DARI NATURE KE PAMER: MAKNA DAN MOTIVASI BERWISATA GENERASI MUDA

B.J. Sujibto, Syaifuddin Sholeh TS

Abstract


This article discusses two important questions about the meaning of travelling and its motivation by youth travelers to the tourist destinations of Gunungkidul, Yogyakarta. The meaning and motivation of youth travelling are very personal. It is closely related to hobbies, preferences, desires, and even morals which define a massive trend among youth travelers. Sociology of tourism, particularly on the issue of travel motivation has been used as a theoretical framework to conduct a research and figure out the youth travelers whose interest in spending their leisure time to travel to Gunungkidul. By applying qualitative descriptive method, this research conducted some interviews with youth travelers who visited to nature tourism in Gunungkidul, Yogyakarta. This research found two interesting findings, first, youth travelers to tourist destinations in Gunungkidul are prefer to go for sightseeing the beauty of natures, then they make their selected photos which are primarily claimed as personal memories and show them off on their social media; and second, the activities of posting photos are to inform to prospective tourists. The latter finding shows very common phenomena but it is not formulated yet as the promotional media of the show off and narcissistic photos by youth travelers.

Artikel ini membahas dua pertanyaan penting tentang makna dan motivasi berwisata oleh wisatawan muda di destinasi wisata Gunungkidul, Yogyakarta. Makna dan motivasi perjalanan mendasarkan aspek-aspek yang sangat pribadi dari para wisatawan yang tidak bisa dilepas terkait dengan hobi, preferensi, keinginan, dan bahkan moral yang menentukan tren besar di kalangan pelancong muda. Sosiologi pariwisata khususnya tentang motivasi perjalanan telah dijadikan sebagai kerangka teori untuk melakukan penelitian dan mencari tahu minat dan motivasi para wisatawan muda yang menghabiskan waktu dengan berwisata ke Gunungkidul. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melakukan wawancara dengan para wisatawan muda yang berkunjung ke kawasan wisata alam di Gunungkidul, Yogyakarta. Penelitian ini menemukan dua hal, pertama para wisatawan muda di Gunungkidul lebih suka berwisata alam kemudian mereka mengunggah foto-foto pilihan yang mereka anggap sebagai kenangan pribadi itu sebagai pamer dan narsis di media sosial, dan kedua, kegiatan memposting foto adalah untuk menginformasikan kepada calon wisatawan agar lebih mengenal tempat-tempat tersebut sebagaimana yang telah mereka lakukan dengan cara yang sama sebelumnya. Temuan terakhir menunjukkan fenomena yang sangat umum tetapi belum dirumuskan sebagai efek promosi dari sikap pamer dan foto narsis oleh wisatawan.


Keywords


Youth Travelers, Travel Motivation, Sociology of Tourism, and Social Media

Full Text:

PDF

References


Budiarti, Tati, Suwarto, Muflikhati, Istiqlaliyah (2013). “Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat pada Usahatani Terpadu guna Meningkatkan Kesejahteraan Petani dan Keberlanjutan Sistem Pertanian”, Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Desember 2013 Vol. 18 (3): 200207.

Canosa, A., Moyle, B. D., Moyle, C.-L., & Weiler, B. (2017). “Anthropology and Sociology

in Tourism Doctoral Research,” Tourist Studies: An International Journal.

Cohen, E. (1984). “The Sociology of Tourism: Approaches, Issues, and Findings”, Annual Review of Sociology, 10 (1): 373-392.

Djou, Josef Alfonsius Gadi (2013). “Pengembangan 24 Destinasi Wisata Bahari Kabupaten Ende”, KAWISTARA, Volume 3 No. 1, 21 April 2013.

Jafari, Jafar dan Xiao, Honggen (Eds.). (2016). Encyclopedia of Tourism. Cham: Springer International Publishing.

Jafari, Jafar. (Ed.). (2000). Encyclopedia of Tourism. London: Routledge.

Hartini, Sri, Mardhiyah, Dien dan Sukaris, Sukaris (2020). “Determinant of E-WOM: Popularity Destination, Value and Conspicuous Tendency regarding Adventure Tourism”, International Journal of Innovation, Creativity and Change. Volume 11, Issue 1, 2020.

Holden, Andrew (2005). Tourism Studies and the Social Sciences. London: Routledge.

