Menegosiasikan Agama dan Negara: Moderasi Islam dalam Pemikiran dan Peran Muhammadiyah
Keywords:
moderasi islam, pemikiran muhammadiyah, peran muhammadiyahAbstract
This article focuses on examining the relationship between religion and state thought according to Muhammadiyah in strengthening Islamic moderation. The purpose of this study is to analyze the extent to which religion and state can connect with each other. This study reveals that religion has a broad impact on the state and Muhammadiyah positions itself neither on the principles of secularism nor theocracy. The research method in this article is a qualitative literature study with a normative-theological approach, namely by examining Islamic literary sources such as the Qur'an, hadith, and the works of Islamic figures, especially in the context of Muhammadiyah. The data used are sourced from primary and secondary literature, such as official organizational documents, Muhammadiyah congresses, books, scientific articles, and the results of relevant academic studies related to the relationship between religion and state thought according to Muhammadiyah in strengthening Islamic moderation. The research findings show how the connectivity of Muhammadiyah's views builds, views, and contributes to the state through the fields of education, health, and social affairs to realize a civilized, inclusive national life based on the values of Islamic moderation. Unlike previous studies that positioned Muhammadiyah's Islamic moderation as a normative doctrine, this article demonstrates that Muhammadiyah's perspective of Islamic moderation is concretely articulated in the fields of education, health, and social welfare. Thus, Muhammadiyah views the relationship between religion and state as a strategic partnership to achieve the common good, without either party dominating the other within a framework of diversity.
Artikel ini fokus mengkaji relasi pemikiran antara agama dan negara menurut Muhammadiyah dalam memperkuat moderasi Islam. Tujuan penelitian ini menganalisis sejauh mana agama dan negara dapat berkoneksi satu sama lain. Penelitian ini mengungkap bahwa agama memberikan dampak yang luas untuk negara dan Muhammadiyah memposisikan diri tidak berada pada prinsip sekularisme maupun prinsip teokrasi. Metode penelitian dalam artikel ini adalah studi kepustakaan yang bersifat kualitatif dengan pendekatan normatif-teologis, yaitu dengan menelaah sumber-sumber literatur keislaman seperti Al-Qur’an, hadis, serta karya-karya pemikiran tokoh Islam, khususnya dalam konteks Muhammadiyah. Data yang digunakan bersumber dari literatur primer dan sekunder, seperti dokumen resmi organisasi, muktamar Muhammadiyah, buku, artikel ilmiah, serta hasil-hasil kajian akademik yang relevan yang memiliki keterkaitan dengan relasi pemikiran agama dan negara menurut Muhammadiyah dalam memperkuat moderasi Islam. Hasil temuan penelitian menunjukkan bagaimana koneksivitas pandangan Muhammadiyah yang membangun, memandang, dan memberikan sumbangsih untuk negara melalui bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial guna mewujudkan kehidupan berbangsa yang berkeadaban, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai moderasi Islam. Berbeda dari kajian-kajian sebelumnya yang menempatkan moderasi Islam perspektif Muhammadiyah sebagai doktrin normatif, artikel ini menunjukkan bahwa moderasi Islam perspektif Muhammadiyah diartikulasikan secara nyata dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Dengan demikian, Muhammdiyah memandang hubungan antara agama dan negara sebagai kemitraan strategis untuk mewujudkan kemaslahatan bersama tanpa ada yang saling mendominasi dalam bingkai kebhinekaan.
References
Ahmad syafii, “membumikan islam”, IRCiSod, Yogyakarta, 2019, hlm.114
Aisyah Khoirunni’mah Al Mufarriju, “Sejarah dan peran Muhammadiyah untu kemajuan Indonesia”, Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, vo.2, (2024), https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i4.442
Afandi, “dr. Soetomo, Pendiri Budi Utomo yang Bergabung dengan Muhammadiyah.” Muhammadiyah.com, diakses 7 januari 2026, https://muhammadiyah.or.id/2021/12/dr- soetomo-pendiri-budi-utomo-yang-bergabung-dengan-muhammadiyah/
Cecep suryana, “Kiprah politik dan sejarah organisasi Muhammadiyah Indonesia”, Jurnal Ilmu Dakwah Vol.4 No.14 , diakses 5 Juni 2025 https://doi.org/10.15575/idajhs.v4i14.414
Eliza F dkk, “Sejarah perumusan dan teks matan keyakinan dan cita-cita hidup Muhammadiyah” Jurnal Umsu Vol.5 No.1 diakses 11 Juni 2025 https://doi.org/10.3059/insis.v0i1.18741
Dinar Meidiana, “22 Kader Muhammadiyah Bergelar Pahlawan Nasional bagian 1”, (2024), diakses 7 Januari 2026, https://umj.ac.id/edisi_fakultas/22-kader-muhammadiyah- bergelar-pahlawan-nasional-bagian-1/
Goins Manoppo, Dua periode pimpin PP Muhammadiyah, (2022). diakses 4 Juni 2025 https://sulut.kemenag.go.id/berita/508844/Dua-Periode-Pimpin-PP-Muhammadiyah- Haedar-Nashir-di-Mata-Kakanwil-Sarbin-Sehe?
