Etnomatematika Pada Alat Pembuatan Batik Yogyakarta

Main Article Content

Mandy Qonitina Sholihah
Nurul Arfinanti

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran wajan sebagai sumber etnomatematika dalam proses pembuatan batik sekaligus sebagai sarana pembelajaran matematika berbasis konteks budaya. Fokus utama kajian terletak pada aspek geometri dan pengukuran yang tampak pada bentuk wajan seperti jari-jari, diameter, kedalaman, dan volume ruang cekung, serta keterkaitannya dengan nilai-nilai budaya membatik dan penerapannya dalam kegiatan belajar matematika di sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara dengan pengrajin batik, dan analisis dokumen. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa wajan memiliki unsur-unsur geometri seperti bentuk lingkaran, simetri, dan juga mengandung konsep pengukuran linear (jari-jari, diameter, keliling, kedalaman) yang dapat dihubungkan dengan perhitungan matematis. Artikel ini juga menawarkan contoh penerapan pembelajaran yang menggunakan wajan untuk mengenalkan konsep jari-jari, diameter, keliling, luas permukaan, serta volume. Hal ini menunjukkan bahwa wajan sebagai bagian dari budaya membatik dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika kontekstual yang tidak hanya memperdalam pemahaman konsep tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap kearifan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Aulia, A. P., Arwani, A., & Hartono, B. S. (n.d.). UPAYA PELESTARIAN BATIK TULIS YANG MULAI. 2, 489–495.

Dianlestari, & Kusno, K. (2024). Etnomatematika Pada Pola Batik Gumelem Melalui Analisis Geometri Transformasi. Jurnal Derivat: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 11(2), 81–88. https://doi.org/10.31316/jderivat.v10i2.5737

Faiziyah, N., Khoirunnisa, M., Azizah, N. N., Nurrois, M., Prayitno, H. J., Desvian, Rustamaji, & Warsito. (2021). Ethnomathematics: Mathematics in Batik Solo. Journal of Physics: Conference Series, 1720(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1720/1/012013

Putri, W. A. (2023). Faktor rendahnya minat belajar siswa kelas v sekolah dasar pada mata pelajaran matematika. Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika: PowerMathEdu, 2(2), 123–128. https://doi.org/10.31980/powermathedu.v2i2.3097

Rahmah, N. (2018). Hakikat Pendidikan Matematika. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.24256/jpmipa.v1i2.88

Rahmaini, N., & Ogylva Chandra, S. (2024). Pentingnya Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.29303/griya.v4i1.420

Sudianto, & Santoso, E. (2021). 967-Article Text-5979-1-10-20210910 (1). Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 05, No. 03(0), 2941–2949.

Sulistyawati, E., Studi, P., & Matematika, T. (2020). Keefektifan pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal ditinjau dari prestasi , minat belajar , dan apresiasi terhadap matematika. 6(1), 27–42.

Tarigan, R. (2021). Perkembangan Matematika Dalam Filsafat Dan Aliran Formalisme Yang Terkandung Dalam Filsafat Matematika. Sepren, 2(2), 17–22. https://doi.org/10.36655/sepren.v2i2.508

Wahyudi, Hardi, S. B. W. (2018). Dampak perubahan paradigma baru matematika terhadap kurikulum dan pembelajaran matematika di Indonesia. INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1), 38–47.

غلامحسین, ث. (1385). No Titleسم شناعتی. 17, 302.