Kozak, N., Kozak, M., & Tur, A. A. (Eds.). (2019). Trends in Tourist Behavior: New Products and Experiences from Europe. London: Routledge.

Lew, Alan A., Hall, C. Michael dan Williams, Allan M. (2004). A Companion to Tourism. MA: Blackwell Publishing Ltd.

Musawar dan Muktamar (2019). “Pariwisata Syari’ah sebagai Aset Perekonomian Dalam Bingkai Maqashid al-Syari’ah”, Jurnal Pariwisata, Vol. 6 No 1 April 2019.

Nash, Dennison (1981). “Tourismas an Anthropological Subjec ([and Comments and Reply]”, Current Anthropology, Vol. 22, No. 5 (Oct., 1981): 461-481.

Parhusip, Nina Ester dan Arida, I Nyoman Sukma (2018). “Wisatawan Milenial Di Bali (Karakteristik, Motivasi, Dan Makna Berwisata)”, Jurnal Destinasi Pariwisata, Vol. 6 No 2, 2018.

Pearce. Philip L. (1982). The Social Psychology of Tourist Behaviour. New York: Pergamon.

Raj, Razaq dan Griffin, Kevin (2015). Religious Tourism and Pilgrimage Management. London: Cabi.

Rejón-Guardia, F., Alemany-Hormaeche, M., & García-Sastre, M. A. (2020). “Ibiza dances to the rhythm of pedals: The motivations of mountain biking tourists competing in sporting events,” Tourism Management Perspectives, Volume 36, October 2020 doi:10.1016/j.tmp.2020.100750

Rohani, Elisa Dwi dan Purwoko, Yitno (2020). “Dampak Sosial Pariwisata Terhadap Masyarakat Desa Ekowisata Pampang Gunung Kidul Menuju Desa Ekowisata Berkelanjutan”, Jurnal Sosiologi Reflektif. Vol 14, No 2 (2020).

Santoso, Singgih dan Kartika, Lucia Nurbani (2018). “Motivasi dan Perilaku Wisatawan Generasi Muda Saat Berwisata di Yogyakarta”, Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, Vol 13, No 1 (2018).

Sari, Desmala, Kusumah, A.H.G., dan Marhanah, Sri (2018). “Analisis Faktor Motivasi Wisatawan Muda dalam Mengunjungi Destinasi Wisata Minat Khusus”, Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation, Volume 1, Nomor 2, Oktober 2018.

Simanjuntak, B. A., Tanjung, F., & Nasution, R. (2017). Sejarah Pariwisata: Menuju Perkembangan Pariwisata Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Shaw, Gareth dan Williams, Allan M. (2004). Tourism and Tourism Spaces. London: SAGE Publications.

Steinbrink, Malte (2012). “We did the Slum!’ – Urban Poverty Tourism in Historical Perspective”, Tourism Geographies, First 2012, 1–22.

Sudarsono, H., & Susantun, I. (2019). “Pengembangan Potensi Wisata di Kawasan Pantai Selatan Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta,” Agriekonomika, 8(1), 81-92. http://doi.org/10.21107/agriekonomika.v8i1.5011

Suhartini, Elly dan Jati Arifiyanti (2018). “Daerah Pasca Bencana, Daya Tarik Tersendiri bagi Pariwisata Indonesia,” Journal of Tourism and Creativity. Vol.2 No.1 Januari 2018.

Syahrul, Syahruni dan Abdullah, M. Wahyuddin (2019). “Islamic Entrepreneurship Based on The Concept of Honesty,” Iqtisaduna, https://doi.org/10.24252/iqtisaduna.v1i1.11805

Wang, Ning (2000). Tourism and Modernity: A Sociological Analysis. Amsterdam: Pergamon.

Wang, Wei-Ching, Chou, Ling-Shang dan Wu, Chung-Chi (2010). “Impacts of new transportation technology on tourism-related industries—the Taiwan High Speed Rail”, World Leisure Journal 52(1):14-19.

Internet

“Total Perjalanan Jabodetabek 100 Juta per Hari, ini yang Akan dilakukan BPTJ”, economy.bisnis.com (diakses pada 15 November 2020).

https://gunungkidulkab.bps.go.id/ (diakses pada 10 April 2021)




DOI: https://doi.org/10.14421/jsr.v15i2.2141

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                                                             Published By:

                                    Sociology Lab., Prodi Sosiologi, UIN Sunan Kalijaga

                                               

                                                         In Association with: