ITSBAT TALAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERKAWINAN DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.14421/ahwal.2019.12103Keywords:
Itsbat Talak, Hukum Perkawinan, IndonesiaAbstract
This study discusses about itsbat talak (legal recognition of divorce) pronounced by husbands out of court in the perspective of Marriage Law in Indonesia. There are three issues answered in this study. First, how is the legal problem of out-of-court divorce in the perspective of Marriage Law in Indonesia and Fiqh? Second, what is the urgency of itsbat talak in the view of fiqh and Marriage Law in Indonesia? Third, what is the review of the Marriage Law in Indonesia on the itsbat talak out-of-court? To answer this problem, a library study was conducted. The data was collected through searching of the research results, books, fiqh books, laws or regulations and electronic as well as digital data through websites. The study found that there are some legal problems of itsbat talak for out-of-court divorce such as its legality, the probability of talak for twice, no legal protection, the couple blocked from other marriage, and the lost of post-marriage rights. Itsbat talak for out of court divorce can be recognized in the Marriage Law in Indonesia.
Studi ini mengkaji tentang itsbat (pengakuan hukum) talak yang telah dijatuhkan suami di luar pengadilan dalam perspektif hukum perkawinan di Indonesia. Ada tiga persoalan yang akan dijawab dalam studi ini. Pertama, bagaimana problematika hukum talak di luar pengadilan dalam perspektif Hukum Perkawinan di Indonesia dan Fikih ? Kedua, bagaimana urgensi itsbat talak dalam pandangan Fikih maupun Hukum Perkawinan di Indonesia ? Ketiga, bagaimana tinjauan Hukum Perkawinan di Indonesia terhadap itsbat talak perceraian di luar pengadilan ? Untuk menjawab permasalahan ini dilakukan studi kepustakaan. Data tentang talak di luar pengadilan atau itsbat nikah dikumpul melalui penelusuran hasil-hasil penelitian, buku-buku atau kitab fikih, undang-undang atau peraturan dan data elektronik melalui website. Data ini diolah, dianalisis dan dijadikan bahan untuk mengkaji itsbat talak dengan menggunakan metode kajian hukum normatif. Hasil penelitian menemukan jawaban, pertama; ada lima problem hukum talak di luar pengadilan, seperti keabsahannya, kemungkinan terjadi talak dua kali, tidak adanya perlindungan hukum, pasangan talak di luar pengadilan tidak dapat melakukan penikahan resmi dengan yang lain, tidak bisa mendapatkan hak-hak setelah talak. Itsbat talak dapat diakui dalam hukum perkawinan di Indonesia.References
Abdul Manan, Hukum Ekonomi Syariah dalam Perspektif Kewenangan Peradilan Agama, Jakarta: Kencana, 2012.
Adiwidva, Tim Visi, Panduan Lulus Ujian Profesi Advokat, Jakarta:Visimedia Pustaka, 2014.
Agama, Departemen, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Jakarta: Sygma Creatif Media Corp.
Ali, Achmad, Menguak Tabir Hukum, Jakarta: Chandra Pratama, 2015.
Amiruddin, Pengantar Metodologi Hukum, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2004.
Ardhiwisastra, Y.B., Penafsiran dan Konstruksi Hukum, Jakarta: Alumni, 2000.
Az-Zuhaili, Wahbah, Ushûl al-Fiqh al-Islamiy, Damaskus: Dar al-Fikr, 1996.
----, Al-Fiqh al-Islamiy wa Adillatuhu, Damaskus: Dar al-Fikr.
Bahnasi, Ahmad Fathi, Nazariyah al-Itsbat fi al-Fiqh al-Jina’i al-Islami, Kairo: Dar al-Syuruq, 1983.
Bakri, Nurdin and Antoni Antoni, ‘Talak di Luar Pengadilan Menurut Fatwa Mpu Aceh No 2 Tahun 2015 Tentang Talak’, Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, vol. 1, no. 1, 2017, http://www.jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/samarah/article/view/1570.
