Tujuan Pendidikan Islam di Indonesia Perspektif al-Qur'an
DOI:
https://doi.org/10.14421/jkii.v8i2.1351Keywords:
Tujuan, Pendidikan Islam, Solusi, IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana antara harapan dan kenyataan pendidikan Islam di Indonesia. Mengurai antara output pendidikan dan realita yang terjadi pada dunia pendidikan Islam pada saat ini. Begitu banyak permasalahan yang terjadi, dari kurangnya perhatian terhadap nilai-nilai moral dan etika pada siswa, faktor sosial dan ekonomi, pengaruh lingkungan dan teman sebaya, hingga ketidaktepatan sistem pendidikan. Seyogyanya pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan teoritis, tetapi juga pada pengembangan akhlak dan penerapan praktis nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Adapun teknis pengumpulan data yang dilakukan yaitu mencatat data-data yang diambil dari berbagai sumber dari bahan-bahan tertulis kemudian mengidentifikasi buktibukti kontekstual yaitu dengan mencari hubungan antara data dengan realitas yang penulis teliti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis data baik jurnal, buku atau artikel yang berkaitan dengan tema yang dimaksud. Hasil penelitian menyebutkan bahwa Al-Qur’an sebagai pedoman umat Islam menjadi inspirasi dan sumber ilmu bagi segala aspek kehidupan, termasuk dalam persoalan pendidikan dewasa ini. Meskipun masih ada tantangan yang perlu diatasi, ada beberapa arah yang dapat dilihat untuk masa depan pendidikan Islam di Indonesia. Peningkatan kurikulum pendidikan Islam perlu terus dilakukan untuk memastikan bahwa siswa menerima pendidikan yang relevan dan berkualitas. Kurikulum harus mencakup aspekaspek klasik seperti Al-Quran, hadis, dan fiqih, namun juga memperhatikan integrasi dengan m ata pelajaran lain seperti ilmu pengetahuan dan teknologi.
[This study aims to determine how far between the expectations and reality of Islamic education in Indonesia. Describe the output of education and the reality that is happening in the world of Islamic education at this time. There are so many problems that occur, starting from the lack of attention to moral and ethical values in students, social and economic factors, environmental and peer influences, to the inaccuracy of the education system. Islamic education should not only focus on the transfer of theoretical knowledge, but also on the development of morals and the application of practical Islamic values in everyday life. The technical data collection was carried out, namely recording data taken from various sources from written materials and then identifying contextual evidence, namely by looking for the relationship between the data and the reality that the author examined. This research uses qualitative data-based methods, both journals, books or articles related to the theme in question. The results of the study state that the Al-Qur’an as a guideline for Muslims is an inspiration and source of knowledge for all aspects of life, including in today’s educational issues. Although there are still challenges that need to be overcome, there are several directions that can be seen for the future of Islamic education in Indonesia. Improvement of the Islamic education curriculum needs to be continued to ensure that students receive relevant and quality education. The curriculum must cover classical aspects such as the Koran, hadith, and fiqh, but also pay attention to integration with other subjects such as science and technology.]
Downloads
References
Abdiyah, Lathifah. “Filsafat Pendidikan Islam: Pendidikan Multikultural.” Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 2 (September 27, 2021). https://doi.org/10.32923/tarbawy.v8i2.1827.
Achadah, Alif. “Pendidikan Multikultural Dalam Membentuk Karakter Bangsa Indonesia.” Tabyin 03, no. 01 (2020). http://e-journal.stai-iu.ac.id/index.php/tabyin.
Adya Winata, Koko, I Solihin, Uus Ruswandi, and Mohamad Erihadiana. “Moderasi Islam Dalam Pembelajaran PAI Melalui Model Pembelajaran Konstekstual.” Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan. Vol. 3, 2020. http://ejournal.upg45ntt.ac.id/index.php/ciencias/index.
Al-Marakeby, Muhammad. “Rethinking Modern Fatwa Typology: An Ethnographic Study of Al-Azhar’s Fatwa Council.” Vol. 1, 2022.
Amin, A Nurtamim, and M Erihadiana. “Pendidikan Multikultural Dalam Perspektif QS. Ar Rum Ayat 22.” JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. Vol. 5, 2022. http://jiip.stkipyapisdompu. ac.id.
Choiri, Moh Miftachul. “Quo Vadis Pendidikan Multikultural Dalam Era Global Di Pesantren.” Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan 9, no. 2 (2011): 192–204. http://jurnal. stainponorogo.ac.id/index.php/cendekia/article/view/875.
