, yaitu metode bayani, metode kausasi, dan metode sinkronisasi dengan fokus pendalaman pada yang kedua dan memberikan contoh kasus keharaman rokok dalam beberapa fatwa kontemporer dan kasus penjatuhan talak di depan pengadilan seperti yang berlaku di Indonesia. Begitu pula penulis berpendapat bahwa ada empat syarat untuk suatu ketentuan hukum syariah dapat diubah dengan contoh kasus kebolehan perempuaan memangku jabatan publik seperti menjadi presiden yang secara harfiah nas dilarang. Lebih lanjut penulis menggunakan mekanisme tersebut untuk memecahkan problem penanggalan Islam dalam suatu perspektif global, dan menyimpulkan bahwa penanggalan Islam global tidak mungkin dibuat tanpa berpegang kepada hisab astronomi dan karenanya harus dilakukan reinterpretasi terhadap hadis-hadis rukyat dengan menggunakan mekanisme yang telah dijelaskan terdahulu

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.14421/ahwal.2015.08202

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Al-Ahwal

 

 

    

    

    

    

    

    

    

 

All publications by Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Department of Islamic Family Law Faculty of Sharia and Law Sunan Kalijaga State Islamic University are licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Address: Al-Ahwal Research Centre Department of Islamic Family Law Faculty of Sharia and Law Sunan Kalijaga State Islamic University Jln. Marsda Adisucipto 1 Yogyakarta 55281 Indonesia Telp./Fax.: 0274-512840 Email: alahwal.uinyogya@yahoo.com

View Al-Ahwal Stats