KEPUASAN KERJA DAN BURNOUT TERHADAP INTENSITAS TURNOVER PADA KARYAWAN ORGANIK DAN ANORGANIK DI AJB BUMIPUTERA SYARIAH YOGYAKARTA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kepuasan kerja dan
burnout terhadap intensitas turnover pada karyawan organik dan anorganik di
AJB Bumiputera Syariah Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah
karyawan organik dan anorganik di AJB Bumiputera Syariah Yogyakarta dengan
70 responden. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah populasi ialah
seluruh karyawan organik maupun anorganik. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif, analisis data menggunakan program SPSS 21.00 for windows dan
menggunakan focus group discussion. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
kepuasan kerja dan burnout secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang
signifikan terhadap intensitas turnover. Berdasarkan uji parsial dapat disimpulkan
bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan untuk
variabel burnout dapat disimpulkan mempunyai pengaruh positif tetapi tidak
signifikan. Berdasarkan hasil dari nilai adjust R 0,188 menunjukkan bahwa
sumbangan pengaruh variabel kepuasan kerja dan burnout 11,8% sedangkan
sisanya 88,2% di pengaruhi oleh variabel lain, seperti: komitmen organisasi.
Kemudian untuk hasil dari uji statistik karyawan anorganik pada variabel Y
(intensitas turnover) untuk karyawan anorganik ini lebih dominan dibandingkan
organik.
Kata Kunci: Kepuasan Kerja, Burnout, Intensitas Turnover

https://doi.org/10.14421/jmd.2016.%25x
PDF

Authors who publish with Jurnal MD agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).