Haedar Nashir, “Darul al-Ahdi wa al-Syahadah: Konsepsi Negara dalam Perspektif Islam Indonesia,” dalam Tafsir Sosial atas Islam, diakses 5 Juni 2025 https://muhammadiyah.or.id/2023/08/darul-ahdi-wa-al-syahadah-negara-pancasila- perspektif-islam-berkemajuan/
Hamsah, “Dasar Pemikiran Islam Berkemajuan Muhammadiyah 1912-1923”, Tesis, UIN Alauddin, Makassar (2016) http://repositori.uin- alauddin.ac.id/1753/1/Hamzah%20F.pdf (Dasar Pemikiran Islam Berkemajuan, n.d.)
Hidayat E, “Moderasi beragama dan Hak Asasi Manusia (HAM): Analisis Peran Agama dalam memperkuat Toleransi dan Kesetaraan”, Journal In Right, (2024), diakses 20 Juli 2025 https://doi.org/10.14421/wkdjc729
Ilham, “Moderasi beragama dalam perspektif Muhammadiyah”, (2021), diakses 20 Juli 2025, https://muhammadiyah.or.id/2021/11/moderasi-beragama-dalam-perspektif- muhammadiyah/
Ihram Republika, “di Usia 111, Muhammadiyah miliki 126 RS”, (2023), diakses 5 Juni 2025. https://ihram.republika.co.id/berita/s4b0oy430/di-usia-111-tahun-muhammadiyah- miliki-126-rumah-sakit?
Izzul Muslimin, Seratus tahun penolong kesengsaraan oemoem Muhammadiyah, (2023), diakses 21 Juli 2025 https://muhammadiyah.or.id/2023/02/seratus-tahun-penolong-kesengsaraan- oemoem-muhammadiyah/
Kusumawati, Perspektif Muhammadiyah Pancasila Sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah, Journal Sangaji Vol.3 No.2, 2019, diakses 20 Juli 2025 https://doi.org/10.52266/sangaji.v3i2.472
LPH-KHT PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH, VISI MISI MUHAMMADIYAH, (2014), diakses 3 Juni 2025 https://www.lphkhtmuhammadiyah.or.id/visi-misi-tujuan- muhammadiyah/
Mohammad Kosim, Moderasi Beragama, IAIN Madura, (2023), diakses 10 Juni 2025, https://iainmadura.ac.id/berita/2023/12/moderasi-beragama
Muhbib A, Keunggulan sistem pendidikan Muhammadiyah, (2024), diakses 21 Juli 2025 https://uinjkt.ac.id/id/keunggulan-sistem-pendidikan-muhammadiyah
Nurhayati dkk, “Muhammadiyah dalam perpektif sejarah, Organisasi, dan Sistem Nilai”, Yogyakarta: TrushMedia Publishing, (2018).
