Dokumenter "Aku dan Al-Jenderami": Representasi Kehidupan Warga Emas di Yayasan Al-Jenderami, Malaysia <b></b>
PDF

Keywords

Al-Jenderami
Documentary Film
Social Engagement
Social Advocacy Media
Visual Representation

How to Cite

Dokumenter "Aku dan Al-Jenderami": Representasi Kehidupan Warga Emas di Yayasan Al-Jenderami, Malaysia . (2026). Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 26(1), 45-53. https://doi.org/10.14421/bpw02w34

Abstract

Abstract - This study explores the representation of senior citizens' lives at the Al-Jenderami Foundation through a qualitative descriptive approach, focusing on spirituality, self-actualization, and social participation. Data collection methods include participatory observation using the Tawamas technique (laughter with senior citizens), semi-structured interviews with the Memory Card technique, and audiovisual documentation compiled into the documentary film Aku dan Al-Jenderami. The study involved six senior residents of PPSHIA Al-Jenderami as key informants, selected purposively based on their willingness to participate and length of residence. Thematic analysis following Braun and Clarke's (2006) framework was applied to interview transcripts, field notes, and audiovisual materials, with member checking and researcher reflexivity used to minimize subjectivity. Findings reveal that the documentary challenges conventional social constructions of aging by portraying elderly individuals as spiritually resilient, socially active, and self-empowered. This representation confronts negative stereotypes and highlights the importance of spiritual and social engagement in aging populations. The documentary also functions as a tool for social advocacy, emphasizing compassion and communal support in upholding the rights and dignity of the elderly. The study encourages similar media and policy approaches in aging societies, particularly in Indonesia and Malaysia.

 

Keyword: Al-Jenderami, documentary film, social engagement, social advocacy media, visual representation.

 

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kehidupan warga emas di Yayasan Al-Jenderami direpresentasikan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang menitikberatkan pada dimensi spiritualitas, aktualisasi diri, dan partisipasi sosial. Metode yang digunakan meliputi observasi partisipatif dengan pendekatan Tawamas (Tawa bersama warga emas), wawancara semi-terstruktur dengan pendekatan Memory Card, serta dokumentasi audiovisual yang kemudian disajikan dalam bentuk film dokumenter "Aku dan Al-Jenderami". Penelitian melibatkan enam warga senior PPSHIA Al-Jenderami sebagai informan kunci yang dipilih secara purposif berdasarkan kesediaan berpartisipasi dan lama tinggal. Analisis tematik mengacu pada kerangka Braun dan Clarke (2006) diterapkan terhadap transkrip wawancara, catatan lapangan, dan materi audiovisual, disertai member checking dan refleksivitas peneliti untuk meminimalkan subjektivitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dokumenter ini memperbarui pandangan konstruksi sosial yang menggambarkan lansia sebagai individu aktif, kuat secara spiritual, dan berdaya dalam komunitas. Representasi ini tidak hanya melawan stereotip negatif terhadap lansia, tetapi juga menunjukkan urgensi keterlibatan sosial dan spiritual dalam kehidupan lansia. Lewat peran media sebagai alat advokasi sosial, dokumenter ini mengadvokasi dan memperjuangkan hak-hak lansia dengan landasan kasih sayang dan community togetherness. Penelitian ini menyarankan agar pendekatan serupa diterapkan dalam kebijakan sosial dan produksi media, khususnya di negara dengan populasi lansia yang tumbuh pesat, seperti Indonesia dan Malaysia.

 

Kata kunci: Al-Jenderami, film dokumenter, keterlibatan sosial, media advokasi sosial, representasi visual.

PDF

References

Bagas, M. A., Dahlan, A. Z., Mustafa, S., Kediri, I. A., & Barat, L. (2024). Eksistensi Keluarga Lansia: Studi Implementasi Program Bina Keluarga Lansia Berdasarkan 7 Dimensi Lansia Kecamatan Kediri Lombok Barat. 04(1), 9–31.

Christy, N., & Partasari, W. D. (2022). Gambaran Kesepian dan Strategi Coping pada Lansia di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Psikogenesis, 10(2), 169–183.

Don Lopulalan, M. (2022). Enam Film Dokumenter dalam Program "Sejarah dan Identitas" Festival Film Papua IV 2021. Lembaran Antropologi, 1(1), 114–120. https://doi.org/10.22146/la.3550

Erikson, Erik. (2010). Childhood and Society. Pustaka Pelajar.

Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:265817753

Johnson, Doyle Paul. (1994). Teori Sosiologi Klasik dan Modern (hlm. 181). Gramedia Pustaka.

Karunianingsih, D. A., & Yudita, K. R. (2022). Pendekatan Deskriptif dalam Penulisan Naskah Dokumenter Berjudul "Egrang dan Generasi Bangsa." Sense: Journal of Film and Television Studies, 5(1), 39–54. https://doi.org/10.24821/sense.v5i1.6999

Kevinia, C., Putri Syahara, P., Aulia, S., & Astari, T. (2024). Analisis Teori Semiotika Roland Barthes Dalam Film Miracle in Cell No.7 Versi Indonesia. COMMUSTY Journal of Communication Studies and Society, 1(2), 38–43. https://doi.org/10.38043/commusty.v1i2.4082

Manurung, P. A. (2024). Upaya Program Sekolah Lansia dalam Meningkatkan Kesejahteraan Lansia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 4(1), 21–26. https://doi.org/10.30742/juispol.v4i1.3461

Nathaniella, A., & Triadi, I. (2024). Pengaruh Film Dokumenter "Dirty Vote" pada Saat Masa Tenang Pemilihan Umum Tahun 2024 di Indonesia. Indonesian Journal of Law and Justice, 1(4), 11. https://doi.org/10.47134/ijlj.v1i4.2402

Prasetyo, M. E., Sitompul, G. I., Surawi, J. (2023). Analisis Visual Komposisi dan Editing Pewarnaan Film Dokumenter Badut Balik Tawa. Jurnal Sense, 6(1), 3.

Putri, S. A. R. (2021). Potret Stereotip Perempuan di Media Sosial. Representamen, 7(02). https://doi.org/10.30996/representamen.v7i02.5736

Rizki, A. A., SM, A. E., & Narti, S. (2024). Representasi Kebaya Jawa Pada Perempuan Dalam Serial "Gadis Kretek." Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 3(3), 223–232. https://doi.org/10.37676/mude.v3i3.6471

Servaes, J. (2022). Communication for development and social change. Dalam The Routledge handbook of nonprofit communication (hlm. 23–31). Routledge.

Siren, N. R. (2015). Psikologi dan Penerimaan Warga Emas di Kompleks Warga Emas al-Jenderami. Journal of Usuluddin, 41(1), 73–94. https://doi.org/10.22452/usuluddin.vol41no1.4

Statistik Penduduk Lanjut Usia 2023. (2023, 29 Desember). https://www.bps.go.id/id/publication/2023/12/29/5d308763ac29278dd5860fad/statistik-penduduk-lanjut-usia-2023.html

UCANews.com. (n.d.). Malaysia's Sarawak state prepares for an aging society. https://www.ucanews.com/news/malaysias-sarawak-state-prepares-for-an-aging-society/101557

Zulyadi, T. (2014). Advokasi sosial. Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah, 20(2).

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2026 The copyright of published articles belongs to the author(s)