Bukhari, Muhammad bin Ismail Abu Abdillah Al, Shahih al-Bukhari, ed. by Mushtafa Diib Al-Bugha, Beirut: Dar Ibn Katsir, 1987.
Caniago, Sulastri, Fenomena Nikah Sirri dan Cerai di Bawah Tangan di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar; Analisis Terhadap Pelaksanaan Itsbat Nikah, Batusangkar, 2017.
Choiriah, Muchlisa, ‘Indonesia Darurat Perceraian’, Koran, Selasa, 20 September 2016 edition, Banyuangi, 2016, https://www.merdeka.com/khas/indonesia-darurat-perceraian-tren-perceraian-meningkat-1.html, accessed 10 Jun 2018.
Dahlan, Abd Rahman, Ushul Fiqh, Jakarta: Bumi Aksara, 2014.
Daud, Abu, Sunan Abu Daud, Maktabah Syamilah.
Dhohri, Muhammad, ‘Talak Di Luar Pengadilan Perspektif Ulama Buntet Pesantren Cirebon’, Skripsi, Cirebon: IAIN Syekh Nurjati, 2015, http://repository.syekhnurjati.ac.id/121/, accessed 9 Mar 2017.
Fatwa, Dewan, ‘Hasil Keputusan Dewan Fatwa Al Jam’iyatul Washliyah’, personal communication, 2011, https://majelissosialpbalwashliyah.wordpress.com/2011/10/16/putusan-dewan-fatwa-al-washliyah-mengenai-ahmadiyah-teroris-dan-pencurian-pulsa/.
----, ‘Putusan Dewan Fatwa Al Washliyah’, Harian Waspada, Medan, 2011, https://issuu.com/waspada/docs/waspada__kamis_20_oktober_2011/9, accessed 22 Sep 2018.
Focus Discution Group (FGD), 2018.
Hakim, Hasan Nur, ‘Penindakan Terhadap Pelaku Penjatuhan Talak Di Luar Pengadilan Melalui Sarana/Pendekatan Pidana (Penal Approachment)’, Al Fikra, vol. 15, no. 2, 2017, pp. 326–40.
Hasballah, Ali, Ushûl al-Tasyrî‘ al-Islâmiy, Mishr: Dar al-Ma’arif, 1971.
Hidayah, Ellna Lailina, ‘Pendapat ulama’di Desa Boja terhadap pengucapan talak di luar pengadilan’, Semarang: UIN, 2016, http://eprints.walisongo.ac.id/6744/.
Husaeni, Muh. Irfan, ‘Pemohon Mendalilkan Telah Talak Tiga di Luar Pengadilan, Bagaimana Sikap Hakim?’, Badilag Mahkamah Agung, 2014, https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-peradilan-agama/berita-daerah/diskusi-paperless-pa-pelaihari-menuai-tanggapan-netizen-badilagnet-84, accessed 22 Sep 2018.
Ibn Majah, Sunan Ibn Majah, Mishr: Wizarat al-Awqaf al-Mishriyyah.
Inpres Nomor 1 tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam.
Jannah, Miftahul, ‘Cerai Tanpa Putusan Pengadilan Agama Dalam Islam dan Hukum Positif’, 2015, https://anzdoc.com/cerai-tanpa-putusan-pengadilan-agama-dalam-islam-dan-hukum-p.html.
Jayanti, Hepi Duri, ‘Talak Tiga Di Luar Pengadilan Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif Bagi Pegawai Negeri Sipil (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama ArgamakmurNomor 0207/Pdt. G/2015/PA. AGM)’, QIYAS, vol. 3, no. 1, 2018, pp. 93–104.
Kepala KUA, Focus Discution Group (FGD), 14 Sep 2018.
Manan, Abdul, ‘Penemuan Hukum Oleh Hakim Dalam Praktek Hukum Acara di Pengadilan Agama’, Jurnal Hukum dan Peradilan, vol. 2, no. 2, 2013, pp. 189–202.
Maulidia Rahmania, ‘Pandangan Hakim Terhadap Status Hukum Pengadilan Agama (Studi di Pengadilan Agama Pasuruan)’, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG, 2012.