Pangeran Bungsu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan pemberdayaan umat dalam mewujudkan solidaritas, journal of Da'wah, vol.1 nomor 2, (2022), diakses 21 Juli 2025 https://doi.org/10.32939/jd.v1i2.2465
Pani Dias, “Islam berkemajuan berspektif haedar nashir”, jurnal Edupedia Publisher vol.3 no.3 (2024), diakses 3 Juni 2025 https://doi.org/10.56855/jpr.v3i3.1072
Pasal 4 ayat (1) AD ART Muhammadiyah, (2023). diakses 11 Juni 2025 https://ww5 w.jembermu.com/p/anggaran-dasar-dan-anggaran-rumah.html
Prihati dkk, Peran panti asuhan Muhammadiyah dalam pemenuhan hak-hak anak dalam rangka perlindungan anak di DIY, Jurnal Transparansi Hukum, diakses 21 Juli 2025, https://doi.org/10.30737/transparansi.v0i0.3670
Profil Tokoh, “Biografi Agus Salim dan Perannya untuk Indonesia”, Kumparan.com, diakses 7 Januari 2026, https://kumparan.com/profil-tokoh/biografi-agus-salim-dan-perannya-untuk-indonesia-23scABhTwpC/full
Redaksi Muhammadiyah, “KH Abdur Rozak Fachrudin (Ketua 1968 – 1990).” Muhammadiyah.com, diakses 7 Januari 2026, https://muhammadiyah.or.id/2021/03/kh-abdur-rozak-achrudin-1971-1985/
Redaksi Kabar Muhammadiyah, “profil Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir”, diakses 7 Januari 2026, https://kabarmuhammadiyah.id/profil-ketua-umum-pp-muhammadiyah-haedar-nashir/
Sodikin A, M.Anas Ma’arif, “Penerapan Nilai Islam Moderat Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi”, (2019), Jurnal Penelitian pendidikan Agama Dan Keagamaan (EDUKASI), https://doi.org/10.32729/edukasi.v19i2.702
St Nurhayati dkk, “Muhammadiyah: Konsep wajah islam Indonesia”, Suara Muhammadiyah, Pare-pare, 2019, hlm.33.
Suara Muhammadiyah, 101 Tahun suara Muhammadiyah, (2016), diakses 4 Juni 2025 https://web.suaramuhammadiyah.id/2016/10/26/101-tahun-suara-muhammadiyah- harapan-baru-islam-berkemajuan/
Sugeng Aji Prasetyo dkk, “Kontribusi Muhammadiyah dalam penguatan demokrasi dan stabilitas Pemerintahan di Indonesia”, jurnal Masterpiece, vol.2,No.4, (2024), diakses 5 Juni 2025 https://doi.org/10.62083/zhy67s73
Syamsul arifin, “Rekonstruksi Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai praksis pendidikan nilai”, Jurnal UMM, vol.13, (2015) https://doi.org/10.32729/edukasi.v13i2.239
Tanthowi P, “Muhammadiyah dan Politik: Landasan Ideologi Bagi Artikulasi Konstruktif”, Jurnal Maarif, (2019), hlm.178. diakses 5 Juni 2025 https://doi.org/10.47651/mrf.v14i2.65
Tim Pusat Akreditasi Universitas Ahmad Dahlan, (2023), diakses 3 Juni 2025 https://uad.ac.id/akreditasi-universitas/
Tim Pusat Akreditasi, UMY, (2022) diakses 3 Juni 2025 https://vokasi.umy.ac.id/wp- content/uploads/2023/06/Sertifikat-Akreditasi-UMY-2022-2027.pdf
Tim Redaksi, Layanan kesehatan Muhammadiyah telah lahir jauh sebelum Indonesia merdeka, Muhammadiyah, diakses 7 januari 2026, https://muhammadiyah.or.id/2024/06/layanan-kesehatan-dari-muhammadiyah-telah-lahir-jauh-sebelum-indonesia-merdeka/
Warsito dkk, “Peran Muhammadiyah dalam moderasi beragama di Indonesia: sebagai pelopor dan penjaga kerukunan bergama”, Journal Masterpiece vol.2, (2024), diakses 20 Juli 2025 https://doi.org/10.62083/0apwf271
Wikipedia, Daftar Rumah Sakit Muhammadiyah, (2023) diakses 5 Juni 2025. https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_rumah_sakit_Muhammadiyah
Zuly Qadir, “Muhammadiyah memperkuat moderasi islam memutus radikalisme”, Journal of Maarif Institute, (2009), diakses 3 Juni 2025, https://doi.org/10.47651/mrf.v14i2.58
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Prista Kelana Saeful Rohman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Tanggungjawab Penerbit (Publisher):
- Jurnal IN RIGHT sebagai penerbit jurnal ilmiah bertanggungjawab menerbitkan artikel yang setelah melalui proses editing, peer-review, layout sesuai dengan aturan penerbitan Jurnal Ilmiah.
- Jurnal IN RIGHT bertanggungjawab menjamin kebebasan akademik bagi para editor dan reviewer dalam menjalankan tugasnya masing-masing.
- Jurnal IN RIGHT bertanggungjawab menjaga privasi dan melindungi kekayaan intelektual dan hak cipta, dan kebebasan editorial.






