Jaringan Islam dan Transformasi Otoritas Sosial di Jawa:  Analisis Historis dari Islam Maritim Menuju Islam Agraris

Penulis

  • AHMAD SYAFI'I MUFADZILAH RIYADI UIN SYEKH WASIL KEDIRI

DOI:

https://doi.org/10.14421/thaq.v25i1.4126

Abstrak

Artikel ini membahas proses Islamisasi di Jawa dengan fokus pada transformasi otoritas sosial melalui analisis jaringan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran historis otoritas keagamaan dari model Islam maritim yang berbasis di kawasan pesisir menuju model Islam agraris di wilayah pedalaman. Argumen utama yang diajukan adalah bahwa Islamisasi di Jawa merupakan proses negosiasi budaya jangka panjang yang menghasilkan sintesis kultural unik, bukan sekadar transfer doktrin keagamaan yang kaku. Jaringan Islam, yang mencakup relasi ulama, pedagang, dan institusi pendidikan, berperan sebagai sumber otoritas simbolik yang terus bertransformasi seiring dengan perubahan konteks ekonomi dan politik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa melemahnya kota-kota pelabuhan akibat perubahan jalur perdagangan global dan intervensi kolonial memicu perpindahan pusat dinamika Islam ke pedalaman. Dalam fase agraris ini, legitimasi otoritas beralih dari mobilitas perdagangan ke institusi pesantren dan kepemimpinan personal kiai yang berakar kuat dalam struktur sosial masyarakat pedesaan. Transformasi ini menandai perubahan mendasar dalam struktur kekuasaan simbolik di mana Islam menjadi bagian integral dari identitas kolektif dan kohesi sosial masyarakat Jawa.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-25

Terbitan

Bagian

Research Article

Cara Mengutip

Jaringan Islam dan Transformasi Otoritas Sosial di Jawa:  Analisis Historis dari Islam Maritim Menuju Islam Agraris. (2026). Thaqafiyyat : Jurnal Bahasa, Peradaban Dan Informasi Islam, 25(1), 47-79. https://doi.org/10.14421/thaq.v25i1.4126