About the Journal

Journal title Refleksi: Jurnal Filsafat dan Keislaman
Abbreviation/frequency Refleksi/January & July
Acess Open Access 
e-ISSN / p-ISSN 2548474514119951 
DOI Prefix https://doi.org/10.14421/ref by 
Editor-in-chief Prof. Dr. Robby Habiba Abror (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga)
Organized/ Publihser Program Studi Akidah dan Filsafat Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Indexing https://bsdm.unas.ac.id/wp-content/uploads/2022/08/sinta_logo1.png 
Licensed

Refleksi: Jurnal Filsafat dan Keislaman is a peer-reviewed academic journal that focuses on scholarly research in philosophy and Islamic intellectual traditions. The journal welcomes contributions based on both textual analysis and empirical fieldwork, encompassing diverse perspectives in philosophy, Islamic philosophy, theology, and mysticism (Sufism).

Refleksi particularly invites manuscripts that explore Islamic philosophy and Sufism, including their intersections with various disciplines such as political science, religious studies, economics, cultural studies, education, and contemporary socio-political issues. Interdisciplinary approaches that offer critical insights into classical and modern Islamic thought are especially encouraged.

Published biannually in January and July, with articles released in each of these editions, Refleksi has been in continuous publication since July 2001. The journal is managed by the Department of Theology and Islamic Philosophy, Faculty of Ushuluddin and Islamic Thought, State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Since 2021, Refleksi has established a formal collaboration through a Memorandum of Understanding (MoU) with the Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam (Association of Islamic Theology and Philosophy) under reference numbers 035/AAFI/JUR/X/2021 and UIN.02/DU/PP.00.9/35/2021.

 

Current Issue

Vol. 25 No. 1 (2025): Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam
					View Vol. 25 No. 1 (2025): Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam

Edisi ini menghimpun kajian mengenai dinamika spiritualitas dan filsafat dalam konteks kehidupan modern. Pembahasan mencakup peran maḥabbah dalam pembentukan penerimaan diri; relevansi pemikiran Ibnu Khaldun terhadap konstruksi sejarah nasional; analisis Heidegger tentang kebenaran dan seni dalam hubungannya dengan teknologi kecerdasan buatan; serta pemanfaatan konsep al-insān al-kāmil dan waḥdat al-wujūd Ibnu ‘Arabi untuk menjawab problem masyarakat digital. Kajian lain menyoroti fitrah dan perkembangan manusia dalam perspektif al-Qur’an dan Hadis melalui pendekatan eksistensialis, serta menawarkan perspektif Islam sebagai titik tengah antara pesimisme Schopenhauer dan optimisme Nietzsche. Keseluruhan tulisan menghadirkan pemikiran yang terfokus dan argumentatif mengenai persoalan eksistensial, etis, dan spiritual di era kontemporer.

Keterlibatan penulis dari berbagai institusi mulai dari UIN Raden Fatah Palembang, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Universitas Gadjah Mada, hingga STIQ Amuntai menunjukkan penyebaran geografis dan keragaman basis akademik yang memperkuat kontribusi multidisipliner edisi ini.

 

Published: 2025-06-11

Articles

View All Issues