KEDUDUKAN YESUS DALAM AJARAN KRISTEN SAKSI YEHUWA
DOI:
https://doi.org/10.14421/jsa.2017.112-08Abstract
Abstrak:
Ajaran Kristen mainstream mengimani dogma Tritunggal, di mana Allah, Yesus Kristus, dan Roh Kudus adalah sama-sama Allah. Ketiga pribadi itu adalah pribadi Allah, dan ketiga pribadi tersebut adalah Allah. Terdapat aliran Kristen yang bernama Saksi-Saksi Yehuwa yang menolak dogma Tritunggal, yang berarti menolak ketuhanan Yesus. Menurut Saksi-Saksi Yehuwa, Tuhan itu Satu bernama Yehuwa. Hanya Yehuwa Yang Maha Kuasa dan Pencipta. Konsekwensinya, Yesus bukanlah Tuhan karena ia diciptakan atau makhluk. Yesus adalah seorang messiah. Ia pada awalnya adalah makhluk roh (malaikat) dan ciptaan Yehuwa pertama yang hidup sangat lama di surga. Yesus kemudian diutus Yehuwa dan menjadi manusia di dunia, untuk melaksanakan misi-penebusan dosa asal manusia, karenanya ia adalah tebusan. Dalam matinya sebagai tebusan, Yesus mati bukan di salib. Akan tetapi, ia dibunuh pada tiang kayu. Tiga hari setelah mati, Yesus dibangkitkan kembali ke surga dan menjadi Raja dari Kerajaan Allah yang sudah memerintah kembali pada tahun 1914, setelah terhentu selama tujuh masa.
Kata Kunci: Saksi-Saksi Yehuwa, Tritunggal, Yesus.


References
DAFTAR PUSTAKA
Abdurrahman, Dudung. Pengantar Metodologi Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah. Yogyakarta: Ikfa, 1998.
Apa yang Sebenarnya Alkitab Ajarkan. Jakarta: Saksi-saksi Yehuwa Indonesia, 2012.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian. Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2006.
Banawiratma , JB. SJ (ed.). Kristologi dan Allah Tritunggal. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1986.
Daradjat, Zakiyah dkk.. Ilmu Perbandingan Agama, 2. Jakarta: Bumi Aksara, 1996.
D.H., Astri & Faizal A. Nadif. Sejarah Perang-perang Besar Dunia. Yogyakarta: Familia, 2011.
“God’s Kingdom. What Can It mean for You?”, THE WATCHTOWER, Vol. 135, No. 19, 1 Oktober 2014.
Ilyas, Yunahar. Kuliah Aqidah Islam. Yogyakarta: LPPI UMY, 2010.
Iqbal, Akhmad. Perang-perang Paling Berpengaruh di Dunia. Yogyakarta: Penerbit Jogja Bangkit Publisher, 2011.
Ismail, Roni, dkk (eds.). Agama-agama Dunia. Yogyakarta: Jurusan Perbandingan Agama, 2012.
Kerajaan Allah Memerintah!. Jakarta: Saksi-saksi Yehuwa di Indonesia, 2014.
Nasution, Harun. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya, Jilid I. Jakarta: UI Press, 1985.
Pasaribu, Saut (ed.). Sejarah Perang Dunia. Awal Mula dan Berakhirnya Perang Dunia I dan II. Yogyakarta: Locus, 2009.
Rahman, Fazlur. Islam. Terj. Anas Mahyuddin. Bandung: Penerbit Pustaka, 1996.
Saksi-saksi Yehuwa. Pemberita Kerajaan Allah. New York, USA: Watchtower Bible and Track Society, 1993.
Sulaiman, Tasirun. Al-Qur’an Berbicara Agama-agama Lain. Sisi Keterbukaan Kitab Suci Umat Islam. Jakarta: Dian Rakyat, 2011.
Sudarto. Metodologi Penelitian Filsafat. Jakarta: RajaGrafindo, 1996.
http://www.jw.org, diakses tanggal 13 Mei 2014.
Wawancara dengan Bapak Yusak Wirutomo (Penetua Sidang Baciro), Selasa 4 Nopember 2014, jam 10.00-12 WIB.
Wawancara dengan Bapak Yusak Wirutomo (Penetua Sidang Baciro) dan David Suherman, Selasa, 11 Nopember 2014, jam 11-13 WIB.
Wawancara dengan Bapak Yusak Wirutomo (Penetua Sidang Baciro) dan David Suherman, Selasa, 11 Nopember 2014, jam 11-13 WIB.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.