Jurnal Sosiologi Reflektif

Who Controls Tradition? Religious Authority, Moral Order, And Belonging in Indonesia: The Case of Sambang Punden

Authors

  • Ulil Amri
  • Rachmad Kristiono Dwi Susilo

Downloads

Article Galley

DOI https://doi.org/10.14421/jsr.v20i2.3749
Page: 317-336
48 views
50 PDF Downloads

How to Cite

Who Controls Tradition? Religious Authority, Moral Order, And Belonging in Indonesia: The Case of Sambang Punden. (2026). Jurnal Sosiologi Reflektif, 20(2), 317-336. https://doi.org/10.14421/jsr.v20i2.3749

Abstract

As a multicultural archipelago, Indonesia sustains local traditions that shape collective identity and social order, including the Sambang Punden ritual in Bulukerto Village, East Java, Indonesia. This study examines how Sambang Punden produces religious authority, regulates moral norms, and defines community boundaries through inclusion and exclusion. The research adopts a qualitative design to capture meanings, interactions, and local social dynamics surrounding the ritual. Data were collected through observation of the ritual sequence, in depth interviews, and document review related to the organization and public framing of the practice. Data analysis followed an interactive process of organizing materials, coding key themes, refining interpretations, and triangulating sources, while using the concepts of power and knowledge, discourse, and governmentality as analytical tools. The findings show that the ritual’s authority and legitimacy are produced and sustained through the roles of elders, customary actors, and village authorities, while also being questioned by differing religious interpretations. The study further indicates that participation supports moral regulation through social expectations and informal monitoring, and it marks community membership by distinguishing insiders from those positioned at the margins. The implication of this research is that local rituals should be analysed as sociological mechanisms that generate authority, sustain moral governance, and produce social boundaries in village life.

 

Sebagai negara kepulauan multikultural, Indonesia memiliki tradisi lokal yang ikut membentuk identitas dan keteraturan sosial, termasuk ritual Sambang Punden di Desa Bulukerto, Jawa Timur, Indonesia. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana Sambang Punden menghasilkan otoritas keagamaan, mengatur norma moral, dan membentuk batas komunitas melalui inklusi dan eksklusi. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif untuk memahami makna, interaksi, dan dinamika sosial di sekitar praktik ritual. Data dikumpulkan melalui observasi rangkaian ritual, wawancara mendalam, dan telaah dokumen yang relevan dengan penyelenggaraan serta pembingkaian ritual. Data dianalisis secara interaktif melalui pengorganisasian data, pengodean tema, penajaman interpretasi, dan triangulasi sumber, dengan konsep relasi kuasa pengetahuan, wacana, dan governmentality sebagai alat bantu analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otoritas dan legitimasi ritual diproduksi dan dipertahankan melalui peran sesepuh, lembaga adat, dan aktor pemerintahan desa, sekaligus diperdebatkan oleh pandangan keagamaan yang berbeda. Temuan juga memperlihatkan bahwa partisipasi ritual mendorong regulasi moral melalui ekspektasi sosial dan pemantauan informal, serta menandai keanggotaan komunitas melalui batas “di dalam” dan “di luar.” Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa ritual lokal dapat dipahami sebagai mekanisme sosiologis yang membentuk otoritas, tata moral, dan batas sosial dalam kehidupan desa.

Keywords:

Religious Authority, Sambang Punden, Moral Regulation, Community Boundaries, Governmentality

Author Biographies:

  • Ulil Amri

    Graduate Student Master of Sociology, Directorate of Postgraduate Programs, University of Muhammadiyah Malang 

  • Rachmad Kristiono Dwi Susilo

    Lecturer in the Master's Program of of Sociology, Directorate of Postgraduate Programs, University of Muhammadiyah Malang 

References:

Abidin, Yusuf Zainal, and Beni Ahmad Saebani. 2014. Pengantar sistem sosial budaya di Indonesia. Cetakan I. Bandung SE - 448 pages. CV. Pustaka Setia.

Amri, Ulil, and M. Syaprin Zahidi. 2023. “Indonesian Maritime Diplomacy : Realizing the Global Maritime Fulcrum Through IORA.” Nation State: Journal of International Studies 6(1):71–78. doi: 10.24076/nsjis.v6i1.949.

Anderson, Benedict. 2006. Imagined Communities: Reflections on the Origin and Spread of Nationalism. Revised Ed. London; New York: Verso.

Armstrong, Peter. 2015. “The Discourse of Michel Foucault: A Sociological Encounter.” Critical Perspectives on Accounting 27:29–42. doi:10.1016/j.cpa.2013.10.009.

Citrawati, Nur, Asia M, and Sakinah Fitri. 2023. “Tradisi Tammu Taung Gaukang Karaeng Galesong Dalam Masyarakat Makassar Di Takalar ( Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce).” Indonesian Journal of Social and Educational Studies 4(1):24–37. doi:10.26858/ijses.v4i1.65684

Daradjat, Zakiah. 1983. Perbandingan Agama. Proyek Pembinaan Perguruan Tinggi Agama/IAIN di Jakarta, Direktorat Pembinaan Perguruan Tinggi Agama Islam.

Davison, Graeme, and Chris McConville. 1991. A Heritage Handbook. North Sydney, N.S.W. SE - xi, 274 pages. Allen & Unwin.

