HUKUM QADA SALAT UNTUK ORANG MENINGGAL (STUDI KOMPARATIF FATWA LAJNAH BAHTSUL MASAIL NAHDLATUL ULAMA DAN MAJELIS TARJIH MUHAMMADIYAH)

Ali Fikri

Abstract


Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah memiliki fatwa yang berbeda terkait dengan qada salat untuk orang meninggal. Menurut fatwa Lajnah Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama, qada salat untuk orang meninggal itu boleh dikerjakan oleh orang lain, apabila masih ada hubungan famili atau izin famili. Apabila qada itu telah dikerjakan, maka tidak boleh dikerjakan lagi. Lain halnya dengan Majelis Tarjih Muhammadiyah, dalam fatwanya yaitu qada salat untuk orang meninggal tidak dibenarkan untuk dilakukan. Ada beberapa dalil yang digunakan oleh Lajnah Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama dan Majelis Tarjih Muhammadiyah yang  masih umum, namun sudah dikhususkan oleh dalil-dalil lainnya. Istinbat hukum dari kedua ormas tersebut hasilnya berbeda, namun sesuai dengan kaidah fiqh yang dikemukakan ulama Hanafiyyah yaitu “mengamalkan kedua dalil itu lebih baik dari pada meninggalkan salah satu diantaranya”. Dengan demikian, dalil dari Istinbat hukum oleh kedua ormas tersebut hasilnya boleh diamalkan.

Keywords


fatwa, qada salat, dalil, istinbat hukum.

Full Text:

PDF

References


Al-Qurthubi, Imam, Tafsir al-Qurthubi, alih bahasa Akhmad Khatib, Jakarta: Pustaka Azzam, 2009.

Ar-Rifa’i, Muhammad Nasib, Kemudahan Dari Allah: Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 2, Alih Bahasa Syihabuddin, Jakarta: Gema Insani, 2011.

Al-Bukhari, Muhammad, Ṣahīh al-bukhāriy, Riyad: Bait al-Afkar ad-Dauliyah, 1419 H/1998 M.

Al-Hajjaj, Muslim, Ṣahīh Muslim, Riyad: Bait al-Afkar ad-Dauliyah, 1419 H/ 1998 M.

At-Tirmiżi, Muhammad, jāmi‘ at-tirmiżi, Riyad: Bait al-Afkar ad-Dauliyah, 1419 H/1998 M.

Abdurrahman, Asymuni, Manhaj Tarjih Muhammadiyah; Metodologi dan Aplikasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Al-Gazi, Muhammad bin Qāsim, Fathul Qorib Paling Lengkap, alih bahasa M. Hamim HR dan Nailul Huda, Kediri: Santri Salaf Press, 2017.

Al-Haitami, Ibnu Hajar, Alfatāwā al-kubrā al-fiqhiyyah, Beirut: Dār al-Fikr, 1403 H/ 1983 M.

An-Nawawi, Imam, Ṣaḥīḥ Muslim bisyarḥ an-Nawawiy, Beirut: Dār al-Fikr, 1403 H/ 1983 M.

As-Saqāf, ‘Alawi Ibn ‘Abdurrahmān, Tarsyīḥ al-Mustafīdīn, Beirut: Dār al-Fikr, 1292 H.

Az-Zuhaili, Wahbah, Fiqih Islam Wa Adillatuhu, alih bahasa Abdul Hayyie al-Kattani,dkk, cet. Ke-1, Jakarta: Gema Insani, 2010.

Dahlan, Abd. Rahman, Ushul Fiqh, Cet ke-2, Jakarta: Amzah, 2011.

Djamil, Fathurrahman, Metode Ijtihad Mjlis Tarjih Muhammadiyah, Jakarta: Logos Publishing House, 1995.

Effendi, Satria, Ushul Fiqh, Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri, 2015.

Hakim, Abdul Hamid, Mabādiy awwaliyyah, Jakarta: Sa‘adiyah Putra, 1345 H/ 1927 M.

Haroen, Nasrun, Ushul Fiqh I, Jakarta: Logos Publishing House, 1996.

