Dari Selfish menuju Perilaku Produktif: Pergeseran Paradigma Pengguna Media Sosial

Sherly Dwi Anggraeni
* UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI: https://doi.org/10.14421/kjc.22.06.2020

Abstract


This study aims to find the causes of changes in trends in the use of social media. Social media which is a means for interaction, communication, conveying information effectively and efficiently, saves complex problems. The use of social media then develops not only in the aspect of communication, but also in the production area. Some groups create new jobs on social media and use it as a means to market their products, goods and services. This proves that there has been a shift in the tendency to utilize social media. To find the causes of this change in trend, this study used a qualitative method using Thomas Kuhn's shifting paradigm approach. Through this approach, this study finds that shifting trends are influenced by the dynamics of deviations in using social media that often occur. This deviation gave rise to a crisis that resulted in a significant change in people's behavior in their social reality, so that to overcome this problem, social media users changed their activities in using media to be more productive. The crisis was not only responded to by users but also by social media service providers. In this case, social media service providers begin to improve their quality and features by narrowing the target, so that users can use them specifically according to their needs.

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penyebab adanya perubahan kecenderungan dalam penggunaan media sosial. Media sosial yang merupakan sarana untuk melakukan interaksi, komunikasi, menyampaikan informasi secara efektif dan efisien, menyimpan problem yang kompleks. Pemanfaatan penggunaan media sosial kemudian berkembang tidak hanya dalam aspek komunikasi, akan tetapi masuk dalam wilayah produksi. Beberapa kalangan menciptakan lapangan pekerjaan baru dalam media sosial dan menjadikannya sebagai sarana untuk memasarkan produk, barang dan jasanya. Hal demikian membuktikan bahwa telah terjadi pergeseran kecenderungan dalam memanfaatkan media sosial. Untuk menemukan penyebab perubahan kecenderungan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan shifting paradigm Thomas Kuhn. Melalui pendekatan tersebut, penelitian ini menemukan bahwa pergeseran kecenderungan dipengaruhi oleh dinamika penyimpangan dalam menggunakan media sosial yang sering terjadi. Penyimpangan ini memunculkan krisis yang berdampak pada perubahan perilaku yang signifikan masyarakat dalam realitas sosialnya, sehingga untuk mengatasi problem tersebut, para pengguna media sosial mengubah aktivitas mereka dalam memanfaatkan media menjadi lebih produktif. Krisis tersebut tidak hanya direpon oleh pengguna akan tetapi juga direspon oleh para penyedia layanan media sosial. Dalam hal ini, penyedia layanan media sosial mulai meningkatkan kualitas dan fiturnya dengan menyempitkan sasaran, sehingga dapat dengan spesifik dimanfaatkan oleh para pengguna sesuai dengan kebutuhan mereka.


Keywords


Social Media, Selfish, Technology, Shifting Paradigm, Thomas Kuhn

Full Text:

PDF

References


Abdillah, M. (2003). Dialektika Hukum Islam dan Perubahan Sosial: Sebuah Refleksi Sosiologis atas Pemikiran Ibn Qayyim al-Jauziyyah. Muhammadiyah University Press.

Adler, R. B., & Rodman, G. (2006). Understanding Human Communication. Oxford University Press.

Anang Sugeng Cahyono. (2016). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Indonesia. Jurnal PUBLICIANA, 9(1). http://jurnal-unita.org/index.php/publiciana/article/view/79

Ardianto, E. (2011). Komunikasi 2.0 Teoritis dan Implikasi. ASPIKOM Buku Litera dan Perhumas.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (n.d.). Retrieved February 8, 2020, from https://apjii.or.id/content/read/39/264/Survei-Internet-APJII-2016

Boyd, D. M., & Ellison, N. B. (2007). Social Network Sites: Definition, History, and Scholarship. Journal of Computer-Mediated Communication, 13(1), 210–230. https://doi.org/10.1111/j.1083-6101.2007.00393.x

Cahya Sakti, B., & Yulianto, M. (2018). Penggunaan Media Sosial Instagram dalam Pembentukan Identitas Diri Remaja. Interaksi Online, 6(4), 490–501. http://www.fisip.undip.ac.id

Carr, C. T., & Hayes, R. A. (2015). Social Media: Defining, Developing, and Divining. Atlantic Journal of Communication, 23(1), 46–65. https://doi.org/10.1080/15456870.2015.972282

Goel, S., Hofman, J. M., Lahaie, S., Pennock, D. M., & Watts, D. J. (2010). Predicting consumer behavior with web search. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 107(41), 17486–17490. https://doi.org/10.1073/pnas.1005962107

Howard, P. N., & Parks, M. R. (2012). Social Media and Political Change: Capacity, Constraint, and Consequence. In Journal of Communication (Vol. 62, Issue 2, pp. 359–362). https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.2012.01626.x

Korenich, L., Lascu, D. N., Manrai, L., & Manrai, A. K. (2014). Social media: Past, present, and future. In The Routledge Companion to the Future of Marketing (pp. 234–249). Taylor and Francis. https://doi.org/10.4324/9780203103036-25

Kuhn, T. S. (1962). The Structure of Scientific Revolution. Instituut Voor Theoretische Biologie.