Mertokusumo, Sudikno, Penemuan Hukum Sebuah Pengantar, Jakarta: Intermasa, 1999.
----, Penemuan Hukum Sebuah Pengantar, Yogyakarta: Liberty, 2007.
Muchlisin, Chairul, ‘Pandangan Hakim Pengadilan Agama Yogyakarta Tentang Status Talak Yang Dijatuhkan di Luar Pengadilan’, UIN Sunan Kalijaga, 2016.
MUI, ‘Fatwa MUI Sumatera Utara’, MUI Sumatera Utara, 2017, http://komisifatwamuisu.blogspot.com/2017/09/fatwa-mui-sumatera-utara.html, accessed 23 Sep 2018.
Palangkaraya, IAIN, ‘digilib.iain-palangkaraya.ac.id’, digilib.iain-palangkaraya.ac.id, http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/402/6/BAB IV %28HQ%29.pdf, accessed 22 Sep 2018.
Pengadilan Agama Payakumbuh, Focus Discution Group (FGD), 2018.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Pusyakhois, Fifin Niya, ‘Tinjauan Hukum Islam Terhadap Cerai Di Luar Pengadilan Agama Dan Implikasinya Pada Masyarakat Desa Penaruban Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal’, 2010.
Putra, Eko Pratama, ‘Problematika Talak di Luar Pengadilan Bagi Masyarakat di Wilayah Tigaraksa’, Skripsi, Jakarta: UIN, 2010, http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/4293.
Qadar, Nurul, Perceraian di Luar Pengadilan Pada Masyarakat Muslim Desa Suberharjo Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman, Yoyakarta: UIN, 2010.
Ridho, Muhamad, Itsbat Nikah Terhadap Pelaku Perceraian di Luar Pengadilan dan Implikasi Hukumnya, vol. 1, no. 2, 2016, pp. 81–98.
Saputra, Ade, ‘Proses Penyelesaian Talak Yang Susah Terjadi di Luar Sidang Pengadilan Agama Ditinjau Menurut Hukum Islam (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kelas IB Bangkinang).’, Skripsi, Yoyakarta: UIN Suka, 2012, http://repository.uin-suska.ac.id/9589/.
Siduarjo, Pengadilan Agama, ‘Birokrasi Lelet Itu Dibongkar SIKAPP’, Pengadilan Agama Siduarjo, Siduarjo, Sep 2015, http://pa-sidoarjo.go.id/berita/berita-terkini/87-birokrasi-�lelet�-itu-dibongkar-sikapp, accessed 22 Sep 2018.
Suadi, Amran, Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah: Penemuan dan Kaidah Hukum, Jakarta: Prenada Media Group, 2018.
----, Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah: Penemuan dan Kaidah Hukum, Jakarta: Prenada Media Group, 2018.
Sunggono, Bambang, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2001.
Suroso, Raden Pandji, Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta: Sinar Grafika, 2002.
Syah, Abdullah, ‘MUI Sumut Haramkan Tato dan Foto Pre-Wedding’, okezon.com, 2011, https://news.okezone.com/read/2011/02/06/340/421890/mui-sumut-haramkan-tato-dan-foto-pre-wedding.
Syarifuddin, Amir, Ushul Fiqh, Jakarta: PT. Logos Wacana Ilmu, 2001.
----, Hukum Perkawinan di Indonesia Antara Fiqh Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan, Prenada Media, 2009.
Ulfa, Silfia, ‘Perceraian Di Luar Pengadilan Menurut Majelis Ulama Indonesia (Studi Fatwa MUI No. 1 Tahun 2012)’, Skripsi, Purwokerto: IAIN, 2017, http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/2213.
Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Waluyo, Bambang, Penelitian Hukum dalam Praktek, Jakarta: Sinar Grafika, 2002.
Zed, Mestika, Metode Peneletian Kepustakaan, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2004.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Zainuddin Zainuddin, Khairina Khairina, Sulastri Caniago

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication. The works are simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.