Transformasi Perilaku Beragama Masyarakat Muslim Kontemporer: Fenomena Al-Qur’an Di Era Digital

M. Baihaqi Fadhlil Wafi, Nuzula Ilhami, Taufiqurohman Taufiqurohman

Abstract


Proses perluasan kawasan syiar agama dari dimensi nyata kepada dimensi lain dalam hal ini dunia maya, mengakibatkan persinggungan Islam dengan dunia digital menjadi cukup unik karena mampu melampaui kemampuan komunikasi nyata yang hanya terbatas pada jarak tertentu. Hal ini mampu membuka peluang baru bagi dialog yang lebih luas, sehingga identitas Islam semakin mampu menunjukkan eksistensinya di kancah dunia. Identifikasi Islam secara online lebih besar dari pada secara offline, dan juga lebih cepat sehingga akses terhadap Islam akan lebih terjangkau dengan cara ini. Seiring perkembangan sejarah dan peradaban, manusia semakin banyak melirik kemajuan teknologi sebagai sarana mempermudah seluruh aktivitas kehidupan mereka. Artikel ini berbicara berkenaan dengan al-Qur’an, sebagai sumber utama representasi syiar Islam yang semakin banyak muncul versinya hingga muncullah istilah ‘al-Qur’an Digital. Jenis al-Qur’an Digital bermacam-macam, ada yang berbasis aplikasi komputer (software), web dan aplikasi ponsel mulai yang berbayar hingga yang secara cuma-cuma dapat digunakan dengan mudah. Hasilnya, kemunculan kitab suci versi virtual dengan dimediasi media baru ini bisa mempengaruhi perilaku beragama dalam ruang sosial. Akhirnya, al-Qur’an diintegrasikan dengan dunia digital yang menjadi ciri khas masyarakat muslim modern yang pada ujungnya, seiring berkembangnya teknologi di era globalisasi yang begitu pesat ini melahirkan perilaku-perilaku dan pemahaman yang relatif baru dalam kehidupan masyarakat muslim kontemporer. Baik disadari maupun tidak, berbagai macam media ini bersaing dalam memberikan informasi tanpa batas yang mengakibatkan telah terciptanya sebuah gaya hidup masyarakat muslim.


Keywords


al-Qur’an, Teknologi, Digital, Beragama

Full Text:

PDF

References


Ahmad, Nur. Tantangan Dakwah di era Teknologi dan Informasi: Formulasi Karakteristik, Popularitas, dan Materi di Jalan Dakwah, dalam Jurnal ADDIN, Vol. 8, No.2, 2014.

Mubarok, Muhamad Fajar dan Muhamad Fanji Romdhoni, Digitalisasi al-Qur’an dan Tafsir Media Sosial di Indonesia, Jurnal Iman dan Spiritualitas UIN Sunan Gunung Djati Vol. 1 No. 1, 2021.

Ali, Mukti. Beberapa Persoalan Agama Dewasa Ini, Jakarta: Rajawali, 1987.

Halim, Abd. Wajah Al-Qur’an di Era Digital, Yogyakarta: Sulur Pustaka, 2018.

Hidayat, Syarif. Al-Qur’an (Ragam, Permasalahan, Masa Depan), dalam Jurnal STAI Terpadu Yogyakarta, Vol. 1, No. 1 Desember 2016.

Hosen, Nadirsyah. Tafsir Al-Qur’an di Medsos, Yogyakarta: Bunyan PT Bentang Pustaka, 2017.

Lukman, Fadhli. Tafsir Media Sosial di Indonesia dalam Jurnal Nun, Vol. 2, 2016.

Lull, James. Media Komunikasi Kebudayaan: Suatu Pendekatan Global, terj. A. Setiawan Abadi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

M., Muslimin dan Frida Kusumastuti, Teknologi Industri Media dan Perubahan Sosial, Yogyakarta: Litera Buku, 2010.

Rivers, William L. Media Masa dan Masyarakat Modern, terj. Haris Munandar dan Dudy Priatna. Jakarta: Kencana, 2008.

Tibi, Bassam. Krisis Peradaban Islam Modern: Sebuah Kultur Pra Industri Dalam Era Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, Yogyakarta: Tiara Wacana, 1994.

Zahro’, Nafisatuz. Tafsir Visual: Kajian Resepsi atas tafsir dan Ilustrasi dalam Tafsir Juz ‘Amma for Kids, dalam Jurnal Studi Ilmu-Ilmu al-Qur’an dan Hadis, Vol. 16, No. 1, 2015.

----- . Tafsir Al-Qur’an Audiovisual di Cybermedia: Kajian Terhadap Tafsir Al-Qur’an di Youtube dan Imlikasinya terhadap Studi al-Qur’an dan Tafsir, Tesis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2016.




DOI: https://doi.org/10.14421/inright.v11i1.2503

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY

View My Stats