Khalaf, Abdul Wahhab, Ilmu Ushulul Fiqh, Alih bahasa Masdar Helmy, Bandung: Gema Risalah Press, 1996.

Lajnah Ta'lif Wan Nasyr (LTN) PBNU, Ahkamul Fuqaha Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2010 M).

Mahfudh, Sahal, Nalar Kritik Fiqih NU, cet I, Jakarta: Lakpesdam, 2002.

Muchtar, Kamal, Ushul Fiqh Jilid 1, Yogyakarta: Dana Bakti Wakaf, 1995.

Qudamah, Ibnu, Al Mughnī, alih bahasa Amir Hamzah, Jakarta: Pustaka Azzam, 2007.

Sodikin, Ali, dkk., Fiqh Ushul Fiqh; Sejarah, Metodologi dan Implementasinya di Indonesia, Yogyakarta: Buku Materi Pembelajaran Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga, 2014.

Shidiq, Sapiudin, Ushul Fiqh, Jakarta: Kencana, 2011.

Syafe‘i, Rachmat, Ilmu Ushul Fiqih, Bandung: Pustaka Setia, 2010.

Syarifuddin, Amir, Ushul Fiqh jilid 1, Jakarta: Kencana, 2011.

Syaṭa, Abi Bakr Ibn Muhammad, I‘ānah aṭ-Ṭalibīn, Bairut: Dar al-Fikr, 1422 H/ 2002 M.

Tim PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, Tanya-Jawab Agama 3, cet. Ke-4, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2012.

Umar, A. Mu'in, dkk, Ushul Fiqh II, Jakarta: Departemen Agama, 1986.

Zahrah, Muhammad Abu, Ushul Fiqih, Beirut: Dār al-Fikr, 1377 H/ 1958 M.

Zahrah, Muhamad Abu, Ushul Fiqih, Cet ke-13, Jakarta: PT. Pustaka Firdaus, 2010.

Husein, Sadam, "Hukum Mengqaḍa Shalat Yang Ditinggalkan Dengan Sengaja Menurut Pandangan Ibnu Hazm Dan Imam Nawawi," Skripsi Fakultas Syari'ah dan Hukum, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2016.

Khoirunni‘am, Ahmad, "Hukum Khitan Perempuan (Studi Komparasi antara Pandangan NU dan Muhammadiyah)," Skripsi Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2012.

Muslimin, "Tradisi Qada' Shalat Untuk mayat Pada Masyarakat Kwasen, Srimartani, Piyungan , Bantul, Yogyakarta," Skripsi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2012.

Riyadi, Ahmad, "Qada' Salat Bagi Orang Yang Meninggal (Perspektif 'Ulama Syafi'iyyah)," Skripsi Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2017.

Hidayatullah, Syarif, Muhammadiyah dan Pluralisme Agama di Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

Jurdi, Syarifuddin, Muhammadiyah Dalam Dinamika Politik Indonesia 1966-2006, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

Kamal, Zainun, Meruwat Muhammadiyah; Kritik Seabad Pembaruan Islam di Indonesia, Yogyakarta: Nuansa Aksara, 2005.

Prasetyo, Andi, Metode Penelitian Kualitatif Dalam Perspektif Rancangan Penelitian, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Prodjokusumo, H.S, Muhammadiyah Apa dan Bagaimana?, Jakarta: A.B.M., 1988.

Zahro, Ahmad, Tradisi Intelektual NU, LKIS: Yogyakarta, 2004.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Al-Mazaahib (Jurnal Perbandingan Hukum)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

  

 

All publications by Al-Mazaahib (Jurnal Perbandingan Hukum) Department of Islamic Comparative Law, Faculty of Sharia and Law, Sunan Kalijaga State Islamic University are licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Address: Al-Mazaahib Research Centre Department of Islamic Comparative Law, Faculty of Sharia and Law, Sunan Kalijaga State Islamic University Jln. Marsda Adisucipto 1 Yogyakarta 55281 Indonesia Telp./Fax.: 081213101465 Email: mutashim1992@gmail.com