Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Wordwall Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Matematika
Main Article Content
Abstract
Proses belajar belum menerapkan atau memanfaatkan teknologi yang interaktif yaitu pada saat melakukan pembelajaran kepada peserta didik seperti halnya games edukasi interaktif. Tiap pengajar masih menggunakan metode konvensional pada saat memberikan pengajaran dikesehariannya, sehingga siswa terlihat kebosanan pada saat mengikuti kegiatan belajar di dalam kelas. Untuk itu perlu adanya inovasi media pembelajaran interaktif agar menaikkan keterampilan berpikir kritis juga hasil belajar matematika siswa. Tujuan penelitian ini melihat tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajran. Metode yang diterapkan dalam penelitian adalah Research and Development (R&D) dengan metode pengembangan model ASSURE, yaitu : 1) Analyze Learner, 2) States Objectives, 3) Select Methods, Media, and Materials, 4) Utilize Media and Materials, 5) Require Learner Participation, 6) Evaluate. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket, tes, serta observasi dan dokumentasi. Keterampilan berpikir kritis di tinjau pada saat penerapan media di kelas eksperimen dengan menerapkan soal dengan jawaban benar yang di setting salah serta model maze chase pada wordwall. Hasil validasi ahli materi dan ahli media menghasilkan prentase 90% dengan kategori “Sangat Layak”, maka dapat dikatakan “valid”. Kepraktisan dilihat dari angket siswa yang mendapat skor rata-rata 90,33% yang artinya “Sangat Praktis”. Keefektifan dilihat dari jumlah siswa pada kelas eksperimen yang mendapat nilai signifikan dan tuntas maka dikatakan “efektif”. Media pembelajaran interaktif berbasis wordwall adalah media yang berpadukan media internet dalam penggunaannya. Media internet ini di kembangkan dengan games education interaktif sehingga sangat efektif apabila di terapkan dalam pembelajaran dikelas. Sehingga pembelajaran bisa lebih menarik dan interaktif untuk mengukur keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar matematika peserta didik.