MODEL PEMBERDAYAAN BERBASIS PENTAHELIX DALAM MENINGKATKAN MINAT LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
PDF

Keywords

Pentahelix
Empowerment
Literacy
Primary School

How to Cite

Najla Satira, Darajati, A., Rahmatil Aulia Fadhilah, Ainun Muslihatun Najibah Rozi, Risa Nabila, Chelin Indisyah Putri, Radja Farros Nur Zamzamy, Agam Jati Mulya, Moh. Bahrul Lahut, Defan Auli Rahmatillah, & Ahmad Abbas Arrosyid. (2025). MODEL PEMBERDAYAAN BERBASIS PENTAHELIX DALAM MENINGKATKAN MINAT LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 25(2), 87–94. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v25i2.4144

Abstract

Abstract - This study aims to examine the implementation of a pentahelix-based empowerment model in an effort to increase literacy interest among primary school students. The pentahelix model involves five important elements, namely academics, businesses, communities, government and media, which synergistically work together to create a productive literacy ecosystem. The problem of low interest in reading in Indonesia, which is reflected in the low international literacy rankings, is the background to the importance of this collaborative approach. This research used a descriptive qualitative method with a field study approach in several elementary schools. The results show that the implementation of the pentahelix model can significantly increase students' interest in reading, especially when all elements play an active role according to their capacity. Strong collaboration between pentahelix elements creates a more contextualized, interesting and meaningful learning experience for students. This study recommends replicating this model at the primary education level more widely to strengthen literacy culture from an early age.

 

Keyword: Pentahelix, Empowerment, Literacy, Primary School.

 

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pemberdayaan berbasis pentahelix dalam upaya meningkatkan minat literasi di kalangan siswa sekolah dasar. Model pentahelix melibatkan lima unsur penting, yaitu akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan media yang secara sinergis bekerja sama dalam menciptakan ekosistem literasi yang produktif. Permasalahan rendahnya minat baca di Indonesia, yang tercermin dari peringkat literasi internasional yang masih rendah, menjadi latar belakang pentingnya pendekatan kolaboratif ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan pada beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pentahelix mampu meningkatkan minat baca siswa secara signifikan, terutama ketika semua elemen berperan aktif sesuai kapasitasnya. Kolaborasi yang kuat antar unsur pentahelix menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, menarik, dan bermakna bagi siswa. Penelitian ini merekomendasikan replikasi model ini pada tingkat pendidikan dasar secara lebih luas untuk memperkuat budaya literasi sejak dini.

 

Kata kunci: Pentahelix,Pemberdayaan, Literasi, Sekolah Dasar

https://doi.org/10.14421/aplikasia.v25i2.4144
PDF

References

Ahmad Faisal, A. P. (2024). COllaborative Learning Upaya Pencegahan Global Warming Di Paud Cahaya Kasih Ibu Kota Tangerang Selatan. Jurnal UMJ.

Ai Teti Wahyuni1, I. I. (2023). Pemberdayaan Rumah Literasi dalam Upaya Meningkatkan Semangat Belajar Siswa DiEra Revolusi Industri 5.0 Di Desa Jayasari. Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara(JMMN), 73-79.

Anisa Diniati, R. R. (2022). Literacy Eventsebagai Kampanye Public Relationsdalam Meningkatkan Semangat Literasi Masyarakat Indonesia. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi.

Annisa Nuraisyah Annas, 2. B. (2024). Tantangan dan Solusi Orang Tua dalam MembangunKecakapan Literasi AnakUsia Dini. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan (JKPPK).

Armando Mulana Putra, E. S. (2024). Peningkatan Minat Baca dan Literasi Anak Melalui Programpengabdian Masyarakat Di Sekolah Dasar. Communnity Development Journal, 393-397.

Astarina Nilam Kirana, E. P. (2024). Peningkatan Literasi Digital Melalui Kolaborasi Pemerintah, Sektor Swasta, Dan Masyarakat: Kontribusi Terhadap Pencapaian SDGS 2030 dalam Pendidikan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin.

Bu’ulolo, Y. (2021). Membangun Budaya Literasi Di Sekolah. BIP: Jurna Bahasa Indonesia Prima.

Dharma Gyta Sari Harahap1, F. N. (2022). Analisis Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar. JURNALBASICEDU.

Fahrianur, R. M. (2023). Implementasi Literasi di Sekolah Dasar. Journal of Student Research(JSR), 102-113.

Herdiansah, A. G. (2020). Pengembangan Potensi Kewirausahaan Dengan Prinsip Penta Helix Di Desa Margamekar Kabupaten Sumedang. Kumawula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.

Kadek Ayu Aryani, ,. N. (2024). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Minat Literasi Siswa Di Sekolah Dasar. JUKIM : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 75-79.

Kelvin, I. W. (2022). Kolaborasi Model Penta Helix Dalam Mewujudkan Smart Village Pondok Ranji . J3P : Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintah, 1-15.

Liana Rochmatul Wachidah, A. P. (2024). Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Literasi Bahasa Ramah Anak pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Meliyanti, P. R. (2021). Kajian Literatur: Perkembangan Literasi dan Numerasi di Lingkungan Keluarga. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6504-65012.

Muhammad Al Faridho Awwal, D. W. (2019). Peningkatan Sadar Investasi Masyarakat melalui Model Penta Helix. ISTISHODUNA.

Muhammad Hasan, N. N. (2022). Implementasi Budaya Literasi Melalui Optimalisasi Perpustakaan Di Sekolah Dasar. JES : Jurnal Eduscience (JES).

Nurbaeti, A. M. (2022). Penerapan Metode Bercerita Dalam Meningkatkanliterasi Anakterhadap Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Tahsinia.

Pusparani Pusparani, R. R. (2021). Implementasi Konsep Pentahelix Dalam Pengembangan Desa Wisata Cibuntu. Jurnal Pariwisata.

Syarif Hidayatullah, S. V. (2022). Analisis Kebutuhan Media Literasi Berbasis Digital pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Wahyuni Dwi Aryani, H. P. (2023). Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Dalam Meningkatkan Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar. Jemari: Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah, 71-82.

Yunas, N. S. (2019). Implementasi Konsep Penta Helix dalam Pengembangan Potensi Desa melalui Model Lumbung Ekonomi Desa di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Inovasi Kebijakan.

Yusron Abda’u Ansya1, A. A. (2024). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Literasi Bacatulis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Unimed.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 The copyright of published articles belongs to the author(s)

Downloads

Download data is not yet available.