Djaya, Tika Ristia. 2020. “Ritualisasi Kesenian Barong Dalam Estetika Budaya: Studi Eksploratif Komunikasi Intra Personal Masyarakat Kota Beribadat.” JURNAL SIMBOLIKA Research and Learning in Comunication Study 6(April):31. doi:10.31289/simbollika.v6i1.3240.

Fitri, Afifah Aulia, Linda Zakiah, Aisyah Nurul Izzah, Marini Trianingsih, Nisrina Ayu Anareta Sanjaya, and Rahma Diva Ifadha. 2025. “Generasi Z Dan Identitas Budaya Di Indonesia: Apakah Globalisasi Mengikis Keberagaman Budaya Lokal? Afifah.” Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02):478-. doi:10.23969/jp.v10i02.24766

Foucault, Michel. 1972. The Archaeology of Knowledge and The Discourse on Language. edited by A. M. S. S. (The D. on L. R. Swyer). Pantheon Books, New York.

Foucault, Michel. 1980a. Power/Knowledge: Selected Interviews and Other Writings, 1972–1977. edited by C. Gordon. Pantheon Books, New York.

Foucault, Michel. 1980b. Power/Knowledge: Selected Interviews and Other Writings 1972–1977. edited by C. Gordon. Pantheon Books, New York.

Foucault, Michel. 2017. Power/Knowlede Wacana Kuasa/Pengetahuan Michel Foucault. 1st ed. edited by Y. Santosa, T. Setiawan, Sufianto, B. Khuri, B. Swiss, and Alfi. Narasi Pustaka.

Foucault, Michel, Nikolas Rose, and Dean Mitchell. 1991. “Governmentality.” Pp. 87–104 in The Foucault Effect: Studies in Governmentality, edited by G. B. Burchell, G. Colin, and M. Peter. University of Chicago Press.

Geertz, Clifford. 1976. The Religion Of Java. The University Of Chicago Press Chicago And London.

Gramsci, Antonio. 1971. Selections from the Prison Notebooks. First Engl. edited by Q. Hoare and G. Nowell Smith. New York: International Publishers.

Hall, Stuart. 1990. Cultural Identity and Diaspora. edited by J. Rutherford. London: London: Lawrence & Wishart.

Hasan, Zainudin, Rachmat Fadhil Pradhana, Agel Pratama Andika, and Muhammad Ronald Dzaky Al Al Jabbar. 2024. “Pengaruh Globalisasi Terhadap Eksistensi Identitas Budaya Lokal Dan Pancasila.” JIMA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa 2(1):73–82. doi: doi:10.31539/jima.v2i1.770.

Heywood, Andrew. 2004. Political Theory: An Introduction. 3rd Editio. Palgrave Macmillan Ltd.

Irawati, Tatik, Erwin Agustin, and Fony Nandasari. 2020. “Pelestarian Kebudayaan Punden Sebagai Tradisi Desa Sidokaton Kudu, Jombang.” Prosiding Conference on Research and Community Services 2 No1(September):1245.

Khabib, Muhammad Nur, and Ashif Az Zafi. 2020. “Prespektif Islam Mengenai Tradisi Manganan Di Punden Mbah Rahmad Desa Gelang Kabupaten Jepara.” Amaddun: Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam 20(1):68–82. doi:10.19109/tamaddun.v20i1.5594.

Kurniawan, Rahmat, and Zubaidah. 2023. “Konsep Diskursus Dalam Karya Michel Foucault.” Jurnal Filsafat Indonesia 6(1):21–28. doi:10.23887/jfi.v6i1.42940.

Nasution, Suhaila Yasaroh. 2024. “Relasi Kuasa Dalam Novel Rindu Kubawa Pulang Karya S. Baya: Analisis Wacana Kritis Michel Foucault.” Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya 3(1):196–216. . https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/832/754

Putra, I. Wayan Andre Wahyu Eka, I. Ketut Putra Erawan, and Piers Andreas Noak. 2025. “Analisis Governmentality Dalam Normalisasi Standar Kecantikan Korea Di Indonesia: Rezim Kebenaran, Teknologi Pemerintahan, Dan Proses Subjektivikasi.” Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial 11(6):41–50. https://cibinstitute.id/index.php/triwikrama/article/view/78

Rasyid, Soraya. 2014. “Tradisi A’rera’ Pada Masyarakat Petani Di Desa Datara Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa (Suatu Tinjauan Sosial Budaya).” Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam II(1):59–68. doi:10.24252/rihlah.v2i01.1343

Rose, Nikolas, Pat O. Malley, and Mariana Valverde. 2009. “Sydney Law School.” University of Sydney Law School / SSRN (09). doi:10.2139/ssrn.1474131.

Saputra, Rifki, Niswatun Hasanah, Muhammad Azis, Muh Ardiansyah Putra, and Yoga Armayadi. 2024. “Peran Seni Dalam Mempertahankan Identitas Budaya Lokal Di Era Modern.” Besaung : Jurnal Seni, Desain Dan Budaya 9(2):183–95. doi: doi:10.36982/jsdb.v8i1.

Sarup, Madan. 2011. Panduan Pengantar Untuk Memahami Postrukturalisme Dan Posmodernisme. Vol. 264.

Siregar, Mangihut. 2021. “Kritik Terhadap Teori Kekuasaan-Pengetahuan Foucault.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik 1(1):1–12. doi: doi:10.30742/juispol.v1i1.1560.

Soeprapto, Sri, and Jirzanah. 1996. “Pengembangan Kebudayaan Sebagai Identitas Bangsa.” Jurnal Filsafat 14–23. doi:10.22146/jf.31617.