Daimah, Daimah, and Setyo Pambudi. “Pendekatan Sosiologi Dalam Kajian Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan Islam 9, no. 2 (2018): 115–26. https://doi.org/10.22236/jpi.v9i2.1814.
Fahri, mohammad, Ahmad zainuri. “Moderasi Beragama Di Indonesia.”Intizar13, no. 5 (2022): 451. http://jurnal.radenfatah. ac.id/index.php/intizar/article/download/5640/3010/.
Garrad, Traci Ann, and Huw Nolan. “Rethinking Higher Education Unit Design: Embedding Universal Design for Learning in Online Studies.” Student Success 14, no. 1 (2023): 1–8. https://doi.org/10.5204/ssj.2300.
Hanafi, Sari. “Islamization of Knowledge and Its Grounding: Appraisal and Alternative.” Vol. 1, 2022.
Haris, Abdul, Pito Pusdiklat, Tenaga Teknis Pendidikan, Dan Keagamaan. “MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PERSPEKTIF ALQURAN,” 2018.
Haryati, Tri Astutik. “ISLAM DAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL,” 2009.
Hasanah, Uswatun. “Model-Model Pendidikan Karakter Di Sekolah.” Jurnal Pendidikan Islam 7 (2016).
Hidayat, Tatang, and Makhmud Syafe’i. “PERAN GURU DALAM MEWUJUDKAN TUJUAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH.” Vol. 2, 2018.
Istihana. Fakultas Tarbiyah Raden Intan Lampung, n.d. Junaedi, Edi. Moderasi Beragama, 2019.
Kumalasari, Intan. “PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM.” Hikmah 18, no. 2 (2021).
Mansir, Firman. “PENDEKATAN PSIKOLOGI DALAM KAJIAN PENDIDIKAN ISLAM.” Jurnal Psikologi Islami 4, no. 1 (2018).
Mardiah, Mardiah, and Syarifudin Syarifudin. “Model-Model Evaluasi Pendidikan.” MITRA ASH-SHIBYAN: Jurnal Pendidikan Dan Konseling 2, no. 1 (2019): 38–50. https://doi.org/10.46963/mash.v2i1.24.
Marga Ramadhan, Ossi. “Rekonstruksi Tujuan Pendidikan Islam: Studi Komparasi Pemikiran Majid Irsan Al-Kilani Dan Ahmad Dahlan.” Jurnal Pendidikan Islam Indonesia 5, no. 1 (2020). https://doi.org/10.35316/jpii.v4i1.254.
Maskuri, Subardi. “QUO VADIS LEMBAGA PENDIDIKAN DAYAH PASCA KEMERDEKAAN DAN PASCA REFORMASI.” As-Salam 4, no. 2 (2020).
Nurdin, Fauziah. “Moderasi Beragama Menurut Al-Qur’an Dan Hadist.” Jurnal Ilmiah Al Muashirah 18, no. 1 (2021). https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/almuashirah/.
Rahmat, Ali, Anwar Rudi, and Kariman. “Quo Vadis Pendidikan Pesantren Di Era Digital.” Kariman 11 (2023).
Risnawati, Atin. “Nilai - Nilai Ummatan Wasatan Untuk Melawan Intoleran.” Raushan Fikr 8, no. 2 (2019).
Roswantika, Mia dkk. “Tujuan Pendidikan Perspektif Al-Quran Dan Pendidikan Barat.” Attractive 2, no. 2 (2020).
Sholichah, Aas Siti. “TEORI-TEORI PENDIDIKAN DALAM ALQUR’AN.” Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam 7, no. 01 (April 16, 2018). https://doi.org/10.30868/ei.v7i01.209.
Sutrisno, Edy. “Aktualisasi Moderasi Beragama Di Lembaga Pendidikan.” Jurnal Bimas Islam 12, no. 1 (2019).
Syafe’i, Imam. “Tujuan Pendidikan Islam.” Al-Tadzkiyyah; Jurnal Pendidikan Islam, 2015.
Tarbawi, Jurnal, : Jurnal, Ilmu Pendidikan, Tejo Waskito, and Miftahur Rohman. “PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PERSPEKTIF ALQURAN.” Jurnal Ilmu Pendidikan 14, no. 02 (2018).
Zaim, Muhammad. “TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF Al QUR’AN DAN HADITS (Isu Dan Strategi Pengembangan Pendidikan Islam).” Jurnal Muslim Heritage 4, no. 2 (2019).
Zamroji, Muhammad. “Quo Vadis Implementasi Model Pengembangan Mutu Juran Di Lembaga Pendidikan Islam.” Ats-Tsaqofi 2, no. 1 (2020).