ANALISIS BALANCE SCORECARD PADA KINERJA PERGURUAN TINGGI SWASTA ISLAM DI KOPERTAIS WILAYAH III YOGYAKARTA (Studi Kasus di Sekolah Tinggi Islam Terpadu Yogyakarta)

Abstract

Perkembangan Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu (STAIT) Yogyakarta
harus diikuti dengan pengelolaan yang modern dan berorientasi pada kinerja
tinggi. Pengukuran kinerja dengan mempertimbangkan perspektif keuangan dan 

non keuangan dikenal dengan balance scorecard yang dikembangkan oleh Kaplan
dan Norton. Balance scorecard merupakan pengukuran kinerja modern dengan
mempertimbangkan empat perspektif yang merupakan penerjemahan strategi dan
tujuan yang ingin dicapai dalam jangka panjang. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan pendekatan mix method kuantitatif dan kualitatif. Populasi
dalam penelitian ini adalah stakeholder di STAIT Yogyakarta. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dari perspektif keuangan, pengelolaan keuangan disajikan
dengan baik serta secara berkala dan biaya operasional selalu diupayakan seefisien
mungkin. Dari perspektif pelanggan, menunjukkan bahwa mahasiswa merasakan
sangat puas atas layanan yang diberikan. Dari aspek bisnis internal, menunjukkan
bahwa pengelola sangat mendorong karyawan untuk memunculkan ide-ide baru
yang inovatif. Dan dari aspek pembelajaran dan pertumbuhan, menunjukkan
bahwa STAIT Yogyakarta sangat memperhatikan keterlibatan karyawan dalam
pengambilan keputusan.
Kata Kunci: Balance Scorecard, Kinerja, Perguruan Tinggi Swasta Islam

https://doi.org/10.14421/jmd.2016.%25x
PDF

Authors who publish with Jurnal MD agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).