Mcintyre, K. (2014). The Evolution of Social Media from 1969 to 2013: A Change in Competition and a Trend Toward Complementary, Niche Sites. In The Journal of Social Media in Society (Vol. 3, Issue 2). https://thejsms.org/index.php/TSMRI/article/view/89

Michael Cross. (2013). Social Media Security: Leveraging Social Networking While Mitigating Risk. Elsevier Inc.

Mike Thompson. (2012). Social Butterflies: Facebook’s Biggest Competitors. EContent Magazine, 35(8).

Miles, M. B., & Huberman, M. (1992). Analisis Data Kualitatif (T. R. Rosidi (Trans.); Penerbit U).

Moleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mulawarman, M., & Nurfitri, A. D. (2017). Perilaku Pengguna Media Sosial beserta Implikasinya Ditinjau dari Perspektif Psikologi Sosial Terapan. Buletin Psikologi, 25(1), 36–44. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.22759

Nasrullah, R. (2017). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Remaja Rosdakarya.

Neti, S. (2011). Social Media and Its Role in Marketing. International Journal of Enterprise Computing and Business Systems, 1(2).

Nugraha, A., Hasanah Sudrajat, R., & Primadani Satria Putri, B. (2015). Fenomena Meme di Media Sosial: Studi Etnografi Virtual Posting Meme Pada Pengguna Media Sosial Instagram. Jurnal Sosioteknologi, 14(3), 237–245. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2015.14.3.3

Pakuningjati, A. L. (2015). Pengelolaan Media Sosial dalam Mewujudkan Good Governance. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Purwidiantoro, M. H., Kristanto SW, D. F., & Hadi, W. (2016). Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM). EkaCida: Dinamika Ekonomika, 1(1). http://journal.amikomsolo.ac.id/index.php/ekacida/article/view/19

Rahadi, D. R. (2017). Perilaku Pengguna dan Informasi Hoax di Media Sosial. JURNAL MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN, 5(1), 58–70. https://doi.org/10.26905/jmdk.v5i1.1342

Ritzer, G. (2010). Sosiologi Ilmu Pengetahuan berparadigma Ganda (Alimandan (Trans.)). PT. Raja Grafindo Persada.

Roma Doni, F. (2017). Perilaku Penggunaan Media Sosial Pada Kalangan Remaja. Ijse.Bsi.Ac.Id IJSE-Indonesian Journal on Software Engineering, 3(2). https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ijse/article/view/2816

Ruzainisuhanaliza, A. M., Ruzaini, A. A., Tuty Asmawaty, A. K., Mazlina, A. M., Rozlina, M., & M. R. M., R. (2014). Merging Social Media Features for Social Networking Sites Capability Boost. International Journal of Information Systems and Engineering, 2(1).

Sabekti, R. (2019). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial (Jejaring Sosial) Dengan Kecenderungan Narsisme dan Aktualisasi Diri Remaja Akhir [Universitas Airlangga]. http://repository.unair.ac.id/84034/

Sagir, S. (1969). Analisa Ekonomi Indonesia. Rani Bandung.

Setiadi, A. (2016). Pemanfaatan Media Sosial untuk Efektifitas Komunikasi. Cakrawala - Jurnal Humaniora, 16(2). https://doi.org/10.31294/JC.V16I2.1283

Shinder, L., & Cross, M. (2008). Understanding E-mail and Internet Crimes. In Scene of the Cybercrime (pp. 381–418). Elsevier. https://doi.org/10.1016/b978-1-59749-276-8.00009-1

Situmeang, R. R. (2018). Dampak Bisnis Online dan Lapangan Pekerjaan Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat (Studi Kasus Jasa Bisnis Online Transportasi Grab di Kota Medan). In AJIE-Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship (Vol. 03, Issue 03). https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/11620

Soliha, S. F. (2015). Tingkat Ketergantungan Pengguna Media Sosial dan Kecemasan Sosial. INTERAKSI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.14710/interaksi.4.1.1-10

Supratman, L. P. (2018). Penggunaan Media Sosial oleh Digital Native. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 15(1). https://doi.org/10.24002/jik.v15i1.1243

Sztompka, P. (2007). Sosiologi Perubahan Sosial (Alimandan (Trans.)). Prenada.

Taprial, V., & Kanwar, P. (2012). Understanding Social Media. Ventus Publishing.

Wibowo, A. (2019). Penggunaan Media Sosial Sebagai Trend Media Dakwah Pendidikan Islam di Era Digital. JURNAL ISLAM NUSANTARA, 3(2), 339–356. https://doi.org/10.33852/JURNALIN.V3I2.141

Yusi Kamhar, M., & Lestari, E. (2019). Pemanfaat Sosial Media Youtube Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia DI Perguruan Tinggi. Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 1–7. https://doi.org/10.33366/ilg.v1i2.1356


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Sherly Dwi Anggraeni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.