Peran Nilai Dalihan Na Tolu terhadap Berdirinya Gereja HKBP Purwokerto dari Perspektif Teori Solidaritas Sosial Emile Durkheim

Authors

  • Juan Gabriel Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
  • Tony Tampake Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
  • Gunawan Y.A. Suprabowo Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.14421/panangkaran.v9i2.4565

Keywords:

Dalihan Na Tolu, HKBP Purwokerto, Solidaritas Sosial

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran nilai Dalihan Na Tolu dalam pendirian Gereja HKBP Purwokerto dengan menggunakan perspektif teori solidaritas sosial Emile Durkheim. Penelitian ini menyoroti bagaimana sistem kekerabatan Batak Toba, yaitu Dalihan Na Tolu memfasilitasi pembentukan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara anggota jemaat Gereja HKBP Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif ini adalah penelitian yang memiliki sifat deskriptif karena peneliti harus mendeskripsikan keadaan sosial. Pengumpulan data dari penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Temuan ini menegaskan bahwa peran nilai Dalihan Na Tolu seperti menjaga rasa hormat dan tata krama; meningkatkan tanggung jawab sosial; menjaga keharmonisan dalam masyarakat; dan mempererat persaudaraan atau kohesi sosial dalam menjalani kehidupan tentu sejalan dengan prinsip solidaritas sosial Emile Durkheim, secara khusus solidaritas mekanik di mana kesamaan latar belakang, kepercayaan, dan nilai-nilai budaya menciptakan ikatan sosial yang kuat dalam mendirikan Gereja HKBP Purwokerto.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Basrowi, and Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Butarbutar, R. D., Milala, R., and Paunganan, D. D. (2020). “Dalihan Na Tolu Sebagai Sistem Kekerabatan Batak Toba Dan Rekonstruksinya Berdasarkan Teologi Persahabatan Kekristenan.” Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama Dan Kebudayaan, 20(2), 21–28.

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.

Durkheim, E. (2013). The Division of Labour in Society (2nd ed.; S. Lukes, ed.). Basingstoke: Palgrave Macmillan.

Firmando, H. B. (2021). “Kearifan Lokal Sistem Kekerabatan Dalihan Na Tolu Dalam Merajut Harmoni Sosial di Kawasan Danau Toba.” Aceh Anthropological Journal, 5(1), 20–21.

Firmansyah, D., and Dede. (2022). “Teknik Pengambilan Sampel Umum dalam Metodelogi Penelitian: Literature review.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik, 1(2), 92.

Hadikusuma, H. (2003). Pengantar Ilmu Hukum Adat Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

HKBP, K. P. (2015). Tata Dasar dan Tata Laksana HKBP 2002 Setelah Amandemen Kedua. Pematang Siantar: Unit Usaha Percetakan HKBP.

Lintang, F., and Najicha, F. U. (2022). “Nilai-Nilai Persatuan Indonesia Dalam Keberagaman Kebudayaan Indonesia.” Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 81.

Napitupulu, A., Perkasa, R. D., and Fauza, H. (2024). “Dalihan Na Tolu Sebagai Pandangan Hidup Dalam Menumbuhkan Karakter Anak (Studi Etnografi Pada Masyarakat Batak Toba Samosir).” Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1), 1107.

Oktavia, N. (2023). “Tradisi Marsiadapari Masyarakat Batak Toba dalam Perspektif Teori Solidaritas Emile Durkheim.” Jurnal Diakonia, 3(1), 35–46.

Putri, E. W., and Agustang, A. D. M. P. (2022). “Solidaritas Sosial Pada Tradisi Songkabala Di Bontocina Kabupaten Maros.” Pinisi Journal of Sociologi Education Review, 2(3), 76.

Resdati. (2022). “Eksistensi Nilai Dalihan Na Tolu Pada Generasi Muda Batak Toba Di Perantauan.” Sosial Budaya, 19(1), 58–63.

Rukin. (2019). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Takalar: Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.

Safitri, W. (2023). “Penerapan Prinsip Solidaritas Sosial Menurut Emile Durkheim Dalam Kasus Haris Azhar Dan Fathia.” Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains Dan Sosial Humaniora, 1(2), 7.

Scott, J. (2011). Sosiologi: The Key Concepts. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Silalahi, A. P., and Jonyanis. (2023). “Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Terhadap Fungsi Dalihan Na Tolu Dalam Budaya Batak Toba.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(10), 729.

Simanjuntak, B. A. (2006). Struktur Sosial dan Sistem Politik Batak Toba hingga 1945 Suatu Pendekatan Sejarah, Antropologi, Budaya Politik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Siregar, M. R. (2012). Sejarah HKBP Purwokerto. Purwokerto: HKBP Purwokerto.

Sugiharto. (2020). “Strategi Misi Lintas Budaya Dalam Kebudayaan Batak Toba.” Pokok Anggur, 2(1), 157.

Syakhrani, A. W., and Kamil, M. L. (2022). “Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal.” Cross-Border, 5(1), 785–788.

Upe, A. (2010). Tradisi Aliran Dalam Sosiologi Dari Filosofi Positivistik ke Post Positivistik. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Juan Gabriel, Tony Tampake, & Gunawan Y.A. Suprabowo. (2025). Peran Nilai Dalihan Na Tolu terhadap Berdirinya Gereja HKBP Purwokerto dari Perspektif Teori Solidaritas Sosial Emile Durkheim. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama Dan Masyarakat, 9(2), 217–237. https://doi.org/10.14421/panangkaran.v9i2.4565

Issue

Section

Articles
Abstract Viewed = 76 times | PDF downloaded = 35 times